Wednesday, April 19, 2017

Apakah Pemahaman Membayar Premi Asuransi Itu Cukup 10 tahun Dan Setelah Itu Tidak Perlu Bayar Lagi Sudah Tepat?

Apakah Pemahaman Membayar Premi Asuransi Itu Cukup 10 tahun Dan Setelah Itu Tidak Perlu Bayar Lagi Sudah Tepat?

Pasti Anda pernah mendengar atau mendapat tawaran seperti ini: "bayar preminya hanya 10 tahun, setelah itu berhenti, dana bisa ditarik, perlindungan sampai umur 99 tahun". Apakah pemahaman ini tepat?

Sering sekali saat saya menawarkan produk asuransi Allianz, maka pertanyaan yang sering muncul adalah: 'berapa tahun saya harus bayar preminya". "Apakah bisa hanya 10 tahun, lalu saya stop bayar premi?"

Umumnya calon nasabah beranggapan bahwa setelah membayar premi selama 10 tahun, maka mereka akan stop bayar premi asuransi. Dan proteksi akan tetap didapatkan secara gratis hingga usia 99 tahun dengan hanya menyisakan saldo 2 juta saja di akhir tahun ke-10.

Dan banyak yang merasa kalau bayar premi seumur hidup maka merasa rugi. Sebab menurut mereka manfaatnya tidak dirasakan saat hidup atau tidak langsung dirasakan saat itu juga. Dan dengan asumsi premi yang dibayar akan hangus, sehingga kalau bayar premi asuransi bertahun-tahun dirasa merugikan.

Baik, mari kita coba luruskan pemahaman yang kurang tepat di atas.

Kalau Anda memiliki polis asuransi jiwa dengan pembayaran premi yang dibatasi beberapa tahun saja, bukanlah keputusan yang salah.

Namun, Anda harus mengetahui bahwa ada efek dari kelangsungan hidup polis Anda, jika Anda tidak melanjutkan pembayaran premi setelah sekian tahun membayar premi.

Yang patut Anda ingat adalah bahwa pada hakikatnya asuransi itu adalah proteksi.

Pada produk asuransi unitlink Allianz, maka selain unsur proteksi maka juga ada unsur tabungan atau investasi (dari hasil nilai tunai yang terbentuk). Tabungan atau investasi ini pada intinya adalah 'bonus'.  Inti dari asuransi adalah proteksi, bukan investasi murni.

Saat Anda membeli asuransi, maka Anda harus ingat ada biaya asuransi dan administrasi yang harus Anda bayar setiap bulan selama polis Anda masih aktif (in-force). Kalau boleh dianalogikan, biaya asuransi ini kurang lebih seperti biaya abonemen bulanan di rekening listrik atau air.

Untuk mengetahui apa itu Biaya Asuransi atau Cost Of Insurance bisa Anda baca di sini:


Seperti yang sudah disebut di atas, maka pada asuransi unitlink Allianz, ada ada unsur tabungan atau investasi sebagai hasil nilai tunai yang terbentuk.

Dana investasi unilink ini memiliki fungsi seperti tabungan yang dapat Anda ambil dengan menyisakan saldo minimal 2 juta.

Nah, biaya asuransi yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang Anda ambil yang harus dibayar setiap bulannya, juga ditarik dari saldo saldo dana investasi unitlink ini.

Lalu, jika Anda memiliki asuransi jiwa unitlink dan setelah tahun ke-10 Anda berhenti membayar premi, apakah Anda harus membayar biaya-biaya asuransi setelah tahun ke-10?

Jawabnya: Iya, Harus. Sebab biaya-biaya asuransi berbeda dengan premi asuransi.

Jadi kalau Anda stop bayar premi setelah jangka waktu tertentu (misalnya 10, 15 atau 20 tahun), maka nilai investasi yang terbentuk selama jangka waktu tertentu tersebut itulah yang akan melanjutkan bayar biaya asuransi supaya polis tetap aktif.

Hal ini dapat menyebabkan lambat laun nilai investasi yang sudah ada akan berkurang, dan bisa juga menyebabkan polis menjadi lapse. Jangan kaget misalnya setelah bayar 10 tahun, misalnya di tahun ke 16 Anda disuruh top up agar polis terus aktif.

Jadi walaupun Anda sudah tidak membayar premi lagi, namun polis Anda tetap aktif selama nilai saldo investasi unitlink Anda cukup untuk membayar biaya-biaya asuransi.

Apa akibatnya jika saldo unitlink Anda tidak lagi cukup untuk membayar biaya asuransi?

Kalau saldo tidak mencukupi, maka polis Anda akan lapse. Kalau polis Anda sudah lapse maka Anda tidak bisa melakukan klaim atas manfaat polis yang Anda miliki. Untuk mencegah agar polis tidak lapse, maka Anda dianjurkan untuk melakukan top-up.


Apa solusinya jika polis Anda lapse, bisa Anda baca di sini:


Selain hal di atas, maka Anda juga harus memahami bahwa investasi yang terbentuk pada produk asuransi unitlink, sama seperti menabung.

Karena pada asuransi unit link sebagian preminya di alokasikan untuk investasi, maka artinya sama juga Anda seperti menabung. Ada nilai tunai yang terbentuk yang bisa cair meskipun tidak terjadi resiko meninggal dunia, sakit kritis, kecelakaan atau cacat tetap permanen.

Biasanya orang menabung tidak pernah dibatasi oleh waktu. Sangat jarang sekali Anda menemukan orang yang berencana untuk menabung hanya selama 10, 15 atau 20 tahun. Bahkan umumnya Anda disarankan oleh orang tua untuk menabung sejak kecil.

Selain itu, umumnya orang menabung itu nominalnya selalu bertambah. Misalnya ketika kecil Anda menabung 50 ribu setiap bulan, setelah beranjak dewasa seiring dengan uang jajan yang diterima semakin besar maka menabung pun menjadi semakin besar. Dan ketika sudah bekerja, nominal menabung pun menjadi bertambah seiring dengan penghasilan yang diperoleh.

Bedanya dengan asuransi unit link, menabung secara konvensional diatas tidak mendapatkan proteksi. Anda hanya mendapatkan nilai tunai yang sudah ditabung, dan bisa kita cairkan kapanpun juga jika ada keperluan. Sementara pada asuransi unit link, sangat tidak disarankan untuk menarik dana tunai yang terbentuk, kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak.

Hal tersebut senada dengan informasi Bapak Didin Komara, Head of Product Offers Allianz Life Indonesia:

  • Seperti yang kita ketahui produk asuransi Unit Link adalah produk asuransi yang memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu produk, yaitu proteksi dan investasi.
  • Oleh sebab itu maka premi yang dibayarkan oleh nasabah akan dialokasikan pada dua bagian yaitu biaya asuransi dan juga untuk dana investasi. Besaran alokasi ini juga ditentukan pada saat nasabah menentukan manfaat asuransi dan juga nilai investasi di awal pembelian asuransi. Pembayaran premi asuransi Unit Link dapat dilakukan secara bulanan maupun tahunan. Nasabah juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan nilai investasi atau yang disebut dengan top up premi.
  • Namun tidak sedikit nasabah yang berasumsi bahwa asuransi Unit Link hanya perlu membayar premi selama 10 tahun dan setelahnya tidak perlu membayar premi lagi. Persepsi tersebut sebenarnya keliru, jika nasabah berhenti membayar premi maka biaya asuransi akan dipotong dari nilai investasi yang dimiliki.
  • Polis asuransi memang dapat tetap aktif dan manfaat perlindungan masih berjalan namun hasil investasi tentu saja tidak akan maksimal dan tentunya hasil investasi yang diharapkan tidak dapat tercapai.
  • Namun, pada produk Unit Link, perusahaan asuransi memberikan keleluasaan kepada nasabahnya dengan tidak membayar premi dalam kurun waktu tertentu atau disebut dengan cuti premi. Cuti premi ini biasanya terjadi apabila nasabah sedang mengalami masalah ekonomi atau dengan alasan lainnya. Yang perlu diingat adalah saat nasabah akan membayar preminya kembali, nasabah harus juga membayar premi dari biaya asuransi (perlindungan) yang tidak terbayarkan saat melakukan cuti premi. Jadi teruslah membayar premi agar perlindungan dapat berjalan dengan optimal dan hasil investasi pun akan maksimal.
Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan bisa meluruskan pemahaman mengenai bayar premi cukup 10 tahun saja yang kurang tepat atau keliru.


--------------------------------------------

agen asuransi allianz di medan dan sumatera utara

Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: