Tuesday, April 4, 2017

Asuransi Sama Dengan Tukang Tipu Adalah Salah Satu Mitos Asuransi Yang Salah Dan Patut Anda Cermati

Asuransi Sama Dengan Tukang Tipu Adalah Salah Satu Mitos Asuransi Yang Salah Dan Patut Anda Cermati

Perlindungan atau proteksi diri adalah salah satu hal yang patut dimiliki oleh setiap orang. baik itu melindungi Anda dari bahaya yang akan menimpa jasmani maupun aset yang Anda miliki. Proteksi asuransi bisa melindungi Anda dari bencana finansial yang besar. Apa saja mitos asuransi yang patut Anda cermati?

Sekarang ini, umumnya produk asuransi selain menawarkan program proteksi jiwa juga sekaligus investasi. Artinya di jangka waktu yang telah disetujui maka nasabah atau pihak tertanggung akan mendapatkan uang hasil investasi atau nilai tunai.

Namun, walaupun begitu, masih banyak orang yang belum mau memiliki asuransi. Hal ini disebabkan karena ada beberapa pemahaman yang salah atas cara kerja asuransi ataupun mitos-mitos asuransi.

Berikut ini adalah beberapa mitos asuransi yang salah dan patut Anda luruskan sebelum Anda memutuskan untuk tidak membeli asuransi:

1. Mitos: Asuransi Sama Dengan Tukang Tipu

Tidak bisa dipungkiri kalau banyak orang yang memiliki anggapan bahwa asuransi adalah perusahaan yang memiliki tujuan untuk memanipulasi dan menipu uang kita. 

Asumsi ini sering muncul akibat dari rasa kekecewaan nasabah dan trauma terhadap sebuah perusahaan asuransi tertentu. Dan lalu men-generalisasi-kan bahwa semua perusahaan asuransi adalah sama saja.
baca juga: Hanya Dengan Premi 355 RIBU Per Bulan Maka Anda Bisa Mendapatkan UP Jiwa 1 Miliar

Fakta yang ada adalah semua perusahaan sama sekali tidak memiliki maksud dan bertujuan untuk menipu nasabahnya. Namun tentu saja ada beberapa agen asuransi yang menyalahi peraturan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan asuransi.

Contohnya, banyak terjadi di lapangan, agen asuransi tidak memberikan penjelasan yang rinci dan menyeleruh mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku kepada calon nasabahnya. Sehingga terjadi miskomunikasi antara calon nasabah dan agen asuransi.

Miskomunikasi inilah yang akhirnya memicu stereotype negative mengenai perusahaan asuransi. 

Di sinilah dituntut bagi perusahaan asuransi untuk melakukan seleksi yang ketat bagi calon-calon agennya. Sehingga dapat mencegah agen yang nakal dan sekaligus menghilangkan citra negatif perusahaan asuransi.

2. Mitos: Sehat Makanya Tidak Membutuhkan Asuransi

Banyak orang yang memiliki asumsi bahwa mempunyai asuransi adalah kebutuhan orang yang sakit. Padahal jika Anda sudah mengidap salah satu penyakit tertentu, maka Anda harus membayar premi yang lebih mahal dibandingkan saat masih sehat.

Bahkan umumnya perusahaan asuransi tidak mau menanggung penyakit yang telah diderita oleh calon nasabanya kalau penyakit tersebut sudah ada sebelum nasabah tersebut bergabung dengan asuransi. Dikenal dengan sebutan pre-existing condition.

Yang patut Anda waspadai adalah, Anda tidak akan pernah mengetahui kapan penyakit atau kecelakaan akan menyerang Anda. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk melindungi diri Anda sebelum musibah menimpa Anda.

3. Mitos: Masih Muda Sehingga Belum Memerlukan Asuransi

Apakah Anda mengetahui bahwa semakin muda usia Anda membeli asuransi, maka semakin murah premi yang harus Anda bayar. 

Selain itu, semakin muda usia bergabung, maka semakin banyak akumulasi dana hasil investasi yang akan terkumpul dan dapat Anda nikmati nantinya.

Tidak ada yang bisa menjamin bahwa usia muda maka kondisi tubuh juga prima. Banyak orang yang sudah tua namun masih tetap sehat. Tapi banyak juga orang yang masih berusia muda sudah mengidap penyakit kronis.

Oleh sebab usia bukanlah suatu jaminan bahwa seseorang itu sehat, maka sebaiknya Anda memiliki asuransi sewaktu masih muda.

4. Mitos: Investasi Pribadi Lebih Baik Dibandingkan Asuransi

“Insurance is the mother of all investments” adalah suatu ungkapan yang menunjukkan bahwa mitos bahwa investasi pribadi lebih baik adalah anggapan yang salah. Investasi bertujuan untuk menambah kekayaan atau aset yang Anda miliki.
baca juga: Bagaimana Cara Memiliki Dana Warisan 1 Miliar Dengan Cicilan 830 Ribuan Per Bulan Melalui Program Paper Asset?
Tetapi peningkatan tersebut akan percuma jika tidak dilindungi. Asuransi dan investasi seharusnya berjalan berbarengan, dengan begitu, aset yang meliputi barang berharga hingga kesehatan Anda, akan tetap terproteksi.

5. Sesuaikan Produk Asuransi Dengan Kebutuhan Yang Ada

Tidak ada asuransi yang percuma, hanya saja belum tentu seluruh produk asuransi akan sesuai dengan kebutuhan Anda. Asuransi terdiri dari berbagai macam, contohnya asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, properti, pendidikan hingga asuransi jiwa. Prioritaskan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada sekarang agar Anda tidak merasa asuransi tidak berguna.

Semoga informasi mengenai mitos-mitos asuransi di atas dapat bermanfaat.

Anda ingin konsultasi mengenai jenis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga Anda? Sila kontak nomor HP di bawah.


agen asuransi allianz untuk wilayah kota medan dan sumut



Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: