Tuesday, February 6, 2018

Proteksi Diri Anda Dengan Asuransi Penyakit Kritis, Inilah 4 Jenis Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia
Proteksi Diri Anda Dengan Asuransi Penyakit Kritis, Inilah 4 Jenis Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia

ANCAMAN penyakit kanker kian lama mengancam penduduk Indonesia. Kalau Anda tidak mengubah gaya hidup, pasti mudah terancam dengan penyakit ganas itu.

Dalam Peringatan Hari Kanker Sedunia 2018, masyarakat diminta agar selalu rutin melakukan deteksi dini terhadap ancaman kanker. Masyarakat harus paham dengan caranya, supaya penyakit ini tidak ditemukan dalam kondisi stadium akhir.

Karena pria dan wanita yang sembrono menjalani pola hidup tidak sehat akan terancam dengan penyakit ini. Tentu Anda harus meningkatkan kewaspadaan demi menurunkan risiko terjadinya kanker.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr HM Subuh, MPPM mengatakan, 1,4 per 1000 orang terdeteksi penyakit kanker dalam stadium lanjut. Setiap hari bahkan ada saja orang yang terdiagnosa kanker tanpa menunjukkan gejala khas.

"Prevalensi kanker tambah lama meningkat jumlahnya. Beban pembiayaan JKN juga besar setelah penyakit jantung," ujarnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan empat jenis kanker terganas yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Tentunya harus ada langkah pencegahan supaya jumlah pasiennya tidak bertambah.

baca juga: Apakah Harus Menunggu Terkena Penyakit Kritis Dulu Dan Bangkrut Baru Setelah Itu Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Kira-kira jenis kanker apa saja yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

1. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker paru

Ancaman kanker paru paling sering diderita oleh para perokok berat. Diperkirakan 25,8 per 100.000 penduduk menderita penyakit ini. Bahkan, dilaporkan angka kematian 23,2 per 100.000 penduduk.

Kanker paru pada dasarnya sulit dideteksi dini. Karena hampir semua pasien mengalami gejala yang samar. Antara lain, batuk darah, sering mengalami dada sesak, berat badan menurun drastis, napas tidak nyaman, dan masih banyak ciri-ciri lain yang wajib diwaspadai.

2. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Kolorektal

Kanker yang menyerang usus besar ini juga banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Dengan prevalensi 15,9 per 100.000 penduduk. Angka kematiannya kisaran 10,8 per 100.000. Penyakit ini jarang disadari oleh masyarakat, padahal jumlah penderitanya cukup banyak di Tanah Air.

Demi kewaspadaan, Anda harus tahu gejala kanker kolorektal yang menyerang sistem pencernaan. Seperti perut sering mulas, ada darah samar di tinja, sering mual dan muntah, sering sembelit dan gejala lainnya. Disarankan Anda melakukan deteksi dini dengan kronoskopi yang akurat hasilnya.


3. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Payudara

Beberapa tahun belakangan, banyak penderita kanker payudara yang terdeteksi. Bahkan, perempuan yang usianya masih mudah juga mudah mengalami penyakit ini. Itu sebabnya karena faktor gaya hidup hingga genetik yang tak bisa dilawan. Penyakit ini prevalensi sekira 40,3 per 100.000 penduduk.

Tentunya harus ada kewaspadaan yang lebih karena jumlah pasiennya kian lama meningkat. Ancaman kanker payudara biasa diawali dengan benjolan di sekitar dada. Karenanya, Anda harus periksa payudara sendiri (Sadari) rutin setiap bulannya.

4. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Serviks

Banyak pasien perempuan menderita kanker serviks yang tak tertolong nyawanya. Paling disorot belakangan ini yakni kematian artis Julia Perez. Penyakit ini terjadi karena serangan virus HPV, wanita diharapkan berhati-hati, apalagi saat berhubungan seks.

baca juga: Kanker Adalah Salah Satu Jenis Penyakit Kritis Yang Dapat Menjadi Beban Finansial. Bagaimana Solusinya?

Jangan ganti pasangan dan menghindari kebiasaan buruk lainnya. Adapun prevalensinya terjadi sekira 17,3 per 100.000 penduduk. Tapi saat ini dengan mudahnya kanker serviks dicegah dengan suntik vaksin HPV sebanyak tiga kali untuk perempuan dewasa dan dua kali suntik untuk anak-anak.

------------------- INFORMASI DI BAWAH INI PENTING!!!

Agar terhindar dari risiko beban finansial atas jenis penyakit kritis yang mungkin menghampiri keluarga, sebaiknya Anda mempersiapkan proteksi sakit kritis sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana caranya?  Miliki asuransi sakit kritis di Allianz.

Kenapa di Allianz?  Karena Allianz memiliki fitur:
  • Manfaat Tambahan CI+ (Penyakit Kritis) yang menanggung 49 jenis penyakit kritis tahap lanjut, masa perlindungan sampai dengan usia 70 tahun.
  • Manfaat Tambahan CI 100 (Penyakit Kritis) yang merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal penyakit, masa perlindungan sd usia 100 tahun.
Apa saja kelebihan dari manfaat tambahan asuransi penyakit kritis Allianz di atas? Sila hubungi nomor HP di bawah untuk mendapatkan keterangan lebih detail.

Penyakit kritis dapat dikatakan sebagai musibah yang tidak terduga. Tidak ada yang dapat memprediksi kapan penyakit tersebut akan menimpa seseorang. Terlebih lagi jika penyakit tersebut dialami oleh si kepala keluarga yaitu sumber nafkah keluarga.

Penyakit kritis bisa saja memupus semua impian sekaligus menguras tabungan yang sudah dikumpulkan dalam waktu lama.

Segera hubungi nomor handphone di bawah.


KONSULTASI GRATIS !!!

agen asuransi penyakit kritis allianz di medan dan indonesia