Tuesday, October 10, 2017

Banyak “Mafia” Yang Memanfaatkan Industri Asuransi Sebagai Sumber Penghasilan
Banyak “Mafia” Yang Memanfaatkan Industri Asuransi Sebagai Sumber Penghasilan

Penetapan status tersangka mantan Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling sempat membuat geger industri asuransi Jiwa. Persoalan pencairan klaim jadi pemicunya. Belakangan berhembus kabar bahwa kasus tersebut diduga ada kaitannya dengan para mafia asuransi.

Berdasarkan pengakuan sumber Infobank, sejak dulu banyak “Mafia” yang memanfaatkan industri asuransi, sebagai sumber penghasilan. Hal itu sudah menjadi tren diluar negeri. Bahkan kabarnya disana, perusahaan asuransi sampai harus menyewa detektif swasta untuk melakukan penyelidikan terkait klaim-klaim yang dinilai mencurigakan.

Hal tersebut tidak ditampik oleh Direktur Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu. Dirinya mengungkapkan bahwa industri dengan regulasi yang ketatpun, hal seperti itu tetap ada.

“Kita bicara di Amerika dan Eropa aja yang negara maju ada. Apalagi kita negara berkembang. Tetap ada celah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Ia pun bercerita, dulu periode tahun 90an ada kelompok di wilayah Jakarta Utara. Mereka, kata Togar, rela memotong jarinya hanya untuk dapat uang pertanggungan.

Selain itu, ada juga kejahatan lainnya dengan membunuh seseorang pengamen jalanan yang mirip anaknya.

“Dulu ada orang dari Surabaya datang ke Jakarta. Waktu dia menuju hotel di lampu merah ada yang ngamen persis anaknya. Dia pun mendekatinya. Lalu dia beliin anaknya tujuh polis. Kira-kira sebulan-dua bulan kemudian, dia  mengklaim anaknya meninggal, dan mayatnya ditemukan meninggal di jalan tol. Lima perusahaan bayar klaimnya. Kejadian sebenarnya, anaknya itu sedang berada di Singapore. Dan yang meninggal itu hanya orang yang mirip anaknya, yakni pengamen itu” jelasnya.


Kisah ini menjadi bukti bahwa memang ada mafia di asuransi. Karenanya, tidak salah jika perusahaan asuransi berhati-hati dalam mencairkan sebuah klaim. Terutama, jika terjadi klaim-klaim yang tidak wajar atau mencurigakan.

Senada, pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo  mengungkapkan, model fraud di asuransi banyak macamnya. Bahkan tidak hanya di asuransi jiwa. Beberapa indikasi fraud di asuransi yang dilakukan konsumen diantaranya satu, adanya ketidaksesuaian anatara profil keuangan nasabah dengan nilai asuransi yang diminta.

Modusnya, menutup asuransi pada beberapa tempat sekaligus dengan jumlah besar dengan profil keuangan yang tidak sesuai.

Dua, jika kondisi keuangan dan bisnis calon nasabah tidak sehat. Modusnya misalnya,  kebakaran dalam keadaan stock barang menumpuk tidak laku atau nilai asuransi mendadak melonjak sesaat sebelum musibah.

Tiga, adanya riwayat pribadi dan penyakit calon nasabah yang relevan tidak diungkapkan kepada asuransi. “Modusnya mengajukan klaim penyakit yang tidak diketahui sebelumnya. Masih terjadi. Tapi tidak ada data resmi dari Polri maupun Asosiasi,” jelas Irvan.

Karenanya, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kasus klaim asuransi Allianz Life, kata Irvan Rahardjo.  Apa saja?

Pertama, underwriter harus membatasi HCP ( Health Cash Plan – boleh double claim ) kepada poors people only ( Lihat risk profile BPJS 2013 -2016 loss ratio terendah pada Peserta PBI VS Peserta Mandiri loss ratio tertinggi utamanya penyakit katastropik )

Kedua, jual HCP secara selektif.

Ketiga, jangan jual HCP lewat agen.

Empat, edukasi agen sebagai field underwriter

Lima, hindari HCP untuk kejar volume, melainkan utamakan kualitas

Enam, batasi HCP jumlah minimal.

Tujuh,  utamakan KYC ( Know Your Customer ), jangan hanya financial standing nasabah. “Moral standing lebih penting” tutup Irvan.

baca juga:




agen asuransi jiwa kesehatan dana warisan dana pendidikan allianz indonesia

Saturday, October 7, 2017

Kisah Ini Bisa Jadi Fiktif, Tapi Inilah Alasan Kenapa Anda Selayaknya Memiliki Asuransi Agar Keluarga Yang Ditinggalkan Tetap Hidup
Kisah Ini Bisa Jadi Fiktif, Tapi Inilah Alasan Kenapa Anda Selayaknya Memiliki Asuransi Agar Keluarga Yang Ditinggalkan Tetap Hidup

Ada sebuah kisah atau cerita yang mungkin saja fiktif, tapi kita bisa mengambil hikmahnya dan menjadikan salah satu alasan mengapa Anda harus memiliki asuransi.

Kisah seorang kepala keluarga yang sangat bijaksana yang merahasiakan untuk mengalihkan sedikit pendapatannya untuk asuransi jiwa karena sang suami mengetahui kalau istrinya pasti menganggap hal itu hanya membuang uang untuk beberapa lembar kertas.

Hiduplah sebuah keluarga yang sangat bahagia dengan perekonomian yang mencukupi. Sang suami mempunyai istri yang cantik, anak perempuan yang masih lucu dan mempunyai semua kebutuhan keluarga baik itu mobil rumah motor, dan perabotan rumah lainnya.

Suatu pagi, suami tersebut pergi bekerja tapi di perjalanan ke pabrik terjadi kecelakaan hebat dan ia meninggal dunia seketika.

Akhirnya polisi mengetuk pintu dan menyampaikan kabar itu kepada istrinya yang mengatakan bahwa jasad suaminya berada di ambulan. Istri dan anak perempuannya menjerit dan istrinya pun jatuh tak sadarkan diri.

Kematian datang pada siapa saja dan pada setiap saat tanpa ada peringatan sebelumnya.


Dua minggu kemudian para tetangga melihat sebuah truk dari sebuah toko furniture berhenti didepan rumah tersebut, mereka mengambil sofa, meja besar, lemari besar, bahkan ranjang 'double-bed'. Para tetangga pun mengerti bahwa 'cicilan lunak' ternyata sudah tidak lunak lagi pembayarannya.

Beberapa minggu kemudian, mereka melihat lagi kejadian lain, 4 pria yang terlihat beringas mendatangi rumah janda itu.

Janda yang sudah jarang terlihat, pergi keluar pagar untuk menemui mereka. Mereka memperlihatkan secarik kertas sambil menunjuk ke arah mobil milik almarhum.

Si janda dengan rela memberi kunci mobil beserta surat suratnya kepada mereka. Ia kembali masuk kedalam rumah dan mengunci pintunya. Para pria itu ditugaskan dari perusahaan pembiayaan untuk menarik kembali mobil itu karena cicilan 2 bulan terakhir tidak dibayar.

Beberapa hari kemudian, para tetangga melihat lagi loper koran yang memanggil-manggil si janda. Kali ini mereka tidak dapat lagi mengenalinya ia sudah sangat kurus, sungguh kasihan, dia tidak lagi bergaul karena malu dengan situasi dan kondisinya sekarang.

Bahkan anak yang berusia 5 tahun tidak lagi pergi bermain dengan teman-temannya. Loper itu minta agar tagihannya itu diselesaikan. Si janda berusaha keras menjelaskan dengan suara rendah karena sangat malu sekali atas situasi yang dihadapinya.

Namun loper koran yang tidak berperasaan itu meninggikan suaranya. Janda itu takut dan meminta untuk menunggu. Ia kembali dalam rumah, para tetangga dapat mendengar dengan jelas suara suatu benda yang pecah, seperti terbuat dari bahan beling atau plastik kemudian terdengar tangisan anak perempuannya.

"Mama, jangan ambil uang saya", dan tetangga pun tahu apa yang terjadi, ibunya memecahkan tabungan anaknya. Ia membayar loper koran itu dengan uang receh.

Itulah saat terakhir para tetangga meihat si janda. Ia takut bertemu dengan orang asing dan selalu mengunci diri. Bahkan gadis kecilnya pun dilarang untuk bermain dengan dengan tetangganya maupun pergi ke taman bermain, sesuatu yang sangat anak itu rindukan diusianya.


Sampai di suatu siang yang panas, seorang pria yang sangat rapi dan bersahaja, turun dari mobilnya dan mengetuk rumah si janda.

Setelah beberapa saat tidak ada tanggapan, ia melihat sekeliling dan terkejut kedatangannya diperhatikan oleh para tetangga. Mereka melambaikan tanganya sebagai isyarat bahwa tidak ada orang dirumah.

Karena mencium hal yang kurang beres orang asing itu pun mendatangi tetangga di sebelah rumahnya dan ia memperkenalkan diri sebagai agen atau financial konsultannya almarhum.

Ia mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk menanyakan kabar suami janda tersebut karena telah beberapa lama dana premi yang biasanya ditransfer oleh suaminya tidak diterimanya lagi.

Setelah bertemu dengan wanita yang tidak lain istri dari sang suami, keadaannya sungguh menyedihkan. Kemudian si janda tersebut menjelaskan kejadian yang menimpa suaminya.

Kemudian orang asing tersebut kaget, dan dia berkata, "Saya turut berduka cita yg sedalam-dalamnya. Jangan katakan ibu tidak kenal saya. Saya pernah datang minum teh bersama almarhum suami ibu, ingat? Waktu itu saya mau menjual polis senilai Rp 500 juta? Polis ini masih berlaku, suami ibu meminta saya merahasiakannya dari ibu. Maafkan saya karena baru datang, saya tidak menerima kabar sebelumnya. Jika ibu berkenan saya dapat mencairkan dana yang telah ditinggalkan oleh suami ibu. Mulai sekarang ibu tidak perlu khawatir lagi, kami akan menjaga ibu dan anak ibu seperti yang sudah kami janjikan sebelumnya kepada almarhum suami ibu".

Janda itu tidak bisa mempercayainya. air mata kebahagiaan jatuh ke pipinya saat ia memeluk anaknya dengan lega. Kemudian ia jatuh berlutut berterima kasih kepada agen itu. Beberapa tetangga datang mengucapkan terima kasih dan pujian kepada si agen atas kebaikan yang dilakukanya, agen itu melihat beberapa diantara mereka turut meneteskan airmata.

Mari kita renungkan. Sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah, bagaimana jika hal itu terjadi kepada Anda? Bagaimana nasib keluarga Anda dan bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Dari kisah ini kita melihat ada pelajaran bagaimana uang yang dianggap sebagai "BUANG DUIT", bisa mengubah hidup mereka dengan kebijakan atau keputusan kepala keluarga yang sangat tepat dan bijaksana. Anak gadis kecil yang manis itu kini dapat bermain lagi dengan teman-temannya. Uang pendidikan telah tersedia. Ibunya dapat hidup dengan tenang dan bermartabat.

Untuk itulah Anda selayaknya dan sepatutnya memiliki asuransi.

Ingat, asuransi jiwa ada bukan karena doa seseorang harus meninggal, tapi untuk keluarga yang DITINGGALKAN HARUS TETAP HIDUP.


Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai dana warisan Allianz yang Anda inginkan silahkan hubungi nomor HP/WA di bawah.

KONSULTASI GRATIS


agen asuransi dana warisan allianz 1 miliar di indonesia

Monday, October 2, 2017

Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017
Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017

Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017. Indonesia saat ini merupakan negara dengan tingkat perekonomian yang mendapatkan perhatian dari berbagai negara di dunia. Industri asuransi melalui aspek pengelolaan risiko menjadi salah satu industri keuangan yang memiliki peran strategis dalam penciptaan kestabilan ekonomi Indonesia.

Perekonomian Indonesia yang terus bertumbuh tidak terlepas dari risiko, apabila dampak dari risiko tersebut tidak dikendalikan dengan baik akan menyebabkan perekonomian menjadi tidak stabil, serta menghasilkan kerugian bagi para pelaku ekonomi.

Melalui sektor perasuransian, para pelaku ekonomi dapat memindahkan sebagian potensi risiko yang dimiliki, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan stabil saat terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian bagi pelaku ekonomi.

Perkembangan asuransi di Indonesia menunjukkan kemajuan yang cukup baik selama beberapa tahun terakhir. Perusahaan-perusahaan asuransi menunjukkan pertumbuhan dalam usaha yang mereka jalankan, di mana semakin banyak masyarakat yang mengunakan layanan asuransi dalam kehidupan mereka.

Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kehadiran perlindungan atas berbagai macam risiko yang mungkin terjadi sewaktu-waktu adalah salah satu faktor meningkatnya jumlah pengguna asuransi. Kondisi ini menjadi sebuah keuntungan bagi perusahaan asuransi karena semakin meluasnya pasar yang dapat dijadikan sebagai sasaran penjualan produk mereka.

Industri asuransi di Indonesia dituntut untuk memiliki inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, perlu ada kerja sama antar perusahaan asuransi maupun dengan pemerintah untuk memberikan edukasi demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan asuransi.

Jika hal ini mampu terwujud, bukan tidak mungkin pertumbuhan industri asuransi akan terus terjadi.

Untuk mengapresiasi perusahaan asuransi yang berkinerja baik serta memberikan inspirasi kepada perusahaan-perusahaan asuransi lainnya, Warta Ekonomi menyelenggarakan Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017.


Apresiasi ini merupakan pemilihan perusahaan asuransi terbaik menurut Warta Ekonomi serta para konsumen atas kinerja mereka selama satu tahun terakhir.

Dalam melakukan penilaian penghargaan Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017, Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU) melakukan dua pendekatan yaitu desk research dan quantitative survey. Desk research dilakukan dengan memisahkan perusahaan asuransi menjadi tiga kategori yaitu perusahaan asuransi umum, asuransi jiwa, dan reasuransi.

Penilaian desk research dilakukan melalui pendekatan analisa laporan keuangan. Warta Ekonomi tidak memasukkan perusahaan asuransi yang tidak mengeluarkan laporan keuangan, perusahaan asuransi yang sedang dalam pembekuan kegiatan usaha, perusahaan asuransi yang dicabut izin usahanya, serta perusahaan asuransi yang sedang terkena kasus kejahatan lainnya.

Selain penghargaan berdasarkan pendekatan laporan keuangan 2015-2016, Warta Ekonomi juga melakukan riset kuantitatif dengan metode telephone survey, menggunakan kuesioner terstruktur terhadap responden yang merupakan nasabah pemegang polis dari berbagai perusahaan asuransi dan sudah memiliki polis selama minimal satu tahun.

Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017

Riset ini menghasilkan perusahaan-perusahaan asuransi terbaik berdasarkan aspek kinerja keuangan menurut tim riset Warta Ekonomi serta aspek layanan yang diberikan menurut para konsumen.


Best Financial Performance Life Insurance Company, Category Asset between Rp10-27 Trillion
  1. PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  2. PT ASURANSI JIWA SINARMAS MSIG
  3. PT ASURANSI JIWA SEQUIS LIFE
  4. PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  5. PT INDOLIFE PENSIONTAMA

Top 5 Best Consumer Choice Insurance Company, Category Life Insurance
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES

Top 5 Best Consumer Choice Insurance Company, Category Health Insurance
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  • PT AIA FINANCIAL

Top 5 Best Customer Service for Life Insurance Company
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  • PT BNI LIFE INSURANCE
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA

4 Years In A Row Winner

Most Victorious Life Insurance 2017


agen asuransi allianz life indonesia di medan, sumatera utara dan indonesia