Monday, January 29, 2018

Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz
Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon nasabah/orang yang hendak membeli asuransi adalah apakah pada saat klaim akan mengalami kesulitan atau bahkan ditolak?

Pertanyaan ini wajar saja mungkin karena ada beberapa informasi yang beredar dimana beberapa klaim asuransi terutama klaim asuransi kesehatan yang mengalami hambatan dan atau ada yang ditolak.

Salah satu produk asuransi kesehatan dari Allianz adalah Flexicare Family Allianz. Produk ini merupakan Rider (Manfaat Tambahan) dari produk asuransi Unit Link Allianz yang bernama SmartLink Flexi Account Plus atau biasa di sebut TAPRO ALLIANZ.

Flexicare Family Allianz adalah produk Hospital Cash Plan (HCP) yaitu asuransi kesehatan yang memberikan Santunan Uang Tunai Harian untuk rawat inap di Rumah Sakit dengan sistem Reimburse (nasabah bayar dulu, baru ajukan klaim kemudian).

Berikut ini adalah cerita mengenai salah satu nasabah saya yang bertempat tinggal di Batam.

Nasabah saya yang berdomisili di Batam, tidak diduga mengalami kecelakaan saat sedang bertugas di Mojokerto. Akibatnya dia harus rawat inap selama 5 hari di salah satu rumah sakit di Mojokerto.

Nasabah ini mengajukan klaim sebesar Rp. 15 juta pada tanggal 5 Januari 2018 dan setelah dicek dan dilakukan investigasi oleh Allianz maka pada tanggal 25 Januari 2018, klaimnya disetujui. Allianz membayar semua klaim nasabah sebesar Rp. 15 juta.

bukti pembayaran asuransi kesehatan klaim flexicare family allianz

Sekedar info mengenai nasabah saya ini adalah:

Pria, usia saat membeli asuransi 27 tahun, tidak merokok, premi per bulan Rp. 500 ribu.

Manfaat yang diambil:

1. Uang Pertanggungan Dasar/Jiwa: Rp. 100 juta
2. Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi sampai dengan usia 65 tahun jika terkena/terdiagnosa salah satu dari 49 jenis penyakit kritis.
3. Manfaat Dana Santunan Kesehatan sebesar 15 unit (seperti yang diklaim di atas).
4. Manfaat Nilai Tunai

Selama semua dokumen yang dibutuhkan untuk proses klaim sudah dipenuhi dan setelah dilakukan investigasi oleh perusahaan asuransi dokumen dan klaim tersebut benar adanya, maka pastilah klaim akan disetujui.

Salah satu kelebihan asuransi dana santunan kesehatan Flexicare Family adalah bisa double klaim. Artinya dapat digunakan sebagai tambahan santunan jika telah memiliki fasilitas askes dari kantor atau BPJS ,atau produk sejenis dari asuransi lain.


Cara dan Persyaratan Klaim Flexicare Family Allianz :

1 . Secara online dari Smartphone , melalui aplikasi  eAZy Claim Allianz ,

Aplikasi ini sangat praktis dan sangat memudahkan Anda , karena cukup kirim dokumen-dokumen persyaratan klaimnya melalui Smartphone kapan pun di mana pun.

2 . Secara reguler

Anda kirim semua dokumen ke kantor Allianz Jakarta melalui paket.

Dokumen yang harus di siapkan :

- Polis Asli yang masih aktif
- Copy hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan Tertanggung
- Fotocopy Identitas diri Tertanggung yang masih berlaku
- Formulir Klaim Asuransi Kesehatan Perorangan – Flexicare Family
- Formulir Resume Medis
- Formulir Pemberitahuan No. Rekening dan Fotocopy Buku Rekening
- Salinan hasil pemeriksaan penunjang diagnostik dan salinan resep yang berkaitan dengan perawatan.
- Surat rujukan dari dokter untuk perawatan dan pengobatan ke dokter spesialis ,pemeriksaan penunjang diagnostik dan fisioterapi
- Kwitansi asli perawatan rumah sakit beserta perinciannya
- Dokumen lain bila diperlukan

Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal dan Tua (atau SKCMT) adalah PASTI, hanya kapan terjadinya yang TIDAK PASTI.

Lindungi diri Anda dan keluarga Anda dengan membeli asuransi kesehatan Allianz.

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai dana santunan kesehatan Flexicare Family Allianz di atas, sila kontak saya.


Agen Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz Di Indonesia


Thursday, January 25, 2018

Proyeksi AAUI Bahwa Asuransi Harta Benda Akan Tumbuh Dua Digit Pada 2018
Proyeksi AAUI Bahwa Asuransi Harta Benda Akan Tumbuh Dua Digit Pada 2018

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia memproyeksi lini usaha asuransi harta benda dapat tumbuh dua digit pada 2018, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri asuransi umum tahun ini sebesar 9%-10%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Achmad Sudiyar Dalimunthe memproyeksi lini usaha asuransi harta benda dapat tumbuh sedikitnya 10% pada tahun ini yang didorong faktor pertumbuhan properti komersial seperti mall, pabrik, sejalan dengan meningkatnya optimisme pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, adanya rencana pertumbuhan properti residensial seperti hunian yang dibiayai KPR dan KPA dari perbankan maupun lembaga pembiayaan.


Sampai dengan akhir 2017, kata dia, premi lini usaha asuransi harta benda diproyeksi tumbuh 9%. Laporan kinerja kuartal III 2017 AAUI menunjukkan, perolehan premi lini usaha asuransi harta benda sebesar Rp13,03 triliun, naik 4% dibandingkan dengan perolehan premi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,54 triliun.

Sementara itu, klaim lini usaha asuransi harta benda kuartal III 2017 menurun 7,9% dibandingkan dengan preiode yang sama tahun sebelumnya. Adapun, pangsa pasar lini usaha ini sebesar 29,5% atau terbesar dari keseluruhan industri asuransi umum. Sementara, kontribusi terbesar kedua berasal dari lini usaha kendaraan bermotor sebesar 28,2%.

“Klaim sifatnya masih fluktuatif. Tapi untuk rumah tinggal cenderung lebih baik karena manajemen resiko makin baik,” katanya.

baca juga:
agen asuransi properti, mobil, perjalanan dan asuransi umum allianz di indonesia dan medan

Friday, January 5, 2018

Yang Mana Yang Anda Pilih: Meninggalkan Cicilan Atau Meninggalkan Warisan?
Yang Mana Yang Anda Pilih: Meninggalkan Cicilan Atau Meninggalkan Warisan?

Meninggalkan cicilan atau meninggalkan warisan - Kita sebutlah namanya Bapak A, seorang kepala keluarga yang sangat mencintai keluarganya. Ketika masih sehat dan masih produktif, maka banyak sekali impian yang ingin diwujudkannya bersama keluarga tercinta.

Bapak A menyisihkan dananya untuk tabungan pendidikan anak, menyiapkan dana liburan, berinvestasi untuk masa tua, dan lain-lain. Untuk investasi, Bapak A melakukan investasi di berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan investasinya.

Di samping itu, untuk menyesuaikan kebutuhan hidupnya maka Bapak A membeli rumah yang lebih besar agar dapat menampung anggota keluarga yang bertambah. Dikarenakan belum mampu membeli rumah secara tunai, maka Bapak A membeli dengan mencicil.

Untuk mempercantik interior rumah, maka istri Bapak A membeli pernak pernik rumah dan elektronik juga dengan cara mencicil. Untuk kemudahan transportasi maka Bapak A membeli mobil untuk dia dan istri juga dengan cara mencicil.

Untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya di atas, maka Bapak A bekerja secara luar bisa, namun sering terlena sehingga melupakan untuk tetap berpola hidup sehat. Sering sekali Bapak A melewatkan waktu makan siangnya karena terlalu serius bekerja.

Seringkali saat makan siang, Bapak A hanya mengisi perutnya dengan makanan seadanya bahkan cuman mengonsumsi minuman ringan bersoda yang mudah didapat. Juga lebih sering mengonsumsi makanan dari restoran cepat saji serta makanan yang berpengawet. Hal mana dapat meningkatkan potensi risiko terkena sakit kritis saat usia muda.

baca juga: Kanker Adalah Salah Satu Jenis Penyakit Kritis Yang Dapat Menjadi Beban Finansial. Bagaimana Solusinya?

