Tuesday, February 6, 2018

Proteksi Diri Anda Dengan Asuransi Penyakit Kritis, Inilah 4 Jenis Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia
Proteksi Diri Anda Dengan Asuransi Penyakit Kritis, Inilah 4 Jenis Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia

ANCAMAN penyakit kanker kian lama mengancam penduduk Indonesia. Kalau Anda tidak mengubah gaya hidup, pasti mudah terancam dengan penyakit ganas itu.

Dalam Peringatan Hari Kanker Sedunia 2018, masyarakat diminta agar selalu rutin melakukan deteksi dini terhadap ancaman kanker. Masyarakat harus paham dengan caranya, supaya penyakit ini tidak ditemukan dalam kondisi stadium akhir.

Karena pria dan wanita yang sembrono menjalani pola hidup tidak sehat akan terancam dengan penyakit ini. Tentu Anda harus meningkatkan kewaspadaan demi menurunkan risiko terjadinya kanker.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr HM Subuh, MPPM mengatakan, 1,4 per 1000 orang terdeteksi penyakit kanker dalam stadium lanjut. Setiap hari bahkan ada saja orang yang terdiagnosa kanker tanpa menunjukkan gejala khas.

"Prevalensi kanker tambah lama meningkat jumlahnya. Beban pembiayaan JKN juga besar setelah penyakit jantung," ujarnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan empat jenis kanker terganas yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Tentunya harus ada langkah pencegahan supaya jumlah pasiennya tidak bertambah.

baca juga: Apakah Harus Menunggu Terkena Penyakit Kritis Dulu Dan Bangkrut Baru Setelah Itu Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Kira-kira jenis kanker apa saja yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

1. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker paru

Ancaman kanker paru paling sering diderita oleh para perokok berat. Diperkirakan 25,8 per 100.000 penduduk menderita penyakit ini. Bahkan, dilaporkan angka kematian 23,2 per 100.000 penduduk.

Kanker paru pada dasarnya sulit dideteksi dini. Karena hampir semua pasien mengalami gejala yang samar. Antara lain, batuk darah, sering mengalami dada sesak, berat badan menurun drastis, napas tidak nyaman, dan masih banyak ciri-ciri lain yang wajib diwaspadai.

2. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Kolorektal

Kanker yang menyerang usus besar ini juga banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Dengan prevalensi 15,9 per 100.000 penduduk. Angka kematiannya kisaran 10,8 per 100.000. Penyakit ini jarang disadari oleh masyarakat, padahal jumlah penderitanya cukup banyak di Tanah Air.

Demi kewaspadaan, Anda harus tahu gejala kanker kolorektal yang menyerang sistem pencernaan. Seperti perut sering mulas, ada darah samar di tinja, sering mual dan muntah, sering sembelit dan gejala lainnya. Disarankan Anda melakukan deteksi dini dengan kronoskopi yang akurat hasilnya.


3. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Payudara

Beberapa tahun belakangan, banyak penderita kanker payudara yang terdeteksi. Bahkan, perempuan yang usianya masih mudah juga mudah mengalami penyakit ini. Itu sebabnya karena faktor gaya hidup hingga genetik yang tak bisa dilawan. Penyakit ini prevalensi sekira 40,3 per 100.000 penduduk.

Tentunya harus ada kewaspadaan yang lebih karena jumlah pasiennya kian lama meningkat. Ancaman kanker payudara biasa diawali dengan benjolan di sekitar dada. Karenanya, Anda harus periksa payudara sendiri (Sadari) rutin setiap bulannya.

4. Kanker Ganas Yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia: Kanker Serviks

Banyak pasien perempuan menderita kanker serviks yang tak tertolong nyawanya. Paling disorot belakangan ini yakni kematian artis Julia Perez. Penyakit ini terjadi karena serangan virus HPV, wanita diharapkan berhati-hati, apalagi saat berhubungan seks.

baca juga: Kanker Adalah Salah Satu Jenis Penyakit Kritis Yang Dapat Menjadi Beban Finansial. Bagaimana Solusinya?

Jangan ganti pasangan dan menghindari kebiasaan buruk lainnya. Adapun prevalensinya terjadi sekira 17,3 per 100.000 penduduk. Tapi saat ini dengan mudahnya kanker serviks dicegah dengan suntik vaksin HPV sebanyak tiga kali untuk perempuan dewasa dan dua kali suntik untuk anak-anak.

------------------- INFORMASI DI BAWAH INI PENTING!!!

Agar terhindar dari risiko beban finansial atas jenis penyakit kritis yang mungkin menghampiri keluarga, sebaiknya Anda mempersiapkan proteksi sakit kritis sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana caranya?  Miliki asuransi sakit kritis di Allianz.

Kenapa di Allianz?  Karena Allianz memiliki fitur:
  • Manfaat Tambahan CI+ (Penyakit Kritis) yang menanggung 49 jenis penyakit kritis tahap lanjut, masa perlindungan sampai dengan usia 70 tahun.
  • Manfaat Tambahan CI 100 (Penyakit Kritis) yang merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal penyakit, masa perlindungan sd usia 100 tahun.
Apa saja kelebihan dari manfaat tambahan asuransi penyakit kritis Allianz di atas? Sila hubungi nomor HP di bawah untuk mendapatkan keterangan lebih detail.

Penyakit kritis dapat dikatakan sebagai musibah yang tidak terduga. Tidak ada yang dapat memprediksi kapan penyakit tersebut akan menimpa seseorang. Terlebih lagi jika penyakit tersebut dialami oleh si kepala keluarga yaitu sumber nafkah keluarga.

Penyakit kritis bisa saja memupus semua impian sekaligus menguras tabungan yang sudah dikumpulkan dalam waktu lama.

Segera hubungi nomor handphone di bawah.

KONSULTASI GRATIS !!!

agen asuransi penyakit kritis allianz di medan dan indonesia

Monday, January 29, 2018

Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz
Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon nasabah/orang yang hendak membeli asuransi adalah apakah pada saat klaim akan mengalami kesulitan atau bahkan ditolak?

Pertanyaan ini wajar saja mungkin karena ada beberapa informasi yang beredar dimana beberapa klaim asuransi terutama klaim asuransi kesehatan yang mengalami hambatan dan atau ada yang ditolak.

Salah satu produk asuransi kesehatan dari Allianz adalah Flexicare Family Allianz. Produk ini merupakan Rider (Manfaat Tambahan) dari produk asuransi Unit Link Allianz yang bernama SmartLink Flexi Account Plus atau biasa di sebut TAPRO ALLIANZ.

Flexicare Family Allianz adalah produk Hospital Cash Plan (HCP) yaitu asuransi kesehatan yang memberikan Santunan Uang Tunai Harian untuk rawat inap di Rumah Sakit dengan sistem Reimburse (nasabah bayar dulu, baru ajukan klaim kemudian).

Berikut ini adalah cerita mengenai salah satu nasabah saya yang bertempat tinggal di Batam.

Nasabah saya yang berdomisili di Batam, tidak diduga mengalami kecelakaan saat sedang bertugas di Mojokerto. Akibatnya dia harus rawat inap selama 5 hari di salah satu rumah sakit di Mojokerto.

Nasabah ini mengajukan klaim sebesar Rp. 15 juta pada tanggal 5 Januari 2018 dan setelah dicek dan dilakukan investigasi oleh Allianz maka pada tanggal 25 Januari 2018, klaimnya disetujui. Allianz membayar semua klaim nasabah sebesar Rp. 15 juta.

bukti pembayaran asuransi kesehatan klaim flexicare family allianz

Sekedar info mengenai nasabah saya ini adalah:

Pria, usia saat membeli asuransi 27 tahun, tidak merokok, premi per bulan Rp. 500 ribu.

Manfaat yang diambil:

1. Uang Pertanggungan Dasar/Jiwa: Rp. 100 juta
2. Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi sampai dengan usia 65 tahun jika terkena/terdiagnosa salah satu dari 49 jenis penyakit kritis.
3. Manfaat Dana Santunan Kesehatan sebesar 15 unit (seperti yang diklaim di atas).
4. Manfaat Nilai Tunai

Selama semua dokumen yang dibutuhkan untuk proses klaim sudah dipenuhi dan setelah dilakukan investigasi oleh perusahaan asuransi dokumen dan klaim tersebut benar adanya, maka pastilah klaim akan disetujui.

Salah satu kelebihan asuransi dana santunan kesehatan Flexicare Family adalah bisa double klaim. Artinya dapat digunakan sebagai tambahan santunan jika telah memiliki fasilitas askes dari kantor atau BPJS ,atau produk sejenis dari asuransi lain.


Cara dan Persyaratan Klaim Flexicare Family Allianz :

1 . Secara online dari Smartphone , melalui aplikasi  eAZy Claim Allianz ,

Aplikasi ini sangat praktis dan sangat memudahkan Anda , karena cukup kirim dokumen-dokumen persyaratan klaimnya melalui Smartphone kapan pun di mana pun.

2 . Secara reguler

Anda kirim semua dokumen ke kantor Allianz Jakarta melalui paket.

Dokumen yang harus di siapkan :

- Polis Asli yang masih aktif
- Copy hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan Tertanggung
- Fotocopy Identitas diri Tertanggung yang masih berlaku
- Formulir Klaim Asuransi Kesehatan Perorangan – Flexicare Family
- Formulir Resume Medis
- Formulir Pemberitahuan No. Rekening dan Fotocopy Buku Rekening
- Salinan hasil pemeriksaan penunjang diagnostik dan salinan resep yang berkaitan dengan perawatan.
- Surat rujukan dari dokter untuk perawatan dan pengobatan ke dokter spesialis ,pemeriksaan penunjang diagnostik dan fisioterapi
- Kwitansi asli perawatan rumah sakit beserta perinciannya
- Dokumen lain bila diperlukan

Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal dan Tua (atau SKCMT) adalah PASTI, hanya kapan terjadinya yang TIDAK PASTI.

Lindungi diri Anda dan keluarga Anda dengan membeli asuransi kesehatan Allianz.

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai dana santunan kesehatan Flexicare Family Allianz di atas, sila kontak saya.

Agen Asuransi Dana Santunan Kesehatan Flexicare Family Allianz Di Indonesia


Thursday, January 25, 2018

Proyeksi AAUI Bahwa Asuransi Harta Benda Akan Tumbuh Dua Digit Pada 2018
Proyeksi AAUI Bahwa Asuransi Harta Benda Akan Tumbuh Dua Digit Pada 2018

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia memproyeksi lini usaha asuransi harta benda dapat tumbuh dua digit pada 2018, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri asuransi umum tahun ini sebesar 9%-10%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Achmad Sudiyar Dalimunthe memproyeksi lini usaha asuransi harta benda dapat tumbuh sedikitnya 10% pada tahun ini yang didorong faktor pertumbuhan properti komersial seperti mall, pabrik, sejalan dengan meningkatnya optimisme pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, adanya rencana pertumbuhan properti residensial seperti hunian yang dibiayai KPR dan KPA dari perbankan maupun lembaga pembiayaan.


Sampai dengan akhir 2017, kata dia, premi lini usaha asuransi harta benda diproyeksi tumbuh 9%. Laporan kinerja kuartal III 2017 AAUI menunjukkan, perolehan premi lini usaha asuransi harta benda sebesar Rp13,03 triliun, naik 4% dibandingkan dengan perolehan premi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,54 triliun.

Sementara itu, klaim lini usaha asuransi harta benda kuartal III 2017 menurun 7,9% dibandingkan dengan preiode yang sama tahun sebelumnya. Adapun, pangsa pasar lini usaha ini sebesar 29,5% atau terbesar dari keseluruhan industri asuransi umum. Sementara, kontribusi terbesar kedua berasal dari lini usaha kendaraan bermotor sebesar 28,2%.

“Klaim sifatnya masih fluktuatif. Tapi untuk rumah tinggal cenderung lebih baik karena manajemen resiko makin baik,” katanya.

baca juga:
agen asuransi properti, mobil, perjalanan dan asuransi umum allianz di indonesia dan medan

Friday, January 5, 2018

Yang Mana Yang Anda Pilih: Meninggalkan Cicilan Atau Meninggalkan Warisan?
Yang Mana Yang Anda Pilih: Meninggalkan Cicilan Atau Meninggalkan Warisan?

Meninggalkan cicilan atau meninggalkan warisan - Kita sebutlah namanya Bapak A, seorang kepala keluarga yang sangat mencintai keluarganya. Ketika masih sehat dan masih produktif, maka banyak sekali impian yang ingin diwujudkannya bersama keluarga tercinta.

Bapak A menyisihkan dananya untuk tabungan pendidikan anak, menyiapkan dana liburan, berinvestasi untuk masa tua, dan lain-lain. Untuk investasi, Bapak A melakukan investasi di berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan investasinya.

Di samping itu, untuk menyesuaikan kebutuhan hidupnya maka Bapak A membeli rumah yang lebih besar agar dapat menampung anggota keluarga yang bertambah. Dikarenakan belum mampu membeli rumah secara tunai, maka Bapak A membeli dengan mencicil.

Untuk mempercantik interior rumah, maka istri Bapak A membeli pernak pernik rumah dan elektronik juga dengan cara mencicil. Untuk kemudahan transportasi maka Bapak A membeli mobil untuk dia dan istri juga dengan cara mencicil.

Untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya di atas, maka Bapak A bekerja secara luar bisa, namun sering terlena sehingga melupakan untuk tetap berpola hidup sehat. Sering sekali Bapak A melewatkan waktu makan siangnya karena terlalu serius bekerja.

Seringkali saat makan siang, Bapak A hanya mengisi perutnya dengan makanan seadanya bahkan cuman mengonsumsi minuman ringan bersoda yang mudah didapat. Juga lebih sering mengonsumsi makanan dari restoran cepat saji serta makanan yang berpengawet. Hal mana dapat meningkatkan potensi risiko terkena sakit kritis saat usia muda.

baca juga: Kanker Adalah Salah Satu Jenis Penyakit Kritis Yang Dapat Menjadi Beban Finansial. Bagaimana Solusinya?

Didorong rasa cinta dan sayangnya yang begitu besar terhadap keluarga namun melupakan pola hidup sehat, maka Bapak A jatuh sakit. Dan bukan sakit biasa, namun Bapak A mengalami sakit kritis.

Selama menjalani pengobatan terhadap sakit kritisnya, sang istri mengandalkan asuransi kesehatan dari kantor yang ternyata ADA LIMITnya.  Ternyata hanya cukup untuk mengganti biaya pengobatan selama di rumah sakit saja.

Selama perawatan di rumah, sang istri mengandalkan investasi yang dimiliki.  Bapak A mengalami sakit kritis menyebabkan penghasilan berhenti.  Namun kebutuhan biaya hidup sehari-hari tidak berhenti.  Untuk tetap dapat hidup layak, sedikit demi sedikit, aset yang dimiliki terpaksa harus dijual.  Saat dana yang dimiliki sudah tidak mencukupi, sang istri hanya bisa pasrah karena sudah tidak ada biaya.

Perjalanan sakit kritis Bapak Bijak hanya bertahan beberapa tahun saja.  Sampai akhirnya Bapak A harus pergi meninggalkan keluarga tercinta untuk selamanya.

Meninggalkan sejuta mimpi indah yang masih dalam rencana dan hanya berupa angan-angan untuk diwujudkan, serta meninggalkan sejumlah besar cicilan hutang yang harus diselesaikan oleh keluarganya.


Cerita di atas bisa saja hanya fiktif, namun bisa saja terjadi di kehidupan nyata dan dapat menimpa kita semua.

Pesan moral yang ingin disampaikan adalah bagaimana Anda sebagai kepala keluarga harus mampu mengatur rencana keuangan keluarga dengan menyiapkan dana untuk hal baik, dan juga dibarengi dengan strategi menyiapkan dana untuk hal terburuk dalam hidup.

baca juga: Inilah Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Asuransi Penyakit Kritis. Salah Satunya...

Jika apa yang terjadi pada Bapak A, terjadi pada diri Anda sebagai kepala keluarga, apa yang hendak Anda tinggalkan untuk keluarga Anda? Akankah Anda meninggalkan cicilan atau ingin meninggalkan warisan?

Anda harus segera menyiapkan proteksi terhadap penghasilan Anda, selagi Anda masih sehat.

Kondisi sakit kritis, kecelakaan, cacat tetap total dan tua, adalah kondisi “tidak menyenangkan” yang membutuhkan dana besar, dan Anda masih ada bersama keluarga tercinta.

Asuransi adalah proteksi terhadap penghasilan Anda, jika terjadi resiko hidup seperti:  Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Tetap Totap, Meninggal, dan Tua.  Yaitu strategi rencana keuangan dimana finansial Anda tidak terganggu jika resiko itu terjadi.

Silahkan Anda berinvestasi menyiapkan penghidupan yang layak bagi Anda dan keluarga saat Anda masih bersama keluarga tercinta.

Namun jangan lupa barengi investasi Anda dengan BERASURANSI.  Karena asuransi adalah menyiapkan penghidupan yang layak bagi keluarga tercinta WALAUPUN Anda sudah tidak bersama mereka lagi.

baca juga: Beberapa Bukti Pembayaran Klaim Allianz Untuk Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia

Dengan memiliki proteksi penghasilan atau asuransi maka Anda akan mendapatkan manfaat:
  • Melindungi keluarga dari kehilangan penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia.
  • Melindungi keluarga dari beban utang
  • Memberikan sejumlah warisan yang berharga untuk anak-anak
  • Sebagai final expenses (biaya kematian)
Bagaimana dengan Anda, mana yang Anda siapkan untuk diberikan kepada keluarga tercinta kelak:

Meninggalkan cicilan (rumah, kendaraan, dan lain-lain) atau meninggalkan warisan?

agen asuransi allianz indonesia di medan dan sumatera utara



Tuesday, November 28, 2017

Apakah Salah Jika Anda Berinvestasi Di Asuransi? Simak Ulasannya Di Sini
Apakah Salah Jika Anda Berinvestasi Di Asuransi? Simak Ulasannya Di Sini

Membeli produk asuransi mestinya diniatkan untuk tujuan memperoleh proteksi atau perlindungan dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Bahkan walaupun produk asuransi yang diambil itu jenisnya unit-link (asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi), niat utamanya tetap proteksi, bukan investasi.

Salahkah jika unit-link diniatkan untuk investasi? Ini bukan soal benar-salah, tapi jika tujuannya untuk investasi, ada banyak instrumen lain yang bisa memberikan keuntungan lebih besar dengan biaya yang lebih murah.

Misalnya obligasi, reksadana, dan saham. Jika tidak mengerti tentang obligasi, reksadana, dan saham, atau tidak punya waktu untuk mempelajarinya, anda bisa berinvestasi di instrumen tradisional yang lebih sederhana dan mudah dipahami, seperti deposito, emas, dan properti.

Perlu diketahui juga, investasi unit-link pun sebetulnya sama persis dengan reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi, dan disalurkan ke instrumen investasi seperti deposito, obligasi, dan saham, atau campuran dari ketiganya (tergantung jenis reksadananya).

baca juga: Manfaat Dan Kelebihan Asuransi Kesehatan Murni Tanpa Investasi Dari Allianz, SmartHealth – Maxi Violet Allianz

Investasi reksadana mengandung risiko, dan investasi unit-link pun sama. Bedanya, struktur biaya pada reksadana jauh lebih rendah daripada struktur biaya pada unit-link, sehingga imbal hasil yang diharapkan pun bisa lebih tinggi.

Perbedaan Asuransi dengan Investasi

Asuransi bukan saja berbeda dengan investasi, tapi keduanya memang memiliki sifat-sifat yang bertolak belakang. Jika disatukan, maka memperbesar yang satu akan memperkecil yang lainnya.

Contoh dalam produk unit-link, jika uang pertanggungannya diperbesar, biaya asuransi akan lebih besar pula sehingga nilai investasinya otomatis menjadi lebih kecil. Sebaliknya, jika seorang nasabah ingin nilai investasinya lebih besar, uang pertanggungan asuransinya harus diperkecil.

Secara ringkas, perbedaan asuransi dan investasi adalah sebagai berikut.

1. Asuransi tujuannya melindungi uang supaya tidak habis, investasi tujuannya mengembangkan uang supaya tambah banyak.

Misalnya anda punya tabungan 100 juta, dengan asuransi kesehatan, uang 100 juta itu tidak perlu terpakai jika anda mengalami sakit atau kecelakaan. Sedangkan investasi, misalnya anda punya tabungan 100 juta, anda berpikir harus disalurkan ke mana uang itu supaya dalam 5 tahun menjadi 200 juta.

2. Asuransi itu jaga-jaga dari hal-hal tidak diinginkan yang bisa terjadi kapan saja, investasi itu persiapan untuk hal-hal yang diinginkan di masa depan.

Hal-hal tidak diinginkan yang bisa terjadi kapan saja misalnya rawat inap, sakit kritis, kecelakaan, cacat tetap, dan meninggal dunia. Kapan saja itu mungkin tahun depan, mungkin bulan depan, atau bahkan mungkin esok hari, kita tak pernah tahu.

Datangnya kejadian-kejadian tersebut tidak memandang apakah kita sudah punya uang atau tidak. Untuk itulah kita butuh asuransi supaya dampak keuangannya bisa ditanggulangi atau diminimalkan.

Sedangkan hal-hal yang diinginkan di masa depan itu contohnya pendidikan anak, ibadah haji, dan pensiun. Semua itu sama-sama butuh dana, tapi waktunya bisa diketahui atau direncanakan sehingga setiap orang bisa mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari.

Cara mempersiapkannya ialah dengan investasi (jika jangka waktunya relatif panjang) atau menabung (jika jangka waktunya pendek, kurang dari satu tahun).

3. Asuransi itu jangka pendek, investasi itu jangka panjang.

Asuransi itu jangka pendek karena nilai dari manfaat asuransi akan semakin mengecil seiring waktu. Misalnya anda punya uang pertanggungan jiwa 1 miliar, saat ini nilainya mungkin terasa besar, tapi semakin lama nilainya semakin mengecil karena faktor inflasi. Oleh karena itu, setiap periode tertentu, misalnya setiap 5 tahun, uang pertanggungan asuransi harus ditingkatkan (upgrade).

Sedangkan investasi itu jangka panjang karena keuntungan investasi akan semakin membesar seiring waktu. Semakin panjang masa investasi, keuntungan yang dihasilkannya akan semakin besar.

4. Asuransi itu tidak butuh waktu untuk menjadi besar, investasi itu butuh waktu untuk menjadi besar.

Ini perbedaan lain yang harus disadari. Banyak orang menolak asuransi karena mendingan uangnya ditabung atau diinvestasikan saja. Padahal jika musibah datang dalam waktu dekat, tentu tabungannya belum banyak dan yang belum banyak itu bisa habis semuanya dalam sekejap.

Dengan asuransi, dalam waktu singkat telah tersedia sejumlah besar dana untuk menanggulangi dampak dari musibah yang bisa terjadi kapan saja, karena asuransi itu memakai prinsip berbagi risiko di antara sejumlah orang.

5. Asuransi itu kekuatan bersama, investasi itu kekuatan sendiri.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang datangnya tidak terduga, mana yang lebih efektif: melakukannya sendirian atau melakukannya bersama-sama?

Asuransi, baik konvensional maupun syariah, bisa mengumpulkan dana besar secara cepat karena ada banyak orang yang terlibat di dalamnya sebagai peserta. Setiap peserta merelakan uangnya dipakai untuk membayar klaim peserta lain, dan tidak keberatan jika dirinya sendiri tidak memperoleh uang klaim (artinya tidak terjadi musibah).

Sedangkan investasi adalah murni uang sendiri berikut pengembangannya. Nilai investasi pada produk unit-link adalah milik tiap-tiap peserta, tidak tercampur sama sekali dengan uang dari peserta lain.

Dalam asuransi yang disebut “asuransi pendidikan” pun, dana tahapan yang diterima peserta seluruhnya berasal dari uang sendiri, tidak ada sama sekali uang dari peserta lain.

6. Asuransi itu biaya dan biaya itu hangus, investasi itu cara mengembangkan dana agar tumbuh lebih besar.

Dalam perencanaan keuangan, asuransi itu bagian dari biaya seperti halnya pengeluaran untuk listrik dan telepon. Yang namanya biaya, tentu hangus alias tidak kembali. Dan sebagai gantinya, kita memperoleh proteksi. Entah musibah terjadi atau tidak, kita tetap memperoleh proteksi. Proteksi tidak bisa dilihat atau diraba secara fisik, tapi bisa dirasakan dalam bentuk ketenangan.

Sedangkan investasi bukanlah biaya, melainkan cara kita mengembangkan uang sehingga menjadi lebih besar dari sebelumnya. Dalam investasi ada biayanya, tapi sebisa mungkin carilah instrumen investasi yang paling minim biayanya, supaya hasilnya makin maksimal.


Perbedaan Biaya Unit-link dengan Reksadana

Membicarakan asuransi dalam kaitan dengan investasi, mau tak mau membawa kita pada perbincangan tentang unit-link. Seperti telah disinggung di atas, unit-link sebaiknya tetap diniatkan untuk proteksi. Sedangkan untuk investasi, lebih disarankan melalui reksadana karena struktur biayanya lebih kecil.

Perbedaan struktur biaya pada unit-link dan reksadana dapat dilihat pada tabel di bawah:

Perbedaan struktur biaya pada unit-link dan reksadan


Penjelasan:

  • Biaya akuisisi adalah potongan yang dikenakan dari premi dasar unit-link (tidak termasuk top up berkala), besarnya variatif, ada yang total 145% selama 5 tahun (seperti di unit-link Allianz), ada yang lebih dari 200%. Biaya akuisisi digunakan sebagian besar untuk komisi dan bonus agen, selebihnya untuk membiayai penerbitan polis, medical check up, dan urusan surat-menyurat. Karena ada biaya akuisisi inilah nilai investasi unit-link akan sangat rendah di tahun-tahun awal.
  • Biaya asuransi (cost of insurance [COI] atau tabarru dalam asuransi syariah) adalah biaya yang dikenakan untuk tiap manfaat asuransi yang diambil. Besarnya tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, jenis proteksi yang diambil, dan besar uang pertanggungannya. Biaya asuransi dikenakan selama masa proteksi (misalnya untuk asuransi jiwa dasar berarti sd usia tertanggung 100 tahun atau sampai meninggal dunia, mana yang lebih dulu). Adanya biaya asuransi ini menjadikan investasi unit-link sulit diharapkan keuntungannya, karena biaya asuransi atau tabarru ini naik seiring usia.
  • Biaya administrasi, akuisisi, dan asuransi tidak terdapat pada reksadana, oleh karena itu ketiga biaya ini harus dipandang sebagai biaya-biaya untuk mendapatkan manfaat proteksi. Jika tujuan anda membeli unit-link adalah untuk berasuransi, tinggal dilihat apakah biaya-biaya tersebut cukup layak (worth it) dibandingkan dengan manfaat asuransi yang diterima. Tapi jika tujuan anda membeli unit-link lebih ke keuntungan investasi, adanya biaya-biaya ini jelas akan menggerus saldo investasi anda.
  • Biaya nomor 4 sd 9 (top up/pembelian, penarikan, pengelolaan investasi, bank kustodian, pengalihan dana/switching, dan pajak) adalah biaya-biaya yang berkaitan dengan investasi. Jika hanya membandingkan biaya-biaya ini, sebetulnya biaya antara unit-link dan reksadana tidak terpaut jauh, tapi secara keseluruhan biaya reksadana masih lebih rendah. Jadi, jika anda ingin mendapatkan keuntungan investasi, reksadana lebih disarankan daripada unit-link.
  • Lalu apa fungsi nilai investasi pada unit-link jika memang tidak disarankan untuk mencari keuntungan investasi? Fungsi utamanya adalah untuk melindungi polis unit-link anda supaya proteksinya tetap berlaku. Apa maksudnya? Perlu diketahui, aturan dasar dalam unit-link adalah: proteksi polis tetap berlaku selama tersedia dana cukup untuk membayar biaya asuransi dan administrasi. Keterangan ini selalu dinyatakan dalam setiap proposal unit-link, meski banyak nasabah yang tidak menyadarinya. Jika dana tidak cukup untuk membayar biaya asuransi dan administrasi, maka polis lapse (batal, perlindungan berhenti). Solusinya sebelum itu terjadi, nasabah harus melakukan top up secara manual (menyetor sejumlah dana ke rekening unit-linknya).
  • Nilai investasi pada unit-link juga memiliki fungsi lain yang terkait dengan fungsi utama di atas, yaitu memungkinkan nasabah mengambil cuti premi. Cuti premi artinya berhenti menyetor premi, bisa untuk sementara atau selamanya, dan pada saat yang sama nasabah tetap memperoleh perlindungan asuransi karena biaya asuransi dan administrasi dipotong setiap bulan dari saldo. Fitur cuti premi ini adalah khas pada unit-link, tidak terdapat pada produk asuransi jenis lain.

Mengapa Tidak Asuransi Murni?

Jika asuransi unit-link sebaiknya tetap diniatkan untuk proteksi, mengapa tidak berasuransi di produk asuransi yang murni proteksi saja?

Tentu saja boleh dan baik-baik saja. Tapi masalahnya tidak semua proteksi yang dibutuhkan itu tersedia di pasaran dalam bentuk asuransi murni. Mayoritas perusahaan asuransi sekarang ini berlomba-lomba menerbitkan unit-link. Mereka mungkin punya produk asuransi tradisional yang murni asuransi (term-life), tapi tidak dikembangkan lagi.

Untuk asuransi kesehatan yang menanggung rawat inap, pilihannya banyak baik yang murni maupun unit-link, silakan mau pilih yang mana. Untuk asuransi jiwa yang menanggung risiko meninggal dunia, pilihannya juga banyak baik yang murni maupun unit-link, silakan mau pilih yang mana.

Tapi untuk asuransi kecelakaan, cacat tetap, dan penyakit kritis, pada umumnya hanya tersedia sebagai rider di asuransi jiwa dan umumnya di unit-link, jarang yang berdiri sendiri.

Jadi, jika Anda ingin mendapatkan proteksi dari kecelakaan, cacat tetap, dan penyakit kritis (dan semua orang butuh ini), pilihannya terbatas pada unit-link. Kalaupun ada di asuransi non-unit-link, ya itu tadi, karena tidak dikembangkan lagi oleh perusahaan asuransi, fitur-fiturnya tidak sebagus yang tersedia di unit-link.

Sebagai contoh, untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung mulai tahap awal (early stage), sejauh ini di pasaran hanya tersedia sebagai rider di asuransi jiwa unit-link. Anda akan kesulitan sendiri jika mencari asuransi penyakit kritis tahap awal dalam bentuk asuransi murni non-unit-link.

Kalaupun anda menemukan produk tersebut, belum tentu fitur-fiturnya lebih bagus daripada rider penyakit kritis yang ada di unit-link, dan belum tentu pula harganya lebih murah.

Selain itu, unit-link memiliki nilai lebih berupa kepraktisan yaitu cukup satu produk untuk segala manfaat asuransi. Daripada membeli asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi cacat tetap, dan asuransi penyakit kritis secara terpisah-pisah, bukankah lebih praktis jika semuanya disatukan dalam satu produk?

baca juga: Asuransi Penyakit Kritis Allianz Dengan Uang Pertanggungan 1 Miliar Untuk Mencegah Pasien Dan Keluarganya Dari Kebangkrutan

Ingin mendapatkan contoh proposal asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga Anda, hubungi no HP/WA di bawah. Konsultasi GRATIS.

agen asuransi jiwa dan unit link tapro allianz di medan dan indonesia

sumber artikel: proteksikita[dot]com

Monday, November 20, 2017

Term Life Allianz Adalah Manfaat Asuransi Tambahan Untuk Menambah Uang Pertanggungan Dasar Jika Kurang Untuk Proteksi Keluarga Anda
Term Life Allianz Adalah Manfaat Asuransi Tambahan Untuk Menambah Uang Pertanggungan Dasar Jika Kurang Untuk Proteksi Keluarga Anda

Apakah Anda sudah memiliki asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus)? Selamat. Dengan memilikinya berarti Anda sudah mempunyai Uang Pertanggungan (UP) dasar/ UP Jiwa yang sangat bermanfaat untuk keluarga Anda, jika terjadi risiko kehidupan (meninggal) terhadap Anda.

Walaupun demikian, apakah nilai santunan/warisan atau uang pertanggungan dasar yang telah Anda beli tersebut cukup untuk menggantikan kebutuhan hidup keluarga Anda terhadap laju inflasi di masa yang akan datang?

manfaat asuransi tambahan term life allianz

Yang dimaksud dengan uang pertanggungan di sini adalah tidak termasuk uang pertanggungan manfaat asuransi tambahan misalnya sakit kritis dan cacat total tetap total. Tapi murni adalah uang pertanggungan jiwa dasar.


Contoh, Anda seorang wanita, usia 29 tahun, tidak merokok, pekerjaaan wiraswasta. Dengan premi sebesar 1.5 juta per bulan, maka ahli waris Anda akan mendapakan dana warisan atau uang pertanggungan dasar/jiwa sebesar 1.3 milyar.

contoh ilustrasi uang pertanggungan dasar/dana warisan tapro allianz


Kalau ternyata setelah Anda pikir dan hitung bahwa santunan jiwa di atas masih kurang, maka Anda bisa memanfaatkan atau membeli manfaat asuransi tambahan yaitu Term Life Allianz.

baca juga: Mengenal Lebih Jauh Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi Payor Benefit Allianz

Dengan membeli manfaat asuransi tambahan Term Life Allianz, maka keluarga sebagai ahli waris akan mendapatkan tambahan santunan jiwa/dana warisan yang lebih besar, kalau tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan.

Jangka waktu / masa Perlindungan Term Life Allianz dapat dipilih sesuai kebutuhan, yaitu :

  • Jangka singkat : hingga usia 45 sampai 50 tahun.
  • Jangka menengah : hingga usia 55 sampai 60 tahun
  • Jangka panjang : hingga usia 65, 70,75 ,80, maksimum 85 tahun

tebel manfaat asuransi tambahan term life allianz
Untuk contoh ilustrasi di atas, maka dengan premi 1,5 juta per bulan dan membeli manfaat Term Life Allianz hingga usia 85 tahun, maka akan mendapatkan dana warisan sebesar 400 juta.


Sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah, tentunya Anda ingin memberikan ketenangan bagi Anda dan keluarga Anda nantinya, jika Anda nantinya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Walaupun keluarga Anda akan sedih saat kehilangan Anda, namun pasti keluarga yang ditinggal akan sangat berterima kasih karena Anda sudah mempersiapkan dana warisan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Segera miliki manfaat asuransi tambahan Term Life Allianz untuk menambah uang pertanggungan jiwa yang sudah atau yang akan Anda beli.

Informasi lebih lengkap bisa menghubungi saya di no HP/WA di bawah. Konsultasi GRATIS.

agen asuransi jiwa dan term life allianz di medan dan indonesia

Wednesday, November 15, 2017

Mengenal Lebih Jauh Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi Payor Benefit Allianz
Mengenal Lebih Jauh Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi Payor Benefit Allianz

Apakah Anda mempunyai rencana untuk membeli Tapro Allianz (SmartLink Flexi Account Plus)? Jika ya, maka sangat disarankan untuk mengambil salah satu manfaat tambahan/rider nya yaitu Payor Benefit Allianz.

Mengapa Anda disarankan untuk mengambil manfaat tambahan Payor Benefit Allianz? Berikut ini beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan:

  • Membebaskan pemegang polis (pembayar premi) dari kewajiban bayar premi apabila mengalami sakit kritis, cacat, atau Meninggal.
  • Biaya asuransi per bulannya murah
  • Manfaat tambahan ini sebaiknya diambil, terutama untuk perorangan, atau yang sudah berkeluarga atau juga untuk pasangan suami istri.

Contohnya, seorang nasabah laki-laki, usia 28 tahun, dengan premi berkala per bulan 750 ribu dan mengambil manfaat Payor Benefit Basic, maka nasabah ini akan mendapatkan manfaat pembebasan premi berkala jika nasabah terdiagnosa salah satu dari 49 Penyakit Kritis atau TPD.

Dan Allianz akan membayarkan premi 750 ribu tersebut di atas sampai dengan usia pembayar premi mencapai 65 tahun.

Manfaat payor benefit dari Allians ini terbagi menjadi:
  • Payor Benefit yaitu pembebasan premi berkala jika pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tersebut sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun .
  • Payor Protection yaitu pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tersebut sampai usia pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.
  • Spouse Payor Benefit  yaitu Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tersebut sampai usia pasangan pemegang polis mencapai 65 tahun
  • Spouse Payor Protection yaitu pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tersebut sampai usia pasangan pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun. 
fitur dan manfaat payor atau spouse payor dari allianz

Dengan mengambil manfaat tambahan payor benefit Allianz di asuransi unit link SmartLink Flexi Account Plus atau yang biasa di sebut TAPRO ALLIANZ , maka Anda memiliki memiliki rasa aman yang akan membebaskan Anda dan pasangan Anda dari kewajiban bayar premi saat terjadi resiko sakit kritis, cacat tetap total dan meninggal dunia.

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap?

Sila kontak no HP/WA di bawah. Konsultasi GRATIS.

baca juga:


agen asuransi allianz life indonesia di medan dan sumatera utara serta indonesia

Friday, November 10, 2017

Apa Perbedaan Antara Asuransi Kesehatan Dan Asuransi Penyakit Kritis Serta Manfaatnya?
Apa Perbedaan Antara Asuransi Kesehatan Dan Asuransi Penyakit Kritis Serta Manfaatnya?

Penyakit kritis adalah penyakit yang berbahaya dan biasanya biaya pengobatannya sangat mahal. Artinya jika Anda terkena salah satu dari jenis penyakit kritis maka dapat dipastikan akan membutuhkan dana yang sangat besar.

Di beberapa kasus, banyak orang yang terkena penyakit kritis sampai menguras harta bendanya, dan bahkan nyaris bangkrut. Untuk itulah Anda sangat membutuhkan asuransi penyakit kritis.

Apa yang dimaksud dengan asuransi penyakit kritis atau critical illness insurance?

Secara sederhana asuransi penyakit kritis bisa disebutkan kalau Anda terkena penyakit serius misalnya serangan jantung, stroke atau kanker, maka asuransi penyakit kritis akan memberikan sejumlah dana CASH yang dapat Anda gunakan untuk membayar:

  • tagihan dari rumah sakit atau
  • pengeluaran apa pun 
  • atau kebutuhan laiinya yang Anda bisa gunakan dari dana cash tersebut
Banyak orang atau pada umumnya orang mungkin tidak pernah membayangkan untuk memiliki polis asuransi penyakit kritis. Dan bahkan mungkin berpikir untuk apa saya membeli atau membutuhkan asuransi tersebut, sedangkan saya sudah memiliki asuransi kesehatan. 

Bukan kah asuransi kesehatan sudah cukup?

Mari kita lihat apa perbedaan antara asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritiis berikut ini:

Asuransi Kesehatan:
  • Membayar tagihan atau billing rumah sakit
  • Kunjungan dokter
  • Operasi
  • Obat-obatan

Asuransi penyakit kritis:
  • Dana cash saat Anda terdiagnosa penyakit kritis

Masih belum begitu jelas?

Ok, coba lihat contoh ilustrasi berikut ini.

Seorang nasabah, kita sebut saja namanya Scott yang memiliki pekerjaan yang bagus dan karir yang cemerlang. Scott termasuk orang yang sangat sibuk dan memiliki cicilan mobil, rumah dan juga biaya untuk sekolah anaknya.

Suatu hari, Scitt terkena stroke ringan, dan hasil diagnosa dokter mengatakan, kalau Scott akan sembuh dalam beberapa bulan ke depan, tapu harus istirahat total di rumah.

Oleh sebab itu, maka secara otomatis Scott harus cuti bekerja dan mendapat izin namun perusahaannya mengatakan bahwa karena dia sedang cuti maka perusahaan tidak bisa membayar gajinya.

Kalau Scott tidak memiliki penghasilan selama cuti karena harus istirahat di rumah, lalu bagaimana caranya Scott membayar semua cicilan yang disebutkan di atas dan biaya hidup dia dan keluarganya?

Di sinilah asuransi penyakit kritis berperan dan memberikan solusi.


Dengan membeli manfaat penyakit kritis, maka saat Scott terkena penyakit kritis maka Scott akan mendapatkan dana cash yang dapat dia gunakan untuk membayar:

  • Tagihan rumah sakit yang tidak di cover oleh asuransi kesehatan
  • Cicilan rumah, mobil, kartu kredit, biaya sekolah anak
  • Biaya hidup

Dengan adanya dana cash dari asuransi penyakit kritis yang dimiliki oleh Scott maka dia dapat fokus untuk kesembuhan dari sakit kritisnya. Dan keluarganya mendapatkan perlindungan.

Tonton video berikut ini:


Dengan mengetahui manfaat-manfaat yang disebut di atas, maka segeralah miliki asuransi penyakit kritis Allianz sekarang. Untuk mencegah Anda dari kebangkrutan dan rasa aman serta nyaman Anda dan keluarga Anda.

Hubungi no HP/WA di bawah. Konsultasi GRATIS!

agen asuransi penyakit kritis allianz di medan dan indonesia





Tuesday, November 7, 2017

Manfaat Dan Kelebihan Asuransi Kesehatan Murni Tanpa Investasi Dari Allianz, SmartHealth – Maxi Violet Allianz
Manfaat Dan Kelebihan Asuransi Kesehatan Murni Tanpa Investasi Dari Allianz, SmartHealth – Maxi Violet Allianz

Apakah Anda sedang mencari asuransi kesehatan murni tanpa investasi? Jika ya, maka Anda dapat membeli asuransi kesehatan SmartHealth Maxi Viollet Allianz yang memiliki keunggulan dan manfaat besar untuk Anda dan keluarga.

Smarthealth Maxi Violet Alllianz adalah produk asuransi kesehatan murni dari Allianz tanpa investasi dan berdiri sendiri (stand-alone).

SmartHealth – Maxi Violet Allianz :

Adalah asuransi kesehatan murni dari Allianz :

  • Berdiri sendiri (stand-alone atau bukan manfaat tambahan (Rider) 
  • Tanpa investasi dan tanpa pengembalian premi.
  • Dapat digunakan secara perorangan dan keluarga dalam satu polis
  • Memberikan penggantian biaya perawatan apabila Anda atau keluarga menderita suatu penyakit atau mengalami kecelakaan disertai variasi Plan
  • Memiliki Manfaat Dasar Rawat Inap dan Manfaat Tambahan yaitu Rawat Jalan, Rawat Gigi, dan Persalinan. 

Smarthealth Maxi Violet Allianz memiliki kontrak dengan jangka tahunan dan bisa diperpanjang sampai usia 70 tahun.

Premi Smarthealth Maxi Violet Allianz  tergantung pada usia dan jenis kelamin dan akan naik per lima tahun sesuai tabel premi.


Manfaat rawat inap yang ditanggung Smarthealth Maxi Violet Allianz dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Manfaat Rawat Inap Smarthealth Maxi Violet Allianz


Tabel Manfaat Rawat Inap Dan Rawat Jalan Smarthealth Maxi Violet Allianz

Tabel Manfaat Kehamilan Persalinan Dan Nifas Smarthealth Maxi Violet Allianz


Tabel Manfaat Rawat Gigi Smarthealth Maxi Violet Allianz

Tabel Manfaat Santunan Smarthealth Maxi Violet Allianz
Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kelebihan dari SmartHealth – Maxi Violet Allianz :

  • Siapa saja yang dapat menjadi peserta SmartHealth – Maxi Violet? Siapa pun yang berusia 15 hari-60 tahun dan polis dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun.
  • Kemudahan cara pembayaran ,yaitu Cashless (pembayaran non-tunai) di   Rumah Sakit Rekanan Allianz  / rumah sakit jaringan Allianz-Admedika di Indonesia atau
  • Klaim Reimbursement dan eAZy Claim bila perawatan dilakukan di RS di luar Jaringan Allianz.
  • Ada banyak pilihan Plan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan Anda serta keluarga, mulai Plan A (100 ribu) sampai Plan H (1 juta). Lihat di Tabel 
  • Tersedia Manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan berupa Rawat Jalan, Persalinan, Rawat Gigi dan Manfaat Tambahan Pilihan berupa Santunan Harian untuk tambahan biaya rawat inap.
  • Manfaat kesehatan terlengkap di banding asuransi lain, meliputi biaya kamar, ICU, pembedahan minor hingga kompleks, konsultasi dokter umum dan spesialis, obat-obatan, ambulans, perawatan sebelum dan sesudah rawat inap, rawat gigi darurat karena kecelakaan, santunan kematian, dll. 
  • Dapat menyertakan seluruh anggota keluarga dalam satu polis.
  • Ada diskon premi 5% apabila Anda mengikutsertakan anggota keluarga Anda.
  • Tidak ada batasan tahunan
  • Tidak ada masa tunggu, kecuali untuk program Persalinan dan Untuk penyakit-penyakit tertentu yang biasanya tidak datang tiba-tiba .
  • Berlaku koordinasi manfaat,artinya Perawatan yang telah ditanggung oleh Jamsostek atau askes lain, jika ternyata masih kurang, bisa ditanggung kekurangannya oleh Smarthealth – Maxi Violet Allianz dengan menyertakan dokumen legalisir dari askes lain tsb.
  • Premi nya flat per 5 tahun,artinya tiap 5 tahun premi baru akan naik 
  • No Claim Bonus ,artinya jika tidak ada catatan klaim selama 1 tahun polis dan Anda melakukan perpanjangan polis, maka polis perpanjangan akan mendapatkan diskon bonus yang dihitung dari premi polis tahun lalu. Diskon ini berlaku untuk premi per Tertanggung
  • Bisa digunakan di seluruh negara di dunia.

Bagaimana cara pembayaran premi SmartHealth Maxi Violet Allianz? Anda dapat memilih dari beberapa pilihan berikut ini:

  • Bulanan, triwulan, semester, dan tahunan.
  • Pembayaran premi bulanan, triwulan, dan semesteran hanya berlaku untuk manfaat rawat inap dan sistem Reimbursement.

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai premi SmartHealth Maxi Violet Allianz yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga Anda? Segera hubungi no HP/WA di bawah sekarang. Konsultasi GRATIS!

baca juga:



Agen Asuransi Kesehatan Murni SmartHealth Maxi Violet Allianz Di Medan Dan Indonesia

Friday, November 3, 2017

Menjadi Agen Asuransi Yang Notabene Profesi Mulia Belum Menjadi Pilihan Utama Dan Kurang Dilirik Orang Indonesia
Menjadi Agen Asuransi Yang Notabene Profesi Mulia Belum Menjadi Pilihan Utama Dan Kurang Dilirik Orang Indonesia

Industri asuransi merupakan bisnis anomali. Saat ekonomi lesu dan banyak bidang usaha tergerus dan anjlok, ternyata industri asuransi malah tumbuh. Hal itu juga yang terjadi di Indonesia, di mana saat krisis, industri asuransi termasuk bisnis yang bertahan.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim pun mengakui hal itu. Menurut dia, asuransi jiwa akan tetap tumbuh dalam kondisi apa pun.

“Buktinya, dalam kondisi ekonomi terjelek di tahun 2015 lalu, asuransi jiwa masih bisa tumbuh 10 persen," ujar Hendrisman baru-baru ini.

Bahkan, tahun ini (2017), meskipun perekonomian global masih lesu, industri asuransi jiwa dapat terus tumbuh. AAJI memperkirakan, pertumbuhannya sekitar 10 - 30 persen.

Tahun 2016 lalu, AAJI mencatat total pendapatan industri asuransi jiwa melonjak 57,4 persen. Pendapatan industri asuransi jiwa di 2016 mencapai Rp 208,92 triliun, tahun sebelumnya hanya Rp 132,74 triliun. Padahal, saat itu, tengah terjadi perlambatan ekonomi global maupun domestik.

Dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan diperkirakan akan berlanjut, apalagi melihat kondisi penetrasi asuransi di Indonesia yang masih sangat rendah.

Berdasarkan data AAJI, penetrasi asuransi di Indonesia per triwulan I – 2017 hanya 2,7 persen dari produk domestik bruto. Angka itu lebih rendah dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand yang sudah di atas lima persen.


Rendahnya penetrasi itu merupakan potensi dan kesempatan besar untuk digarap industri asuransi. Makanya, melihat hal itu, Hendrisman meyakini, industri asuransi akan terus tumbuh. Prospek besar ini semestinya ditangkap para pencari kerja untuk terjun ke dunia asuransi, salah satunya menjadi agen.

Profesi Mulia

Namun, saat ini profesi menjadi agen asuransi belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Profesi ini belum dilirik para pencari kerja, bahkan kerap dipandang sebelah mata bagi banyak orang. Padahal, agen asuransi merupakan profesi mulia yang berguna bagi banyak orang.

Menurut salah satu financial planner perusahaan asuransi mengatakan: "agen asuransi adalah profesi mulia, karena kita bisa membantu orang yang kesusahan ketika mereka mendapat risiko"

Profesi agen asuransi memang belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Menjadi agen asuransi masih menjadi pilihan terakhir. Biasanya, seseorang terjun menjadi agen kalau ia sedang menganggur, atau untuk mengisi waktu luang saat sedang melamar pekerjaan di tempat lain.

Padahal, menjadi agen asuransi memiliki prospek yang menarik. Jika bekerja di perusahaan, setelah lulus kuliah, umumnya akan menerima gaji UMR. Padahal, uang sekolah dan kuliah sudah mahal. Kalau jadi agen asuransi, maka yang menentukan penghasilan adalah agen tersebut, bukan perusahaan.

Tertarik menjadi agen asuransi? Hubungi saya di no HP/WA di bawah:

baca juga:

agen asuransi jiwa allianz indonesia di medan, sumatera utara dan indonesia