Monday, October 26, 2015

Apakah Syarat dan Ketentuan Cuti Premi di Asuransi Prudential

Setiap orang mempunyai kemampuan finansial yang berbeda - beda, ada yang uangnya berlebih ada juga yang pas - pasan.

Seiring berjalannya waktu mungkin saja sewaktu - waktu ada kebutuhan yang mengakibatkan keuangan keluarga menjadi menipis.

Dengan latar belakang itulah fasilitas cuti premi dapat digunakan.

Dengan adanya fasilitas cuti premi akan sangat membantu setiap nasabah agar dapat menyesuaikan keadaan untuk membuat rencana keuangan keluarga sehingga kesulitan keuangan dapat diatasi tanpa harus menebus  dan membatalkan  polis asuransi Prudential Prulink Assurance Account.

Cuti Premi adalah salah satu fitur dalam polis Prudential Anda di mana Anda dapat sementara berhenti membayar premi, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku, seperti antara lain:
  1. Usia polis Anda sudah di atas 2 (dua) tahun
  2. Anda telah secara konsisten membayar seluruh premi pada periode dua tahun tersebut
  3. Polis Anda memiliki nilai tunai yang cukup untuk membayar biaya asuransi dan administrasi
Baca juga:

Sebaiknya Cuti Premi hanya diambil dalam kondisi darurat dan periode waktu yang tidak panjang, karena penggunaan Cuti Premi dalam waktu lama akan mengakibatkan nilai tunai habis dan polis menjadi batal. Apabila ini terjadi dan nasabah ingin melanjutkan kembali perlindungan asuransi, maka:

  • Nasabah harus melewati rangkaian proses underwriting ulang, dimana ada kemungkinan permohonannya ditolak, atau dikenakan premi tambahan, misalnya karena kondisi kesehatan sudah berubah.
  • Nasabah harus melewati masa tunggu asuransi baru dimana nasabah belum terlindungi dari risiko pada waktu tunggu tersebut.
  • Nasabah kehilangan kesempatan mendapatkan pengembangan atas investasinya yang lalu dan harus memulai menabung kembali untuk menambah nilai tunai.

Yang perlu diperhatikan saat akan atau telah mengambil cuti premi di Prudential adalah: 
  1. Nasabah sebaiknya tetap memonitori sisa nilai tunai yang tersedia agar polis tetap berlaku dan   perlindungan asuransi tetap berjalan dengan cara melanjutkan pembayaran premi.
  2. Pada masa Cuti Premi, semua manfaat dan perlindungan asuransi tetap berlaku selama nilai tunai masih mencukupi untuk membayar biaya asuransi dan administrasi.
  3. Nasabah sebaiknya segara melakukan pembayaran premi kembali untuk meneruskan manfaat asuransi dan menambah nilai tunai sebelum nilai tunai habis.
  4. Pengajuan permohonan untuk melakukan pembayaran premi setelah periode Cuti Premi adalah melalui Formulir Perubahan Polis Minor yang dapat diperoleh dari agen dan website prudential kami.
(Note: cuti premi hanya bisa dilakukan apabila nasabah kehilangan pekerjaan, butuh biaya pengobatan yang besar, sehingga tidak ada dana)

Bila Anda ada pertanyaan sehubungan dengan Cuti Premi di Prudential, sila kontak saya. Saya akan membantu dengan senang hati.

dana warisan 1 m dengan cicilan ringan 355 ribu


agen asuransi berlisensi AAJI untuk wilayah Medan

Sunday, October 25, 2015

Inilah Lima Kelebihan Prulink Edu Protection Asuransi Pendidikan Plus Investasi Unit Link dari Prudential
Lima Kelebihan Prulink Edu Protection Asuransi Pendidikan dari Prudential













Memasuki usia Prudential ke-20 di Indonesia, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkeinginan membantu para orang tua untuk memastikan perlindungan biaya pendidikan bagi anak-anaknya dengan mengeluarkan produk asuransi plus investasi (unit link) terbaru dengan nama Prulink Edu Protection.

Produk terbaru ini memiliki manfaat melindungi pendidikan anak.

Sebagai orang tua selayaknyalah harus memikirkan bahwa biaya pendidikan ke depannya akan menjadi semakin mahal, apalagi di Indonesia. Inflasi untuk sekolah swasta di Indonesia sekitar 20% per tahun, dan 15% per tahun untuk universitas di Indonesia.

Selain itu orangtua juga harus mempersiapkan kemungkinan jika terjadi sesuatu terhadap dirinya misal mengalami sakit kronis, kecelakaan yang mengakibatkan cacat total atau bahkan meninggal. Dengan ada persiapan yang matang maka orangtua tetap dapat melindungi keceriaan anaknya hari ini dan pendidikannya di hari nanti. 

Prulink Edu Protection sebagai solusi persiapan pendidikan anak memberikan inovasi manfaat bulanan berupa dana tunai yang dapat digunakan untuk membantu membiayai pengeluaran rutin penunjang pendidikan formal, seperti biaya ekstrakurikuler, kursus, dan lainnya.

Dan sebagai produk unit link, Prulink Edu Protection juga menawarkan potensi hasil investasi jangka panjang yang dapat digunakan untuk biaya pendidikan tinggi anak di masa depan.
Anda dapat membaca kelebihan Prulink Edu Protection di website ini: Asuransi Pendidikan PRUlink Edu Protection: Solusi Perlindungan Biaya Pendidikan Anak Anda
Berapakah premi untuk dapat memiliki produk ini? Prulink Edu Protection memiliki fleksibilitas premi dan penempatan investasi. Minimum premi untuk produk ini adalah sebesar Rp. 500 ribu per bulan. Cukup memadai bukan?

Dengan premi tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak untuk masuk universitas dan mempertimbankan biaya inflasi ke depan.
Asuransi bukan untuk menjamin hidup anda, tapi untuk memberi SECERCAH KEHIDUPAN buat keluarga anda saat anda tidak lagi bersama mereka
Selain premi yang fleksibel maka berikut ini adalah lima kelebihan program Prulink Edu Protection, yaitu: 
  1. Melindungi anak sebagai tertanggung utama dan orang tua sebagai tertanggung tambahan dalam satu polis.
  2. Memberikan manfaat bulanan berupa dana tunai sampai anak berusia 18 atau 25 tahun.
  3. Setiap tiga tahun sekali manfaat bulanan tersebut akan naik sebesar 15 persen dari nilai manfaat bulanan awal.
  4. Prudential akan melanjutkan pembayaran premi polis anak sampai dengan anak berusia 18 atau 25 tahun, jika terjadi risiko terhadap diri orang tua, yaitu meninggal dunia, kondisi kritis, atau menderita cacat total dan tetap.
  5. Memberikan kemudahan untuk memperoleh perlindungan yang sama bagi anak kedua, sesuai ketentuan yang berlaku di Prudential Indonesia
Contoh ilustrasi Prulink Edu Protection Asuransi Pendidikan Plus Investasi (Unit Link) Prudential:
  • Ayah Cerdas: 34 Th / Tidak merokok
  • Anak (Tertanggung Utama): 4 Th
  • Masa menabung hingga anak berusia 18 Th
  • Investasi: 1 Juta/Bulan
Manfaat asuransi:
  1. Jika misalnya Ayah Cerdas meninggal dunia pada saat usia tidak melebihi 70 tahun, maka akan dibayarkan Santunan Biaya Hidup atau Uang Pertanggungan PRUlink term sebesar Rp. 800juta kepada ahli waris.
  2. Apabila Ayah Cerdas memenuhi kriteria salah satu dari 33 Kondisi Kritis/Cacat Total dan Tetap/meninggal dunia, maka STOP bayar premi. Prudential akan membayarkan premi sampai dengan usia Anak 18 tahun.
  3. Apabila Ayah Cerdas memenuhi kriteria salah satu dari 33 Kondisi Kritis / Cacat Total dan Tetap / Meninggal dunia, Prudential akan membayarkan manfaat beasiswa bulanan sebesar Rp. 750rb sampai dengan usia Anak 18 Th. Jumlah pendapatan bulanan ini akan meningkat sebesar 15% dari jumlah Uang Pertanggungan PRU Edu Protection setiap 3 tahun sekali dihitung berdasarkan Uang Pertanggungan PRUedu protection yang ditentukan pertama.
  4. Nilai Tunai sebagai manfaat investasi unit link.
Prulink Edu Protection memberikan Rasa Aman kepada semua orang tua yang sayang akan buah hatinya, sehingga anak-anak Anda tetap sekolah ditempat terbaik seandainya terjadi sesuatu terhadap diri Anda selaku orang tua.
Jika Anda tertarik untuk melindungi pendidikan anak Anda, silakan baca artikel ini: Jangan Baca Artikel ini, Kecuali Anda Ingin Melindungi Pendidikan Anak Anda di Masa Depan
Jika ANDA membutuhkan perhitungan atau ilustrasi lebih lengkap dari PRUlink Edu Protection secara GRATIS, sila hubungi saya SEKARANG!

Banner 300 - jangan salahkan laptop 2

agen asuransi prudential untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya





Wednesday, October 21, 2015

Asuransi Pendidikan PRUlink Edu Protection: Solusi Perlindungan Biaya Pendidikan Anak Anda
Asuransi Pendidikan PRUlink Edu Protection: Solusi Perlindungan Biaya Pendidikan Anak Anda
Setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang baik bahkan yang terbaik. Orang tua yang baik akan membekali anak-anaknya dengan pendidikan sebagai dasar untuk mereka meraih cita-cita di kehidupan mendatang. 

Pendidikan adalah jenjang yang harus ditempuh oleh setiap anak agar memiliki masa depan yang cerah, melalui pendidikan cita-cita yang didamba-dambakan akan menjadi nyata, pula melalui pendidikan seseorang akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak, semakin baik pendidikan yang dilalui oleh anak, maka semakin baik pula bayangan masa depannya.

Tapi, sadarkah Anda bahwa biaya pendidikan terus meningkat setiap tahunnya?

Siapapun mengetahui bahwa kualitas suatu lembaga pendidikan biasanya beriringan dengan biaya pendidikan yang harus dibayar, semakin tinggi kualitasnya maka semakin tinggi pula biaya yang harus dibayar, sehingga untuk menyekolahkan anak di lembaga pendidikan berkualitas tinggi orang tua harus mempersiapkan dana yang besar.
Menurut data, inflasi di sektor pendidikan mencapai 20% per tahunnya. Inflasi untuk sekolah swasta di Indonesia sekitar 20% per tahun, dan 15% per tahun untuk universitas di Indonesia. Berikut ini adalah ilustrasi mengenai biaya pendidikan di Indonesia agar Anda dapat mempersiapkan diri.

Sebagai contoh estimasi inflasi sekitar 7% per tahun, maka dalam 10 tahun saja, total inflasi menjadi sebesar 70%.

Katakanlah biaya kuliah saat ini tahun 2015 (sebagai contoh) per semester di salah satu jurusan di Universitas Negeri sebesar Rp. 5 juta per semester. Maka selama 8 semester akan membutuhkan dana sebesar Rp. 40 juta. Uang pangkal sekitar Rp. 20 juta. Ditambah uang buku sekitar Rp. 2 juta per semester. Selama 8 semester Rp. 16 juta. Ditambah uang makan, uang transportasi, biaya kost (jika kulaih di kota lain), katakanlah Rp. 2 juta per bulan. Satu tahun menghabiskan Rp. 24 juta. Dalam 4 tahun akan menghabiskan Rp. 96 juta. Sehingga total biaya pendidikan anak Anda sampai ia tamat sekitar Rp. 172 juta.

Nah seandainya Anda berencana agar anak Anda kuliah 10 tahun mendatang dengan perkiraan inflasi mencapai 70% (10 tahun x 7% inflasi pendidikan/tahun). Maka, total biaya yang harus Anda sediakan agar anak Anda dapat kuliah di tahun 2025 adalah sekitar sebesar Rp. 292 juta. Artinya Anda harus menabung sebesar Rp. 2.4 juta per bulan selama 10 tahun. Dengan catatan, anak Anda diterima di perguruan tinggi negeri. Perhitungan ilustrasi biaya pendidikannya akan berbeda jika anak Anda masuk ke perguruan tinggi swasta.

Satu hal lagi, ilustrasi biaya pendidikan di atas didasarkan atas tingkat inflasi sebesar 7%. Padahal tingkat inflasi pendidikan di Indonesia rata-rata berkisar 15% per tahun. Sehingga 10 tahun ke depan kenaikan biaya pendidikan akan menjadi 150%.

Ingat! Biaya pendidikan terus meningkat setiap tahunnya. Itu pasti.

Lalu, sudah siapkah Anda untuk mewujudkan impian pendidikan anak Anda? 

Atau bagaimana jika terjadi sesuatu pada Anda, sudahkah Anda siap melindungi masa depannya?

Pendidikan untuk anak sangat penting, baik itu formal dan non-formal. Pendidikan adalah aset terbaik yang bisa Anda berikan untuk kehidupannya di masa datang. Bersama PRUlink Edu Protection, kami siap membantu Anda memberi solusi perlindungan biaya pendidikan buah hati.

Mulailah mempersiapkan asuransi pendidikan PRUlink Edu Protection anak dari sekarang!

Jika anda membutuhkan bantuan untuk merencanakan biaya pendidikan buah hati anda, silahkan hubungi saya.

agen asuransi berlisensi AAJI untuk wilayah Medan



Monday, October 19, 2015

Apakah Alasan Yang Paling Logis Kenapa Asuransi Itu Penting
Apakah Alasan Yang Paling Logis Kenapa Asuransi Itu Penting
Apakah alasan yang logis kenapa asuransi itu penting? Siapakah dari antara kita yang tidak pernah mengalami sakit?

Setiap orang pasti pernah sakit. Sakit itu PASTI, hanya kapan sakitnya itu yang tidak pasti.

Sama halnya dengan setiap orang pasti sadar bahwa pada akhirnya akan meninggal, namun tidak pasti kapan ia akan meninggal.

Seorang kepala keluarga seharusnya memberikan perlindungan kepada anggota keluarga lainnya.

Sehingga saat si pencari nafkah meninggal dunia dia sudah meninggalkan persiapan yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkannya.
Informasi berikut ini terkait dengan betapa pentingnya asuransi itu : Asuransi Adalah Bukti Cinta dan Tanggung Jawab Kita Kepada Keluarga
Saat kepala keluarga membuat perencanaan keuangan keluarga sebaiknya tidak melewatkan anggaran dananya untuk kepemilikan asuransi. Tapi sering terjadi kita mengabaikan pentingnya asuransi jiwa dan lebih mendahulukan untuk memiliki atau mengasuransikan rumah, mobil atau motor.

Alasannya kalau kita kehilangan kendaraan atau rumah, dapat segera mendapat gantinya. Padahal kalau kehilangan jiwa, bagaimana?

Ketika sang kepala keluarga atau pencari nafkah meninggal dunia begitu saja, tanpa ada persiapan apapun yang ditinggalkan bagi istri dan anak-anaknya, dapat dipastikan keluarganya akan mengalami kesusahan karena tidak mampu menyesuaikan dan menyiapkan diri karena hilangnya penghasilan keluarga secara drastis dan tiba-tiba.

Asuransi Penyakit Kritis Allianz UP 1 Miliar 

Istri akan banting tulang untuk menghidupi kebutuhan anak-anaknya. Inikah kehidupan yang ingin Anda tinggalkan untuk anak dan istri Anda?

Asuransi adalah salah satu cara yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk membantu mereka dalam penyediaan jaminan finansial. Sebagian orang menyadari perlunya memiliki jaminan finansial dan membeli asuransi untuk mencukupinya. Tetapi ada juga sebagian lainya yang tidak menyadari betapa perlu dan pentingnya asuransi.
Asuransi melindungi keluarga dari masalah keuangan akibat hilangnya pemasukan keluarga.
Pasti masih ada diantara kita yang berpikir bahawa memiliki asuransi itu tidak penting dan membayar premi asuransi seperti ‘membuang uang’, karena manfaatnya tidak langsung terasa. Padahal tidak seperti itu.

Banyak alasan logis lainnya yang menjelaskan kenapa asuransi jiwa dan kesehatan itu penting, Cobalah Anda baca dan simak 3 poin pentingnya memiliki asuransi jiwa dan kesehatan berikut ini:
  1. Musibah Datangnya Tak Terduga
  2. Biaya Kesehatan Terus Meningkat
  3. Kematian Adalah Hal Yang Pasti
Kita semua pasti akan tua. Kemampuan kita untuk mencari penghasilan atau bekerja akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Ada saatnya nanti kita tidak mampu lagi bekerja dan memperoleh penghasilan. Di situlah kita membutuhkan suatu jaminan finansial.
Informasi pentingnya memiliki asuransi dan apa alasan kenapa belum memiliki asuransi di website ini: Belum Punya Asuransi? Ini 5 Alasan Kenapa Asuransi itu Penting dan Harus Anda Miliki Sekarang
Dengan menyadari bahwa asuransi itu penting serta memiliki perlindungan asuransi jiwa, biaya hidup dapat tetap di topang dan kehidupan serta kondisi keuangan pun akan memperoleh jaminan.

Apakah saat ini Anda masih berpikir bahwa asuransi itu tidak penting? Sebaiknya segera katakan YA kepada asuransi. Silahkan hubungi saya untuk mendapatkan ilustrasi jenis asuransi apa yang cocok untuk kebutuhan Anda secara GRATIS.

Apakah Alasan Yang Paling Logis Kenapa Asuransi Itu Penting

Wednesday, October 14, 2015

Jangan Baca Artikel ini, Kecuali Anda Ingin Melindungi Pendidikan Anak Anda di Masa Depan
prulink edu protection melindungi pendidikan anak anda
Bukankah pendidikan anak Anda merupakan hal TERPENTING dalam Kehidupan anda? Aset paling berharga yang bisa diberikan orang tua bai putra putrinya adalah PENDIDIKAN. Sudahkah pendidikan anak-anak Anda di masa depan terlindungi? Sudah tahukah Anda bahwa dalam 15 tahun kedepan biaya pendidikan 4x LIPAT lebih MAHAL dari sekarang?

Jika Anda ingin melindungi pendidikan anak Anda di masa depan, coba simak apa yang dipaparkan oleh Safir Senduk berikut ini.

"Ketika beberapa hari lalu saya mengikuti sebuah seminar di Surabaya, saya kaget ketika seorang peserta seminar bercerita tentang mahalnya biaya masuk kuliah dari sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Jumlahnya tidak usah saya ceritakan berapa, tapi yang jelas sangat mahal. Padahal, itu baru uang masuknya doang. Hal ini membuat saya semakin yakin bahwa yang namanya Biaya Pendidikan harus dipersiapkan sejak sekarang. Betul, memang tidak semua Biaya Pendidikan itu mahal. Bervariasinya bentuk sekolah, terutama sekolah yang jenjangnya sudah cukup tinggi seperti Sekolah Tinggi, Akademi atau Universitas, membuat tidak semua standar biaya bisa sama. Jangankan pendidikan tinggi, jenjang sekolah yang lebih rendah seperti SD, SMP dan SMU saja bisa bervariasi biayanya satu sama lain. 

Itulah karenanya beberapa di antara Anda ada yang merasa mampu untuk membayar biaya pada Sekolah A, tetapi tidak mampu untuk membayar biaya pada Sekolah B yang harganya lebih mahal. Namun demikian, perlu diketahui bahwa bukan berarti Sekolah A yang biayanya dinilai murah tersebut akan tetap sama murahnya pada tahun-tahun mendatang. Ini karena yang namanya Biaya Pendidikan pasti akan naik terus dari tahun ke tahun. Jadi, kalaupun sekarang ada sekolah yang biaya pendidikannya dirasa tidak mahal, tetapi karena biaya tersebut naik terus tiap tahun, jatuh-jatuhnya pasti mahal. 

Saya beri contoh sederhana saja: anggap saja sekarang anak Anda berusia 3 tahun. Pertanyaannya gampang, kalau sekarang Uang Pangkal SMU adalah Rp 4 juta, dan usia rata-rata seseorang masuk SMU adalah ketika pada usia 15 tahun, apakah nantinya Anda akan membayar jumlah yang sama ketika nantinya anak Anda masuk SMU sekitar 12 tahun lagi? Pasti beda, karena nantinya Biaya Pendidikan tersebut pasti akan jauh lebih mahal.

prudential prulink edu protection

Cara Menghitung Biaya Pendidikan
Lalu, bagaimana cara Anda bisa menghitung dan memperkirakan jumlah Biaya Pendidikan anak Anda kelak kalau biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun? Kan, Anda tidak tahu berapa persen jumlah kenaikannya setiap tahun? Betul. Kita memang tidak bisa memperkirakan dengan pasti berapa jumlah Biaya Pendidikan anak kita kelak. Yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan asumsi tertentu, dan berharap supaya pengandaian tersebut tidak meleset. 

Sebagai contoh, kita bisa menggunakan asumsi bahwa setiap tahun Biaya Pendidikan akan selalu naik sebesar 10 persen setiap tahun. Rata-rata. Dengan demikian, kalau misalnya Uang Pangkal masuk SMU pada saat ini adalah Rp 4 juta, tahun depan bisa diperkirakan bahwa Uang Pangkal tersebut akan menjadi Rp 4.400.000,-. Darimana angka itu didapat? Gampang: Rp 4 juta + (10% x Rp 4 juta) TINGGAL DIKALIKAN.

Sebetulnya, selain cara di atas, Anda juga bisa memakai rumus: Rp 4 juta X 1,1. Lho, kok 1,1? Dapat dari mana itu? Oh, itu sih cuma matematika sederhana. 1,1 kan sama dengan 10% di atasnya 100%. Jadi, 1,1 itu adalah bentuk desimal agar Anda lebih cepat dalam melakukan perkalian memperkirakan jumlah Biaya Pendidikan. 

Tapi kalau Anda mau pakai pengandaian kenaikan Biaya Pendidikan 20% per tahun, maka Anda bisa menggunakan bentuk desimal 1,2. Kalau asumsi kenaikan Biaya Pendidikannya adalah 30% per tahun, gunakan bentuk desimal 1,3. Begitu seterusnya. 

Nah, kembali ke contoh kenaikan 10% dalam satu tahun, maka apabila tahun ini Uang Pangkal masuk SMU adalah Rp 4 juta, maka tahun depan angka tersebut diperkirakan menjadi: Rp 4 juta x 1,1 = Rp 4.400.000. Itu untuk tahun depan. Kalau untuk dua tahun ke depan bagaimana? Anda bisa melakukan perkalian tersebut diatas dengan cara mengulangnya sampai dua kali, seperti ini: Rp 4 juta x 1,1 X 1,1 Kalau untuk lima tahun ke depan bagaimana? Ulang perkalian tersebut sampai lima kali, seperti ini: Rp 4 juta x 1,1 X 1,1 X 1,1 X 1,1 X 1,1. Kalau untuk 12 tahun ke depan? Ulang sampai duabelas kali. Begitu seterusnya. 

Memang, yang namanya perkiraan Biaya Pendidikan seringkali tidak bisa dihitung dengan cara yang sesederhana itu. Tapi melakukan perkiraan jelas masih lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Dengan adanya angka perkiraan seperti yang sudah Anda pelajari di atas tadi, maka Anda bisa lebih mudah dalam melakukan persiapan. Ibarat Anda sedang bepergian, Anda tahu dengan pasti ke mana arah yang sedang Anda tuju. Jadi, kalau Anda ingin mempersiapkan dana pendidikan untuk anak Anda, hal yang paling penting adalah dengan melakukan perhitungan tentang berapa perkiraan jumlah Biaya Pendidikan anak Anda kelak. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengatur strategi agar siap bila tiba saatnya nanti."

asuransi pendidikan melindungi pendidikan anak anda

Jika sudah sadar biaya pendidikan MAHAL, maka terserah anda mau disiapkan sejak SEKARANG, atau menununggu saja dekat waktunya dan Anda BARU BINGUNG.

Jika anda membutuhkan bantuan untuk merencanakan biaya pendidikan buah hati anda, silahkan hubungi saya.


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya


Monday, October 12, 2015

Rahasia Bagaimana Cara Memilih Kriteria Asuransi Kesehatan Terbaik
rahasia cara memilih kriteria asuransi kesehatan
"Kesehatan bukan segalanya, tetapi segala-galanya tanpa kesehatan tak berarti" (health is not everything, but without health everything is nothing). Setiap orang, siapa pun pasti tidak ingin sakit. Apalagi sakit yang sampai harus menghabiskan banyak biaya. Segala cara ditempuh agar tidak jatuh sakit. Misalnya dengan menjaga gaya hidup sehat dan menjaga perilaku hidup sehat.

Tapi siapa sih manusia di muka bumi ini yang tidak pernah sakit? Manusia itu bisa sakit, PASTI. Kapan sakitnya? Tidak Pasti. Nah karena kita tidak tau kapan kita akan sakit perlu dipikirkan cara bagaimana jika kita sakit untuk menanggulangi masalah biaya, terlebih-lebih jika harus sampai dirawat di rumah sakit yang tentunya akan membutuhkan biaya yang besar.

Salah satu caranya adalah dengan mengambil asuransi kesehatan. Namun persoalannya, bagaimana memilih asuransi kesehatan terbaik? Apa yang dimaksud dengan asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan adalah asuransi yang memberikan penggantian biaya kesehatan jika pemegang polis dirawat di rumah sakit karena terkena penyakit atau kecelakaan. Besarnya penggantian sesuai jumlah tagihan dari rumah sakit dengan batasan limit tertentu berdasarkan rencana asuransi yang diambil. Asuransi adalah bagian dalam cara mengelola keuangan keluarga.

Asuransi kesehatan berbeda dengan asuransi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis memberikan santunan tunai jika menderita penyakit kritis tertentu. Santunan tunai diberikan satu kali secara lump-sum atau pembayaran premi sekaligus.

Berikut ini adalah cara memilih kriteria asuransi kesehatan terbaik yang patut dijadikan pertimbangan:

1. Pembayaran Non Tunai (Cashless)

Dengan penggunaan fitur ini, penggantian klaim menjadi lebih mudah. Saat masuk rumah sakit, Anda tidak perlu membayar, namun cukup menyelesaikan tagihan dengan menggesek kartu asuransi. Tidak perlu bayar dimuka, yang kemudian masih harus di reimburse ke asuransi (reimbursement).

Namun, fitur ini mensyaratkan rumah sakit tempat Anda dirawat sudah bekerjasama dengan pihak Asuransi karena rumah sakit harus memiliki dan memasang mesin untuk menggesek kartu asuransi. Jika tidak kerjasama, meskipun asuransi memiliki sistem klaim seperti ini, Anda terpaksa harus tetap membayar dimuka dan kemudian menyelesaikan dengan reimbursement.

2. Plafond and Premi Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan

Jika skema yang diambil lebih rendah, saat nanti dirawat inap, Anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menutupi kekurangan yang tidak dijamin asuransi. Tentu saja, tingginya plafond berhubungan lurus dengan besarnya premi. Semakin mahal harga kamar rumah sakit, semakin mahal harga premi yang harus dibayar.

Sesuaikan premi dengan kemampuan, jangan malah nantinya memberatkan keuangan Anda. Harus siap trade-off antara premi dan plafond. Meskipun seringkali tidak mudah, karena soal kesehatan, misalnya pemilihan kamar rumah sakit, orang lebih emosional dan cenderung ingin nyaman serta bagus, yang implikasinya harga kamar yang mahal. Idealnya plafond Asuaransi kesehatan dipilih sesuai keinginan dan kemampuan Anda.

3. Tanpa Limit Per Perawatan

Terdapat limit atau plafond yang membatasi jumlah maksimum klaim biaya kesehatan. Umumnya, asuransi menerapkan dua jenis limit, pertama adalah limit gabungan semua perawatan dan kedua adalah limit per perawatan. Misalnya, limit pertama membatasi gabungan semua biaya perawatan Rp 250 juta dalam setahun, sementara limit kedua membatasi biaya perawatan bedah Rp 10 juta setahun, biaya konsultasi Rp 10 juta setahun dan seterusnya.

Ada asuransi yang hanya menggunakan limit pertama, ada yang hanya limit kedua dan ada pula yang menggunakan kedua limit secara bersamaan. Sebaiknya pilih asuransi yang menerapkan limit pertama, atau dengan kata lain tidak membatasi biaya per perawatan. Maksudnya supaya pemegang polis fleksibel berobat berbagai perawatan selama limit total masih ada. Asuransi yang membatasi dengan limit pertama dan limit kedua, tentu saja, yang paling tidak ideal.

4. Prioritaskan Rawat Inap

Biaya kesehatan mencakup rawat jalan dan rawat inap. Sebaiknya fokuskan pada asuransi yang menanggung biaya rawat inap karena perawatan ini yang biayanya paling besar. Jika memiliki uang lebih, bisa mengambil tambahan asuransi rawat jalan.

5. Masa tunggu penyakit (Grace Period)

Asuransi kesehatan mensyaratkan masa tunggu, beberapa penyakit tidak dapat diklaim selama jangka waktu tertentu sejak tanggal masa berlaku asuransi. Beberapa perusahaan asuransi menetapkan penyakit berikut baru bisa diklaim 12 bulan kemudian, misal asthma; TBC (Tuberculosis); batu ginjal, saluran kemih dan kandung kemih; darah tinggi (hipertensi), jantung dan pembuluh darah, kencing manis (Diabetes Mellitus), vertigo, dan lain – lain. Tanyakan ke pihak asuransi penyakit apa yang masuk masa tunggu dan berapa lama.

asuransi kesehatan prudential terbaik


6. Perhatikan cara pembayaran auto debit kartu kredit

Meskipun sepertinya memudahkan dan biasanya premi dibayar bulanan (jadinya terlihat lebih ringan), harap hati – hati melakukan pembayaran dengan auto-debit kartu kredit. Jika terpaksa menggunakan metode ini karena asuransi tidak menyediakan alternatif pembayaran lain, pastikan Anda tahu kapan pembayaran dimulai dan bagaimana prosesnya jika ingin berhenti.

7. Sebaiknya hindari mengambil asuransi kesehatan via telepon

Tawaran asuransi kesehatan lewat tele-marketing mulai banyak bermunculan. Biasanya bekerjasama dengan penerbit kartu kredit. Terkait produk yang cukup kompleks, seperti asuransi kesehatan, sebaiknya renungkan, analisa dan jika sempat lakukan riset, sebelum mengambil keputusan.

Karenanya, tidak disarankan mengambil keputusan seketika saat penawaran oleh telemarketing. Beberapa dari Anda mungkin pernah mengalami sendiri cepat dan ringkasnya proses penawaran tersebut, sehingga banyak info detail yang tidak bisa disampaikan karena terbatasnya waktu.

Jika memang tertarik dan butuh waktu untuk memikirkannya, Anda bisa meminta nomer kontak pihak asuransi, yang nanti bisa Anda hubungi ketika sudah siap.

Itulah rahasia bagaimana cara memilih kriteria asuransi kesehatan terbaik. Dengan adanya kriteria di atas, diharapkan dapat membantu Anda dalam memilih asuransi kesehatan yang tepat dan sesuai. Jika Anda membutuhkan saran atau ilustrasi asuransi kesehatan terbaik yang sesuai dengan kriteria Anda, silahkan kontak saya. Gratis.


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya



*dari berbagai sumber

Friday, October 9, 2015

Belum Punya Asuransi? Ini 5 Alasan Kenapa Asuransi itu Penting dan Harus Anda Miliki Sekarang
5 alasan asuransi itu sangat penting - solusi asuransiku
Apa yang membuat asuransi itu penting dan harus dimiliki? Harus diakui bahwa jumlah orang yang memiliki asuransi jiwa di Indonesia masih sangat rendah. Secara statistik memang di Indonesia masih sangat kecil masyarakat yang memiliki program asuransi secara pribadi.

Menurut data yang ada, jumlah pemilik polis di asuransi jiwa pada Semester I 2015 sebanyak 56,4 juta orang (1). Artinya, dari total proyeksi penduduk Indonesia pada tahun 2015 sebesar 255,5 juta jiwa (BPS, Proyeksi Penduduk Indonesia (Indonesia Population Projection) 2010 – 2035), hanya 22 persen penduduk Indonesia yang memiliki proteksi

Rendahnya kesadaraan berasuransi dan kepemilikan polis asuransi di Indonesia disebabkan banyak hal. Diantaranya ada alasan faktor agama. Hal lain misalnya mitos mengurus klaim susah, dan perusahaan asuransi akan mempersulit klaim untuk menghindar dari kewajiban membayar klaim. Atau adanya salah pengertian seperti ini: "membeli asuransi (jiwa) seperti menggadaikan nyawa mereka ke pihak lain".  Kondisi di Indonesia yang belum semua penduduk memiliki polis asuransi ini jauh tertinggal dibandingkan Singapura, yang setiap warganya memiliki 3-4 polis asuransi.

Walaupun demikian pertumbuhan asuransi di Indonesia dari tahun ke tahun bertumbuh pesat. Rata rata pertumbuhan premi naik 20% setiap tahunnya. Kondisi positif ini menunjukkan situasi yang makin berbenah.

Banyaknya tawaran produk-produk asuransi (jiwa) seringkali membuat bingung dan membuat pening kepala. Penting banget tidak sih masuk Asuransi itu? Jangan-jangan itu hanya membuang-buang uang saja. Atau malah membuat perusahaan asuransi atau agentnya tambah kaya. Atau asurnasi itu memang benar ada manfaatnya?

Manfaat asuransi belum akan benar-benar terasa sebelum resiko yang ditanggung menimpa kita dan manfaatnya tidak langsung dirasakan oleh pemiliknya, namun justru dirasakan oleh ahli warisnya. Lalu apa alasannya kenapa kita harus memiliki asuransi.

asuransi jiwa itu tidak penting - solusi asuransiku

Berikut ini adalah 5 alasan kenapa asuransi itu penting dan harus Anda miliki sekarang!

1. Melindungi peristiwa yang sudah pasti – KEMATIAN

Manusia itu bisa Sakit, PASTI. Kapan sakitnya? Tidak Pasti. Manusia itu bisa kecelakaan, PASTI, seperti apa kecelakaannya dan seberapa besar tingkat keparahan kecelakaannya, Tidak pasti, termasuk kapan akan Celaka. Manusia itu akan Meninggal, PASTI. Kapan? Tidak Pasti.

Pernahkah Anda membayangkan jika sewaktu-waktu Anda sebagai pemberi nafkah keluarga meninggal dunia secara tiba-tiba, siapakah yang akan membiayai dan melindungi keluarga dari masalah keuangan setelah Anda pergi? Untuk Anda yang memiliki asuransi jiwa mungkin hal ini tidak akan terlalu mengkhawatirkan, karena pada dasarnya Asuransi jiwalah yang akan mengatasinya masalah ini. Asuransi jiwa memungkinkan keluarga membayar berbagai biaya serta hutang yang mungkin masih tersisa.

Ketika kita meninggalkan dunia ini tidakkah kita ingin tetap membahagiakan keluarga kita yang kita sayangi? Asuransi bukan ‘penolak kematian’ tapi asuransi juga sama sekali bukan ‘penyebab kematian'.

2. Antisipasi kejadian tak terduga - sedia payung sebelum hujan

Hidup memang selalu punya rahasianya sendiri. Sama seperti musibah atau kecelakaan, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana terjadi. Jika hal tersebut terjadi, akan ada biaya-biaya yang kita keluarkan untuk pengobatan di luar anggaran yang kita buat. Di saat seperti itulah peran asuransi kesehatan dibutuhkan, untuk mengkover segala biaya-biaya pengobatan yang harus dikeluarkan ketika hal itu terjadi. Bahkan ketika pemilik asuransi yang juga berperan sebagai pencari nafkah mendapatkan penyakit berat yang menyebabkan dirinya tidak mampu lagi bekerja menghidupi keluarga. Asuransi akan membantu Anda mengatasi keuangan Anda yang berubah secara drastis ketika hal-hal tersebut terjadi.

3. Sebagai alat untuk berinvestasi dan agar lebih disiplin menabung

Setiap orang pasti menginginkan dana hasil usahanya bisa berkembang melalui investasi. Tentunya investasi yang benar dan aman bukan investasi penipuan atau investasi bodong.  Berinvestasi di asuransi yang ada unit link (kaitannya dengan investasi) menjadi pilihan yang cukup bijak. Hal ini dapat Anda bandingkan ketika menabung di bank yang sering kali terkena inflasi dan seringnya anda menarik uang di ATM. Yang tanpa Anda sadari habis begitu saja. Dengan memiliki asuransi Anda tidak hanya diajarkan untuk menabung untuk jangka panjang, namun juga membiasakan diri untuk berdisplin dalam mengatur anggaran keuangan. Hasil dari tersebut nantinya juga dapat Anda gunakan untuk apa saja, untuk beli rumah, mobil impian atau perjalanan liburan ke tempat yang Anda inginkan.

4. Berguna untuk mendapatkan dan menyusun rencana masa depan

Biaya sekolah anak, dana pensiun, pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, dan lain sebagainya adalah beberapa hal yang akan dibutuhkan di masa depan. Agar semua keinginan dan kebutuhan tersebut bisa tercapai suatu hari nanti, maka langkah Anda hari ini adalah penentunya. Seberapa besar Anda berusaha untuk mencapainya serta berapa besar Anda menabung untuk masa depan Anda, itulah yang akan menjaminnya. 

Di antara kelebihan dari asuransi terutama yang berkaitan dengan investasi sangat berguna untuk masa depan anda membantu mewujudkan rencana-rencana masa depan anda. Mario Teguh menyakinkan bahwa asuransi adalah ‘uang kecil membeli uang besar’.

5. Memberikan ketenangan dan kedamaian

Dengan memiliki asuransi maka kita akan tenang. Asuransi memberi seseorang sesuatu yang berharga yaitu ketenangan pikiran karena mengetahui keluarganya tidak akan terlantar saat sesuatu yang tidak terduga terjadi seperti kematian. Ketenangan ini penting. Dalam menjadi hidup hari demi hari, aktivitas apapun yang kita lakukan akan mudah jika jiwa kita tenang. Keresahan dan kegelisahan jiwa akan membawa dampak buruk bagi kesehatan kita.

Apabila Anda ingin mempersiapkan masa depan yang lebih baik, mendapatkan proteksi yang maksimal, serta ingin menginvestasikan uang Anda di jalur yang tepat, maka itulah 5 alasan kenapa asuransi itu penting dan harus anda miliki sekarang.

Jangan biarkan diri Anda terpapar risiko tanpa terlindungi karena risiko bisa datang kapan saja dan di mana saja tanpa pandang bulu.  

Dan kenapa harus menungu besok, jika Anda bisa memilikinya

<<< SEKARANG >>>


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya



(1): keuangan.kontan.co.id/news/jumlah-peserta-asuransi-jiwa-menyusut

Thursday, October 8, 2015

Apakah Masih Perlu Asuransi Kesehatan Swasta Jika Sudah Memiliki BPJS?
bpjs dan asuransi kesehatan swasta
Berdasarkan ketentuan Undang – Undang dan Peraturan Pemerintah (pasal 14 UU BPJS), semua warga negara Indonesia wajib menjadi anggota BPJS Kesehatan. BPJS sendiri dalam prakteknya menawarkan perlindungan memadai dengan biaya premi murah. Lalu apakah masih perlu memiliki Asuransi Kesehatan Swasta?

Banyak orang yang berpikir dengan diluncurkannya program BPJS maka akan 'menggusur" pelayanan asuransi kesehatan swasta di tanah air.

Namun ternyata pikiran ini sedikit keliru karena produk-produk asuransi kesehatan swasta masih tetap diminati. Bahkan banyak orang yang menjadi peserta BPJS dan asuransi kesehatan swasta sekaligus.

Lalu bagaimana, apakah Anda yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS akan tetap mengambil asuransi kesehatan swasta? Atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan tersebut masyarakat perlu kiranya memahami perbedaan antara manfaat BPJS dan Asuransi Kesehatan.

Setelah itu barulah bisa kita memutuskan apakah masih memerlukan asuransi kesehatan swasta, atau BPJS, atau malah dua-duanya.

Berikut ini adalah perbedaan antara asuransi kesehatan swasta dan layanan BPJS:

1. Pilihan Rumah Sakit

Asuransi Kesehatan Swasta

Asuransi kesehatan swasta pada dasarnya menerima klaim dari semua rumah sakit, termasuk yang belum kerjasama. Bedanya, kalau belum kerjasama, pembayaran klaim dilakukan cara reimbursement (peserta membayar duluan), sedangkan yang sudah kerjasama, pembayaran cukup dengan kartu (cashless).
Jika Anda tertarik dengan alternatif asuransi kesehatan PRU HS Prudential, sila baca website ini: Rahasia Menghilangkan Kecemasan Saat Dirawat di Rumah Sakit Dengan Asuransi Kesehatan PRU HS Prudential
BPJS

BPJS hanya bisa digunakan di rumah sakit yang sudah kerjasama. Rumah sakit swasta banyak yang belum kerjasama dengan BPJS. Kalau tidak kerjasama, peserta tidak bisa menggunakan jaminan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Memang untuk kondisi gawat darurat, BPJS memperbolehkan perawatan di rumah sakit yang belum kerjasama. Setelah kondisi gawat darurat diatasi, peserta akan segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS. Tentu saja, kriteria gawat darurat dari BPJS harus dipenuhi.

2. Nilai Uang Iuran/ Premi

Asuransi Kesehatan Swasta

Uang premi untuk asuransi kesehatan swasta terbilang cukup mahal dan sulit dijangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Peserta asuransi kesehatan swasta harus membayar paling tidak tarifnya Rp 300 sd Rp 500 rb per orang per bulan. Apalagi kalau asuransi yang digabung dengan investasi (unit link), preminya bisa lebih mahal lagi, bisa 800 sd 1 juta per orang per bulan.

Dan itu juga tergantung jenis asuransi kesehatan mana yang diambil dan dari perusahaan asuransi mana. Premi dibayar dengan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun.

Informasi tambahan asuransi kesehatan swasta:

- Premi juga akan semakin mahal jika peserta yang diasuransikan adalah seorang perokok.
- Makin tua umur peserta maka preminya akan semakin mahal.
- Ada perbedaan harga premi untuk peserta laki-laki dan perempuan

BPJS

Dibandingkan premi asuransi kesehatan swasta, iuran BPJS sangat murah, maksimum sekitar Rp 60 ribu per bulan per orang. Untuk pekerja non formal seperti pedagang, nelayan, pengangguran, atau freelancer, iuran BPJS juga sangat terjangkau karena minimal mereka bisa membayar Rp 25.500 rupiah per bulan untuk perawatan kelas III di rumah sakit.

Iuran BPJS ini ditarik setiap bulan dan ada denda sebesar 2 persen dari total iuran seandainya Anda telat membayar.

Informasi BPJS lainnya:

- Tidak ada perbedaan besaran premi antara peserta yang perokok dan bukan perokok
- Tidak ada perbedaan besaran iuran antara peserta tua dan muda
- Tidak ada perbedaan besaran premi antara peserta yang laki-laki dan perempuan


Asuransi Penyakit Kritis Allianz UP 1 Miliar 

3. Sistem Layanan Berobat

Asuransi Kesehatan Swasta

Di asuransi kesehatan swasta tidak terdapat sistem rujukan berjenjang. Layanan biasanya akan lebih cepat. Pasien dapat langsung ke rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan atau untuk rawat inap. Hampir semua rumah sakit menerima asuransi kesehatan swasta sehingga prosesnya tidak sulit dan cenderung tidak berbelit-belit. Prosesnya jauh lebih sederhana dan cepat.

BPJS

Berbeda dengan asuransi kesehatan swasta, di BPJS berlaku sistem rujukan berjenjang. Artinya peserta harus datang dahulu ke fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, yaitu puskesmas, klinik atau dokter keluarga, yang sudah ditunjuk oleh BPJS.

Fasilitas kesehatan tingkat pertama mendiagnosa dan memberikan rujukan kepada peserta untuk ke rumah sakit yang kerjasama dengan BPJS. Keputusan rujukan sepenuhnya ditangan faskes tingkat I. Bukan di tangan peserta.

Walaupun peserta ingin dirujuk ke rumah sakit tertentu, mungkin karena langganan dengan dokternya, selama fasilitas kesehatan tingkat pertama tidak memberikan, maka tidak bisa. Birokrasi ini terkadang berbelit-belit. Belum lagi antriannya cukup panjang untuk memperoleh pelayanan.

Selain itu rumah sakit yang menjadi mitra BPJS masih sedikit dibanding rumah sakit yang menjadi mitra asuransi kesehatan.

4. Asuransi Jiwa

Asuransi Kesehatan Swasta

Banyak asuransi kesehatan swasta yang memiliki fasilitas asuransi jiwa dalam programnya. Sehingga apabila peserta meninggal dunia, maka ahli warisnya akan menerima dana asuransi kematian.

BPJS

Di BPJS tidak ada program asuransi jiwa.

5. Batas Wilayah Pelayanan Kesehatan

Asuransi Kesehatan Swasta

Seandainya Anda sedang sakit dan berada di luar negeri, maka Anda dapat memanfaatkan asuransi kesehatan milik Anda. Kebanyakan asuransi swasta biasanya bisa menanggung pesertanya hingga ke luar negeri.

BPJS

BPJS adalah asuransi nasional, sehingga hanya berlaku di wilayah Indonesia saja. Jadi Anda harus mengeluarkan biaya ekstra jika terpaksa dirawat di luar negeri.

6. Fasilitas Double Klaim

Asuransi Kesehatan Swasta

Di perusahaan asuransi swasta, Anda dapat melakukan double claim. Double claim yang dimaksud adalah saat Anda sakit dan membayar dengan asuransi kantor, Anda tetap bia melakukan klaim ke perusahaan asuransi sesuai manfaat asuransi yang diambil.

BPJS

Sedangkan di BPJS tidak bisa dilakukan double claim. Contoh Anda sakit dan dibayar oleh asuransi kantor, Anda tidak bisa klaim lagi ke BPJS. Perlu diketahui BPJS hanya menerima klaim dari fasilitas kesehatan langsung dan tidak menerima klaim perorangan.

7. Pre – Existing Condition (Penyakit Bawaan)

Asuransi Kesehatan Swasta

Di asuransi kesehatan swasta perlu dilakukan medical check up. Hal ini diperlukan untuk mengetahui apakah calon peserta  apakah ada mengidap penyakit bawaan seperti gula darah, jantung dan lain-lain. Penyakit bawaan ini disebut pre-exesiting condition.

Jika ternyata calon peserta tersebut mendetita penyakit bawaan biasanya asuransi swasta tidak serta merta mau menanggung penyakit bawaan. Walaupun demikian ada juga asuransi swasta yang menanggung penyakit bawaan itu dengan syarat peserta telah menjadi peserta asuransi selama dua tahun. Artinya klaim untuk penyakit itu bisa dibayarkan setelah dua tahun.
Apakah Anda ingin mengetahui manfaat asuransi kesehatan PRUmed Prudential? Sila baca di website ini: Inilah Manfaat dan Ilustrasi PRUmed dari Asuransi Prudential
BPJS

BPJS tidak mengenal pre-existing condition. Semua penyakit ditanggung, termasuk penyakit yang sudah ada sebelum peserta bergabung dengan BPJS. Tidak ada diskriminasi. Karena itulah BPJS tidak mensyaratkan pemeriksaan kesehatan (medical check up) saat pendaftaran BPJS. Calon peserta cukup mengisi formulir dan melengkapi persyaratan kemudian membayar.

Berdasarkan hal di atas, BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta memang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Apakah Anda masih memerlukan asuransi kesehatan swasta walau sudah ada BPJS? Pilihan ada di tangan Anda.

Untuk kebutuhan asuransi Anda, baik asuransi kesehatan, pendidikan, pensiun dan lain-lain silahkan hubungi saya:


Bosan Jadi Karyawan? Ikuti Suasana Baru Di Kursus Internet Marketing SB1M Community
agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya


Wednesday, October 7, 2015

Rahasia Bagaimana Uang Kecil Bisa Membeli Uang Besar
rahasia uang premi kecil beli uang besar di asuransi
Apa yang dimaksud dengan rahasia uang kecil beli uang besar

Coba simak apa yang diungkapkan oleh Mario Teguh berikut ini:

"Uang kecil beli uang besar, itulah asuransi. Jika kamu tidak paksa diri bayar uang kecil, maka kamu akan dipaksa bayar uang besar. Simple."

Ya, rahasia tersebut ada hubungannya dengan asuransi. Yang dimaksud dengan uang kecil disini ialah iuran premi yang secara nilai memang kecil dibandingkan dengan uang yang harus dikeluarkan ketika terjadi risiko.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah ilustrasi rahasia uang kecil beli uang besar:

Pak Rudi memiliki asuransi yang mencover penyakit kritis sebesar Rp. 500jt (UP crisis cover). Dan dia baru membayar premi selama 3 tahun. Selama 3 tahun itu, premi yang telah dibayarkan sekitar Rp. 30 juta. Tidak disangka diawal tahun keempat, Pak Rudi divonis menderita kanker. Ketika terdeteksi kanker, maka uang pertanggungan yang tercantum di polis asuransinya akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi sehingga ia mendapatkan uang sebesar Rp. 500jt sesuai perjanjian dalam polis asuransinya. Dan uang tersebut dapat digunakan Pak Rudi untuk perawatan kemoterapinya.

Dapat dibayangkan bagaimana jika Pak Rudi tidak memiliki asuransi. Misalnya beliau hanya menabung secara biasa di bank konvensional. Pada saat itu duit yang ada di tabungan Pak Rudi hanya berjumlah Rp. 30jt saja (ditambah dengan bunga yang bisa dibilang sangat kecil). Apa yang dilakukan oleh Pak Rudi saat divonis menderita kanker dan membutuhkan banyak biaya? Dengan terpaksa Pak Rudi akan menjual aset-asetnya atau berhutang. Dan itu pun belum tentu cukup untuk menutup biaya pengobatannya.

Banyak orang masih menganggap bahwa uang premi adalah uang besar manakala tidak terjadi risiko alias tidak ada klaim. Hal ini patut disayangkan. Mereka pun menganggapnya sebagai sebuah ’kerugian’ karena kehilangan uang secara percuma atau "uang hangus".

Patut diingat asuransi adalah suatu cara untuk memindahkan risiko dengan membayar sejumlah uang atau premi kepada perusahaan asuransi.
Asuransi merupakan instrumen untuk mengamankan keuangan keluarga.
Mereka lupa bahwa berasuransi sama sekali berbeda dengan membeli barang, yang bisa dibawa pulang segera setelah membayar sejumlah uang. Asuransi adalah investasi untuk membuat setiap risiko dan ketidakpastian di masa depan menjadi lebih terukur dan terminimalisasi. Asuransi juga merupakan instrumen untuk mengamankan keuangan keluarga.

Orang yang menganggap premi asuransi sebagai uang besar, biasanya mereka baru menyadari pentingnya berasuransi ketika musibah tengah berlangsung dan perlahan-lahan mengalami ‘kehancuran’ keuangan dan perekonomian keluarga. Jelas tak seorang pun menginginkannya.

Jika hidup Anda cukup indah, bermakna dan berharga, maka selayaknya dia dijaga dan dilindungi dari ketidakpastian masa depan, sebelum risiko merenggut dengan paksa.

Apakah Anda masih menganggap uang premi adalah uang besar?


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya


Tuesday, October 6, 2015

Apa Tujuh Mitos Populer Yang Belum Tentu Benar Saat Akan Membeli Asuransi?
inilah tujuh mitos seputar asuransi
Tidak dapat dipungkiri bahwa kesadaran masyarakat kita  untuk membeli produk asuransi dapat dikatakan masih rendah. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Misalnya anggapan atau mitos yang mengatakan bahwa membeli asuransi itu rugi atau adanya ketidakleluasaan yang akan diperoleh jika membeli produk asuransi. Apakah mitos tersebut benar?


Mitos asuransi : ibu rumah tangga tidak perlu membeli asuransi
Mitos-mitos seperti inilah yang perlu diluruskan. Masyarakat perlu diedukasi terus menerus dan perlu diinformasikan bahwa asuransi adalah bagian penting dari perencanaan keuangan. Akan tetapi, banyaknya salah pengertian mengenai asuransi dapat mencegah orang untuk mendapatkan manfaatnya. Saat terjadi masalah, barulah sadar seharusnya sudah sejak lama membeli asuransi. Untuk itu agar masyarakat perlu mengenali mitos yang seputar asuransi agar mendapatkan informasi yang benar dan tidak percaya akan gosip atau rumor.


1. Mitos asuransi pertama: hanya orang yang sudah memiliki anak yang butuh asuransi

Menurut Michael Bonevento, senior financial advisor di Ameriprise Financial Service, Inc., mereka yang menikah dan menikah dengan anak, atau menikah dengan anak berkebutuhan khusus, mungkin punya kewajiban membeli asuransi. Meskipun begitu, ada banyak contoh dimana para lajang juga memiliki asuransi. Ketika si lajang datang dari keluarga yang kurang berada, ia bisa meninggalkan klaim asuransi untuk keluarganya bila terjadi masalah padanya. Jadi, ia mengambil asuransi untuk memastikan keluarganya tidak mengalami masalah keuangan saat ia sudah tidak ada.


2. Mitos asuransi kedua: orang yang masih muda dan lajang tidak membutuhkan asuransi

Adakah orang yang mengalami kerugian ketika kita meninggal dunia? Bagaimanapun juga, meskipun kita tidak bergantung pada orang lain, kita tetap akan meninggalkan utang kartu kredit, cicilan rumah, pinjaman tunai, hingga biaya pemakaman. Kebijakan asuransi jiwa umumnya akan menutup biaya-biaya ini. Semakin cepat, atau semakin muda Anda membeli asuransi, Anda bisa mendapatkan premi yang lebih rendah. Asuransi juga akan menjamin biaya-biaya yang Anda keluarkan bila Anda mengalami masalah kesehatan kelak.

3. Mitos asuransi ketiga: asuransi jiwa umumnya terlau mahal

Saat akan membeli asuransi, Anda akan diberi pilihan untuk biaya premi yang sesuai dengan kemampuan Anda. Premi yang dipilih orang yang masih muda tentu akan lebih rendah daripada orang yang sudah mapan. Selain itu, selain dibayar tahunan, ada pula premi yang bisa dibayar bulanan. Nilai premi ini bisa Anda tingkatkan ketika kondisi keuangan Anda semakin baik.

4. Mitos asuransi keempat: kalau perusahaan sudah memberikan asuransi, untuk apa lagi membeli asuransi?

Banyak perusahaan yang menyediakan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan untuk karyawannya, yang nilainya mungkin setara dengan gaji Anda setahun. Hal ini mungkin saja merupakan benefit bagi Anda, tetapi jika Anda tak bekerja lagi di perusahaan tersebut? Bukankah Anda Tak bisa meramal kapan Anda akan mengalami resiko-resiko yang mungkin terjadi? Bagaimana jika mendadak Anda harus dirawat di rumah sakit? Mungkin terlambat jika Anda baru membeli asuransi ketika membutuhkannya untuk mengantisipasi kerugian uang yang muncul akibat resiko itu.

5. Mitos Asuransi kelima: semua kebijakan asuransi sama

Namanya juga produk atau barang dagangan. Masing-masing pasti punya kelebihan dan kekurangan, yang diwujudkan  dalam bentuk kebijakan. Kebijakan tersebut mungkin menggunakan istilah yang sama, namun substansi mengenai apa yang di cover bisa berbeda. Jadi saat Anda membeli produk asuransi, jangan sekadar mempertimbangkan harganya saja. Bacalah baik-baik kebijakan yang diberikan agar Anda tidak merasa ditipu belakangan.

6. Mitos asuransi keenam: membeli asuransi itu rumit

Memang dibutuhkan waktu untuk memproses pembelian asuransi Anda, termasuk persetujuan permintaan asuransi yang Anda ajukan. Namun saat ini financial planner alias agen asuransi sudah menerapkan jemput bola. Artinya, merekalah yang mendatangi, jika masih kurang jelas informasinya, Anda bisa menjadwalkan pertemuan lagi dengan agen Anda dan mengurus segala sesuatunya. Bila kurang jelas hak-hak dan kewajiban Anda, Anda juga bisa mengakses sendiri di website-nya.

7. Mitos asuransi ketujuh: ibu rumah tangga tidak perlu membeli asuransi.

Anda mungkin tidak memiliki penghasilan, tetapi Anda tentu tetap harus menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh keluarga. Misalnya, kesehatan anak, kebutuhan sandang pangan, perawatan rumah, dan lain sebagainya. Bila suami mendadak meninggal dunia, atau tak mampu bekerja lagi, kebutuhan-kebutuhan tersebut tentu harus Anda penuhi sendiri. Nah, asuransi dapat menjamin keamanan Anda saat pasangan tidak lagi  hadir untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Itulah tujuh mitos seputar asuransi yang belum tentu kebenaranya. Semoga infomasi ini dapat membantu Anda agar segera memiliki asuransi untuk masa depan keluarga Anda.

Semua orang di negara maju PASTI PUNYA ASURANSI, jadi jika Anda ingin membantu bangsa Indonesia semakin maju, mari kita bangun INDONESIA SADAR ASURANSI, setidaknya dimulai dari diri kita sendiri.

Segera miliki asuransi SEKARANG untuk Masa Depan yang Lebih Baik.


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya


Monday, October 5, 2015

Asuransi Adalah Bukti Cinta dan Tanggung Jawab Kita Kepada Keluarga
Asuransi Adalah Bukti Cinta dan Tanggung Jawab Kita Kepada Keluarga
Saat ini diperkirakan hanya 7% dari masyarakat Indonesia yang memiliki asuransi. Sehingga dapat dikatakan hanya segelintir orang di negara kita yang memiliki polis asuransi. Kita sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Padahal, seharusnya asuransi adalah bentuk nyata tanggung jawab kita kepada keluarga.

Saat musibah datang, keluarga yang paling kena dampaknya.
Ada seorang teman bercerita:

“Saya masih ingat kejadian 30 tahun lalu, ketika ayah meninggal dunia di usia relatif muda – 42 tahun. Ayah tidak punya asuransi. Saat itu, ibu saya tidak hanya harus berjuang melawan kesedihan, tetapi juga memastikan kami bertiga anak – anaknya, yang tertua saat itu SMP, untuk bisa melanjutkan sekolah.”

“Pengalaman berharga ini menyadarkan saya, terutama setelah berkeluarga dan memiliki anak, bahwa asuransi adalah bukti cinta dan tanggung jawab kita kepada keluarga, pada anak – anak yang kita sayangi. Saat musibah datang, keluarga yang paling kena dampaknya. Mereka harus menghadapi beban yang tidak kecil, baik psikis maupun finansial. Asuransi membantu mengurangi beban tersebut.”

“Sayangnya, banyak teman – teman saya, yang secara keuangan mampu dan mapan, tapi tidak punya asuransi atau bahkan tidak menganggap asuransi itu penting. Kebanyakan karena tidak paham atau belum sadar pentingnya asuransi.”

manfaat asuransi untuk keluarga

Berdasarkan cerita di atas, saya ingin membantu dengan cara:

Jika Anda membutuhkan saran mengenai apa jenis asuransi yang dibutuhkan, berapa sebaiknya nilai pertanggungan dan prakiraan premi asuransi, silahkan kirimkan email ke budiawanprudential@gmail.com , dengan mencantumkan data berikut ini:

1. Nama Lengkap:
2. Tanggal Lahir:
3. Status Merokok atau Tidak Merokok
4. Jenis Kelamin: Laki – Laki atau Perempuan
5. No Telpon yang bisa dihubungi (wajib diisi)
6. Lokasi tempat tinggal: (wajib diisi)
7. Tujuan Memiliki Asuransi: Meninggal Dunia, Cacat atau Kesehatan
8. Berapa besar kesiapan alokasi untuk pembayaran premi setahun (minimum 6 jt sd 12 jt setahun)
9. Berapa besar manfaat pertanggungan yang diinginkan?

Catatan: Data di atas diperlukan karena tanpa itu tidak mungkin kami bisa menyusun saran serta rekomendasi asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.


agen asuransi pendidikan berlisensi prudential wilayah kota medan dan sekitarnya