Didorong rasa cinta dan sayangnya yang begitu besar terhadap keluarga namun melupakan pola hidup sehat, maka Bapak A jatuh sakit. Dan bukan sakit biasa, namun Bapak A mengalami sakit kritis.

Selama menjalani pengobatan terhadap sakit kritisnya, sang istri mengandalkan asuransi kesehatan dari kantor yang ternyata ADA LIMITnya.  Ternyata hanya cukup untuk mengganti biaya pengobatan selama di rumah sakit saja.

Selama perawatan di rumah, sang istri mengandalkan investasi yang dimiliki.  Bapak A mengalami sakit kritis menyebabkan penghasilan berhenti.  Namun kebutuhan biaya hidup sehari-hari tidak berhenti.  Untuk tetap dapat hidup layak, sedikit demi sedikit, aset yang dimiliki terpaksa harus dijual.  Saat dana yang dimiliki sudah tidak mencukupi, sang istri hanya bisa pasrah karena sudah tidak ada biaya.

Perjalanan sakit kritis Bapak Bijak hanya bertahan beberapa tahun saja.  Sampai akhirnya Bapak A harus pergi meninggalkan keluarga tercinta untuk selamanya.

Meninggalkan sejuta mimpi indah yang masih dalam rencana dan hanya berupa angan-angan untuk diwujudkan, serta meninggalkan sejumlah besar cicilan hutang yang harus diselesaikan oleh keluarganya.


Cerita di atas bisa saja hanya fiktif, namun bisa saja terjadi di kehidupan nyata dan dapat menimpa kita semua.

Pesan moral yang ingin disampaikan adalah bagaimana Anda sebagai kepala keluarga harus mampu mengatur rencana keuangan keluarga dengan menyiapkan dana untuk hal baik, dan juga dibarengi dengan strategi menyiapkan dana untuk hal terburuk dalam hidup.

baca juga: Inilah Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Asuransi Penyakit Kritis. Salah Satunya...

Jika apa yang terjadi pada Bapak A, terjadi pada diri Anda sebagai kepala keluarga, apa yang hendak Anda tinggalkan untuk keluarga Anda? Akankah Anda meninggalkan cicilan atau ingin meninggalkan warisan?

Anda harus segera menyiapkan proteksi terhadap penghasilan Anda, selagi Anda masih sehat.

Kondisi sakit kritis, kecelakaan, cacat tetap total dan tua, adalah kondisi “tidak menyenangkan” yang membutuhkan dana besar, dan Anda masih ada bersama keluarga tercinta.

Asuransi adalah proteksi terhadap penghasilan Anda, jika terjadi resiko hidup seperti:  Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Tetap Totap, Meninggal, dan Tua.  Yaitu strategi rencana keuangan dimana finansial Anda tidak terganggu jika resiko itu terjadi.

Silahkan Anda berinvestasi menyiapkan penghidupan yang layak bagi Anda dan keluarga saat Anda masih bersama keluarga tercinta.

Namun jangan lupa barengi investasi Anda dengan BERASURANSI.  Karena asuransi adalah menyiapkan penghidupan yang layak bagi keluarga tercinta WALAUPUN Anda sudah tidak bersama mereka lagi.

baca juga: Beberapa Bukti Pembayaran Klaim Allianz Untuk Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia

Dengan memiliki proteksi penghasilan atau asuransi maka Anda akan mendapatkan manfaat:
  • Melindungi keluarga dari kehilangan penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia.
  • Melindungi keluarga dari beban utang
  • Memberikan sejumlah warisan yang berharga untuk anak-anak
  • Sebagai final expenses (biaya kematian)
Bagaimana dengan Anda, mana yang Anda siapkan untuk diberikan kepada keluarga tercinta kelak:

Meninggalkan cicilan (rumah, kendaraan, dan lain-lain) atau meninggalkan warisan?



agen asuransi allianz indonesia di medan dan sumatera utara