Wednesday, October 7, 2015

rahasia uang premi kecil beli uang besar di asuransi
Apa yang dimaksud dengan rahasia uang kecil beli uang besar

Coba simak apa yang diungkapkan oleh Mario Teguh berikut ini:

"Uang kecil beli uang besar, itulah asuransi. Jika kamu tidak paksa diri bayar uang kecil, maka kamu akan dipaksa bayar uang besar. Simple."

Ya, rahasia tersebut ada hubungannya dengan asuransi. Yang dimaksud dengan uang kecil disini ialah iuran premi yang secara nilai memang kecil dibandingkan dengan uang yang harus dikeluarkan ketika terjadi risiko.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah ilustrasi rahasia uang kecil beli uang besar:

Pak Rudi memiliki asuransi yang mencover penyakit kritis sebesar Rp. 500jt (UP crisis cover). Dan dia baru membayar premi selama 3 tahun. Selama 3 tahun itu, premi yang telah dibayarkan sekitar Rp. 30 juta. Tidak disangka diawal tahun keempat, Pak Rudi divonis menderita kanker. Ketika terdeteksi kanker, maka uang pertanggungan yang tercantum di polis asuransinya akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi sehingga ia mendapatkan uang sebesar Rp. 500jt sesuai perjanjian dalam polis asuransinya. Dan uang tersebut dapat digunakan Pak Rudi untuk perawatan kemoterapinya.

Dapat dibayangkan bagaimana jika Pak Rudi tidak memiliki asuransi. Misalnya beliau hanya menabung secara biasa di bank konvensional. Pada saat itu duit yang ada di tabungan Pak Rudi hanya berjumlah Rp. 30jt saja (ditambah dengan bunga yang bisa dibilang sangat kecil). Apa yang dilakukan oleh Pak Rudi saat divonis menderita kanker dan membutuhkan banyak biaya? Dengan terpaksa Pak Rudi akan menjual aset-asetnya atau berhutang. Dan itu pun belum tentu cukup untuk menutup biaya pengobatannya.

Banyak orang masih menganggap bahwa uang premi adalah uang besar manakala tidak terjadi risiko alias tidak ada klaim. Hal ini patut disayangkan. Mereka pun menganggapnya sebagai sebuah ’kerugian’ karena kehilangan uang secara percuma atau "uang hangus".

Patut diingat asuransi adalah suatu cara untuk memindahkan risiko dengan membayar sejumlah uang atau premi kepada perusahaan asuransi.
Asuransi merupakan instrumen untuk mengamankan keuangan keluarga.
Mereka lupa bahwa berasuransi sama sekali berbeda dengan membeli barang, yang bisa dibawa pulang segera setelah membayar sejumlah uang. Asuransi adalah investasi untuk membuat setiap risiko dan ketidakpastian di masa depan menjadi lebih terukur dan terminimalisasi. Asuransi juga merupakan instrumen untuk mengamankan keuangan keluarga.

Orang yang menganggap premi asuransi sebagai uang besar, biasanya mereka baru menyadari pentingnya berasuransi ketika musibah tengah berlangsung dan perlahan-lahan mengalami ‘kehancuran’ keuangan dan perekonomian keluarga. Jelas tak seorang pun menginginkannya.

Jika hidup Anda cukup indah, bermakna dan berharga, maka selayaknya dia dijaga dan dilindungi dari ketidakpastian masa depan, sebelum risiko merenggut dengan paksa.

Apakah Anda masih menganggap uang premi adalah uang besar?


agen asuransi prudential berlisensi AAJI untuk wilayah kota Medan dan sekitarnya


Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: