Tuesday, October 10, 2017

Banyak “Mafia” Yang Memanfaatkan Industri Asuransi Sebagai Sumber Penghasilan
Banyak “Mafia” Yang Memanfaatkan Industri Asuransi Sebagai Sumber Penghasilan

Penetapan status tersangka mantan Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling sempat membuat geger industri asuransi Jiwa. Persoalan pencairan klaim jadi pemicunya. Belakangan berhembus kabar bahwa kasus tersebut diduga ada kaitannya dengan para mafia asuransi.

Berdasarkan pengakuan sumber Infobank, sejak dulu banyak “Mafia” yang memanfaatkan industri asuransi, sebagai sumber penghasilan. Hal itu sudah menjadi tren diluar negeri. Bahkan kabarnya disana, perusahaan asuransi sampai harus menyewa detektif swasta untuk melakukan penyelidikan terkait klaim-klaim yang dinilai mencurigakan.

Hal tersebut tidak ditampik oleh Direktur Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu. Dirinya mengungkapkan bahwa industri dengan regulasi yang ketatpun, hal seperti itu tetap ada.

“Kita bicara di Amerika dan Eropa aja yang negara maju ada. Apalagi kita negara berkembang. Tetap ada celah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Ia pun bercerita, dulu periode tahun 90an ada kelompok di wilayah Jakarta Utara. Mereka, kata Togar, rela memotong jarinya hanya untuk dapat uang pertanggungan.

Selain itu, ada juga kejahatan lainnya dengan membunuh seseorang pengamen jalanan yang mirip anaknya.

“Dulu ada orang dari Surabaya datang ke Jakarta. Waktu dia menuju hotel di lampu merah ada yang ngamen persis anaknya. Dia pun mendekatinya. Lalu dia beliin anaknya tujuh polis. Kira-kira sebulan-dua bulan kemudian, dia  mengklaim anaknya meninggal, dan mayatnya ditemukan meninggal di jalan tol. Lima perusahaan bayar klaimnya. Kejadian sebenarnya, anaknya itu sedang berada di Singapore. Dan yang meninggal itu hanya orang yang mirip anaknya, yakni pengamen itu” jelasnya.


Kisah ini menjadi bukti bahwa memang ada mafia di asuransi. Karenanya, tidak salah jika perusahaan asuransi berhati-hati dalam mencairkan sebuah klaim. Terutama, jika terjadi klaim-klaim yang tidak wajar atau mencurigakan.

Senada, pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo  mengungkapkan, model fraud di asuransi banyak macamnya. Bahkan tidak hanya di asuransi jiwa. Beberapa indikasi fraud di asuransi yang dilakukan konsumen diantaranya satu, adanya ketidaksesuaian anatara profil keuangan nasabah dengan nilai asuransi yang diminta.

Modusnya, menutup asuransi pada beberapa tempat sekaligus dengan jumlah besar dengan profil keuangan yang tidak sesuai.

Dua, jika kondisi keuangan dan bisnis calon nasabah tidak sehat. Modusnya misalnya,  kebakaran dalam keadaan stock barang menumpuk tidak laku atau nilai asuransi mendadak melonjak sesaat sebelum musibah.

Tiga, adanya riwayat pribadi dan penyakit calon nasabah yang relevan tidak diungkapkan kepada asuransi. “Modusnya mengajukan klaim penyakit yang tidak diketahui sebelumnya. Masih terjadi. Tapi tidak ada data resmi dari Polri maupun Asosiasi,” jelas Irvan.

Karenanya, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kasus klaim asuransi Allianz Life, kata Irvan Rahardjo.  Apa saja?

Pertama, underwriter harus membatasi HCP ( Health Cash Plan – boleh double claim ) kepada poors people only ( Lihat risk profile BPJS 2013 -2016 loss ratio terendah pada Peserta PBI VS Peserta Mandiri loss ratio tertinggi utamanya penyakit katastropik )

Kedua, jual HCP secara selektif.

Ketiga, jangan jual HCP lewat agen.

Empat, edukasi agen sebagai field underwriter

Lima, hindari HCP untuk kejar volume, melainkan utamakan kualitas

Enam, batasi HCP jumlah minimal.

Tujuh,  utamakan KYC ( Know Your Customer ), jangan hanya financial standing nasabah. “Moral standing lebih penting” tutup Irvan.

baca juga:


agen asuransi jiwa kesehatan dana warisan dana pendidikan allianz indonesia

Saturday, October 7, 2017

Kisah Ini Bisa Jadi Fiktif, Tapi Inilah Alasan Kenapa Anda Selayaknya Memiliki Asuransi Agar Keluarga Yang Ditinggalkan Tetap Hidup
Kisah Ini Bisa Jadi Fiktif, Tapi Inilah Alasan Kenapa Anda Selayaknya Memiliki Asuransi Agar Keluarga Yang Ditinggalkan Tetap Hidup

Ada sebuah kisah atau cerita yang mungkin saja fiktif, tapi kita bisa mengambil hikmahnya dan menjadikan salah satu alasan mengapa Anda harus memiliki asuransi.

Kisah seorang kepala keluarga yang sangat bijaksana yang merahasiakan untuk mengalihkan sedikit pendapatannya untuk asuransi jiwa karena sang suami mengetahui kalau istrinya pasti menganggap hal itu hanya membuang uang untuk beberapa lembar kertas.

Hiduplah sebuah keluarga yang sangat bahagia dengan perekonomian yang mencukupi. Sang suami mempunyai istri yang cantik, anak perempuan yang masih lucu dan mempunyai semua kebutuhan keluarga baik itu mobil rumah motor, dan perabotan rumah lainnya.

Suatu pagi, suami tersebut pergi bekerja tapi di perjalanan ke pabrik terjadi kecelakaan hebat dan ia meninggal dunia seketika.

Akhirnya polisi mengetuk pintu dan menyampaikan kabar itu kepada istrinya yang mengatakan bahwa jasad suaminya berada di ambulan. Istri dan anak perempuannya menjerit dan istrinya pun jatuh tak sadarkan diri.

Kematian datang pada siapa saja dan pada setiap saat tanpa ada peringatan sebelumnya.


Dua minggu kemudian para tetangga melihat sebuah truk dari sebuah toko furniture berhenti didepan rumah tersebut, mereka mengambil sofa, meja besar, lemari besar, bahkan ranjang 'double-bed'. Para tetangga pun mengerti bahwa 'cicilan lunak' ternyata sudah tidak lunak lagi pembayarannya.

Beberapa minggu kemudian, mereka melihat lagi kejadian lain, 4 pria yang terlihat beringas mendatangi rumah janda itu.

Janda yang sudah jarang terlihat, pergi keluar pagar untuk menemui mereka. Mereka memperlihatkan secarik kertas sambil menunjuk ke arah mobil milik almarhum.

Si janda dengan rela memberi kunci mobil beserta surat suratnya kepada mereka. Ia kembali masuk kedalam rumah dan mengunci pintunya. Para pria itu ditugaskan dari perusahaan pembiayaan untuk menarik kembali mobil itu karena cicilan 2 bulan terakhir tidak dibayar.

Beberapa hari kemudian, para tetangga melihat lagi loper koran yang memanggil-manggil si janda. Kali ini mereka tidak dapat lagi mengenalinya ia sudah sangat kurus, sungguh kasihan, dia tidak lagi bergaul karena malu dengan situasi dan kondisinya sekarang.

Bahkan anak yang berusia 5 tahun tidak lagi pergi bermain dengan teman-temannya. Loper itu minta agar tagihannya itu diselesaikan. Si janda berusaha keras menjelaskan dengan suara rendah karena sangat malu sekali atas situasi yang dihadapinya.

Namun loper koran yang tidak berperasaan itu meninggikan suaranya. Janda itu takut dan meminta untuk menunggu. Ia kembali dalam rumah, para tetangga dapat mendengar dengan jelas suara suatu benda yang pecah, seperti terbuat dari bahan beling atau plastik kemudian terdengar tangisan anak perempuannya.

"Mama, jangan ambil uang saya", dan tetangga pun tahu apa yang terjadi, ibunya memecahkan tabungan anaknya. Ia membayar loper koran itu dengan uang receh.

Itulah saat terakhir para tetangga meihat si janda. Ia takut bertemu dengan orang asing dan selalu mengunci diri. Bahkan gadis kecilnya pun dilarang untuk bermain dengan dengan tetangganya maupun pergi ke taman bermain, sesuatu yang sangat anak itu rindukan diusianya.


Sampai di suatu siang yang panas, seorang pria yang sangat rapi dan bersahaja, turun dari mobilnya dan mengetuk rumah si janda.

Setelah beberapa saat tidak ada tanggapan, ia melihat sekeliling dan terkejut kedatangannya diperhatikan oleh para tetangga. Mereka melambaikan tanganya sebagai isyarat bahwa tidak ada orang dirumah.

Karena mencium hal yang kurang beres orang asing itu pun mendatangi tetangga di sebelah rumahnya dan ia memperkenalkan diri sebagai agen atau financial konsultannya almarhum.

Ia mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk menanyakan kabar suami janda tersebut karena telah beberapa lama dana premi yang biasanya ditransfer oleh suaminya tidak diterimanya lagi.

Setelah bertemu dengan wanita yang tidak lain istri dari sang suami, keadaannya sungguh menyedihkan. Kemudian si janda tersebut menjelaskan kejadian yang menimpa suaminya.

Kemudian orang asing tersebut kaget, dan dia berkata, "Saya turut berduka cita yg sedalam-dalamnya. Jangan katakan ibu tidak kenal saya. Saya pernah datang minum teh bersama almarhum suami ibu, ingat? Waktu itu saya mau menjual polis senilai Rp 500 juta? Polis ini masih berlaku, suami ibu meminta saya merahasiakannya dari ibu. Maafkan saya karena baru datang, saya tidak menerima kabar sebelumnya. Jika ibu berkenan saya dapat mencairkan dana yang telah ditinggalkan oleh suami ibu. Mulai sekarang ibu tidak perlu khawatir lagi, kami akan menjaga ibu dan anak ibu seperti yang sudah kami janjikan sebelumnya kepada almarhum suami ibu".

Janda itu tidak bisa mempercayainya. air mata kebahagiaan jatuh ke pipinya saat ia memeluk anaknya dengan lega. Kemudian ia jatuh berlutut berterima kasih kepada agen itu. Beberapa tetangga datang mengucapkan terima kasih dan pujian kepada si agen atas kebaikan yang dilakukanya, agen itu melihat beberapa diantara mereka turut meneteskan airmata.

Mari kita renungkan. Sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah, bagaimana jika hal itu terjadi kepada Anda? Bagaimana nasib keluarga Anda dan bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Dari kisah ini kita melihat ada pelajaran bagaimana uang yang dianggap sebagai "BUANG DUIT", bisa mengubah hidup mereka dengan kebijakan atau keputusan kepala keluarga yang sangat tepat dan bijaksana. Anak gadis kecil yang manis itu kini dapat bermain lagi dengan teman-temannya. Uang pendidikan telah tersedia. Ibunya dapat hidup dengan tenang dan bermartabat.

Untuk itulah Anda selayaknya dan sepatutnya memiliki asuransi.

Ingat, asuransi jiwa ada bukan karena doa seseorang harus meninggal, tapi untuk keluarga yang DITINGGALKAN HARUS TETAP HIDUP.


Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai dana warisan Allianz yang Anda inginkan silahkan hubungi nomor HP/WA di bawah.

KONSULTASI GRATIS

agen asuransi dana warisan allianz 1 miliar di indonesia

Monday, October 2, 2017

Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017
Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017

Allianz Asuransi Terbaik 2017 Di Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017. Indonesia saat ini merupakan negara dengan tingkat perekonomian yang mendapatkan perhatian dari berbagai negara di dunia. Industri asuransi melalui aspek pengelolaan risiko menjadi salah satu industri keuangan yang memiliki peran strategis dalam penciptaan kestabilan ekonomi Indonesia.

Perekonomian Indonesia yang terus bertumbuh tidak terlepas dari risiko, apabila dampak dari risiko tersebut tidak dikendalikan dengan baik akan menyebabkan perekonomian menjadi tidak stabil, serta menghasilkan kerugian bagi para pelaku ekonomi.

Melalui sektor perasuransian, para pelaku ekonomi dapat memindahkan sebagian potensi risiko yang dimiliki, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan stabil saat terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian bagi pelaku ekonomi.

Perkembangan asuransi di Indonesia menunjukkan kemajuan yang cukup baik selama beberapa tahun terakhir. Perusahaan-perusahaan asuransi menunjukkan pertumbuhan dalam usaha yang mereka jalankan, di mana semakin banyak masyarakat yang mengunakan layanan asuransi dalam kehidupan mereka.

Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kehadiran perlindungan atas berbagai macam risiko yang mungkin terjadi sewaktu-waktu adalah salah satu faktor meningkatnya jumlah pengguna asuransi. Kondisi ini menjadi sebuah keuntungan bagi perusahaan asuransi karena semakin meluasnya pasar yang dapat dijadikan sebagai sasaran penjualan produk mereka.

Industri asuransi di Indonesia dituntut untuk memiliki inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, perlu ada kerja sama antar perusahaan asuransi maupun dengan pemerintah untuk memberikan edukasi demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan asuransi.

Jika hal ini mampu terwujud, bukan tidak mungkin pertumbuhan industri asuransi akan terus terjadi.

Untuk mengapresiasi perusahaan asuransi yang berkinerja baik serta memberikan inspirasi kepada perusahaan-perusahaan asuransi lainnya, Warta Ekonomi menyelenggarakan Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017.


Apresiasi ini merupakan pemilihan perusahaan asuransi terbaik menurut Warta Ekonomi serta para konsumen atas kinerja mereka selama satu tahun terakhir.

Dalam melakukan penilaian penghargaan Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017, Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU) melakukan dua pendekatan yaitu desk research dan quantitative survey. Desk research dilakukan dengan memisahkan perusahaan asuransi menjadi tiga kategori yaitu perusahaan asuransi umum, asuransi jiwa, dan reasuransi.

Penilaian desk research dilakukan melalui pendekatan analisa laporan keuangan. Warta Ekonomi tidak memasukkan perusahaan asuransi yang tidak mengeluarkan laporan keuangan, perusahaan asuransi yang sedang dalam pembekuan kegiatan usaha, perusahaan asuransi yang dicabut izin usahanya, serta perusahaan asuransi yang sedang terkena kasus kejahatan lainnya.

Selain penghargaan berdasarkan pendekatan laporan keuangan 2015-2016, Warta Ekonomi juga melakukan riset kuantitatif dengan metode telephone survey, menggunakan kuesioner terstruktur terhadap responden yang merupakan nasabah pemegang polis dari berbagai perusahaan asuransi dan sudah memiliki polis selama minimal satu tahun.

Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017

Riset ini menghasilkan perusahaan-perusahaan asuransi terbaik berdasarkan aspek kinerja keuangan menurut tim riset Warta Ekonomi serta aspek layanan yang diberikan menurut para konsumen.


Best Financial Performance Life Insurance Company, Category Asset between Rp10-27 Trillion
  1. PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  2. PT ASURANSI JIWA SINARMAS MSIG
  3. PT ASURANSI JIWA SEQUIS LIFE
  4. PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  5. PT INDOLIFE PENSIONTAMA

Top 5 Best Consumer Choice Insurance Company, Category Life Insurance
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES

Top 5 Best Consumer Choice Insurance Company, Category Health Insurance
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  • PT AIA FINANCIAL

Top 5 Best Customer Service for Life Insurance Company
  • PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
  • PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA
  • PT AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES
  • PT BNI LIFE INSURANCE
  • PT ASURANSI ALLIANZ LIFE INDONESIA

4 Years In A Row Winner

Most Victorious Life Insurance 2017


agen asuransi allianz life indonesia di medan, sumatera utara dan indonesia


Friday, September 29, 2017

Produk Asuransi Kesehatan Dengan Skema Hospital Cash Plan Dinilai AAJI Rawan Aksi Penipuan
Produk Asuransi Kesehatan Dengan Skema Hospital Cash Plan Dinilai AAJI Rawan Aksi Penipuan

Pelaku asuransi dihimbau untuk menghentikan sementara pemasaran atau mengurangi nilai atau besaran manfaat produk asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan di tengah maraknya aksi penipuan atau fraud oleh pelaku yang diindikasikan telah terorganisir.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan terjadi peningkatan jumlah laporan terkait aksi penipuan tersebut kepada asosiasi. Hingga saat ini, jelasnya, sudah lebih dari 10 pelaku asuransi yang memasarkan produk tersebut telah melaporkan kejadian serupa.

Dalam kasus yang diindikasikan fraud, jelasnya, tertanggung dibelikan produk asuransi kesehatan oleh oknum tertentu yang masih merupakan kerabatnya. Kemudian, tertanggung dengan sengaja mengkonsumsi makanan kadaluarsa sehingga bisa masuk perawatan rumah sakit dan dirawatinap dalam jangka waktu tertentu.

Dengan demikian, kata Togar, tertanggung akan menerima klaim asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan dengan nilai pertangunggan relatif besar, yakni dari Rp1,5 juta – Rp3 juta per hari.

“Misalnya, saudara, teman, bahkan orang tua diberi asuransi dan disuruh minum susu basi sehingga masuk rumah sakit dan dirawat satu sampai dua minggu. Ini bukan hanya satu atau dua orang, ini sudah terorganisir dan mengkhawatirkan seperti mafia,” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (18/9).

Secara umum, produk proteksi kesehatan yang ditawarkan asuransi, baik asuransi jiwa maupun asuransi kerugian atau umum terbagi atas dua jenis. Pertama, asuransi kesehatan yang menawarkan skema hospital benefit.

Produk ini secara mendasar dijalankan dengan prinsip indemnity atau ganti rugi sehingga manfaat asuransi diberikan melalui sejumlah paket atau plan, mulai dari biaya obat, dokter, hingga biaya rawat inap sesuai kelasnya, yang dipilih sejak awal.

Dengan begitu, penggantian kerugian dari produk dengan skema hospital benefit umumnya dilakukan nontunai sebab tidak melalui proses reimbursement dan dibayarkan oleh asuransi sesuai nilai yang tertera pada kuitansi tertanggung.

asuransi hospital cash plan flexycare family allianz life indonesia

SANTUNAN

Sementara itu, produk lainnya adalah asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan. Produk ini sebenarnya bersifat santunan sehingga memberikan manfaat berupa biaya pengganti sesuai dengan jumlah hari perawatan atau tindakan tertentu.

Dengan besaran nilai penggantian yang ditetapkan di awal, klaim produk asuransi ini umumnya dilakukan secara reimbursement.

Skema inilah yang ternyata membuka peluang bagi nasabah asuransi jiwa untuk melakukan kecurangan.
Togar mengatakan AAJI saat ini menghimbau asuransi jiwa yang memasarkan produk tersebut untuk melakukan dua hal. Pertama, jelasnya, nilai manfaat dari produk tersebut sebaiknya diturunkan.

“Jadi, jangan lagi di atas satu juta, tetapi sekitar Rp 500.000 atau Rp 200.000 per hari. Meski, memang produknya jadi tidak menarik,” ungkapnya.

Kedua, sambung dia, AAJI berharap para pelaku asuransi untuk sementara tidak memasarkan produk tersebut hingga kondisi lebih terkendali. Dia mengatakan asosiasi meyakini kedua imbauan itu bakal mampu mengantisipasi dan meredam aksi penipuan yang tengah marak tersebut.

Di sisi lain, dia menilai problem ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa dalam proses klaim asuransi, perusahaan tidak melulu salah. “Ini contoh pelanggan juga bisa nakal,” ungkapnya.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dadang Sukresna juga mengakui masih adanya indikasi aksi penipuan dalam pemanfaatan layanan jasa asuransi kesehatan. Menurutnya, aksi penipuan dalam klaim asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan paling mudah dilakukan.

“Sebetulnya sudah ada beberapa perusahaan asuransi anggota yang melaporkan adanya fraud. Ini harus menjadi perhatian,” ungkapnya kepada Bisnis.


Dadang menilai dampak aksi penipuan ini kian membesar bagi industri asuransi. Oleh karena itu, Dadang mengatakan aksi fraud ini akan menjadi salah satu tema yang akan dibahas dalam ajang 23rd Indonesia Rendevous yang diselenggarakan AAUI pada awal Oktober nanti.

Dia berharap pembahasan tema itu dapat memberikan gambaran dan solusi kepada pelaku, regulator dan pasar asuransi internasional terkait praktik penyimpangan tersebut. “Makanya, fraud ini menjadi salah satu topik. Kita mesti bersama memerangi fraud,” tegas Dadang.

Pelaku asuransi telah mengidentifikasi sejumlah oknum atau pihak yang diduga kuat melakukan aksi penipuan atau fraud dalam klaim produk asuransi kesehatan dengan skema hospital cash plan.

Direktur PT Asuransi Sinar Mas (ASM) Dumasi M.M. Samosir mengakui praktik penipuan dalam klaim asuransi kesehatan itu memang masih terjadi hingga saat ini. Umumnya, jelas dia, oknum tersebut membeli produk asuransi individual.

“Biasanya dilakukan oleh pembeli polis direct dan online,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (19/9/2017).

Dumasi mengatakan ASM telah memasarkan produk asuransi kesehatan dengan skema tersebut sejak 1990. Pihaknya kala itu mulai menjual produk melalui kartu kredit Bank Internasional Indonesia.

Sejumlah polis dari produk asuransi yang dipasarkan saat itu pun masih bertahan hingga saat ini. Hingga saat ini, jelasnya, ASM telah memiliki 10 jenis produk asuransi kesehatan hospital cash plan.

“Kalau pemegang kartu kredit sejauh ini jarang sekali yang melakukan tindakan penipuan sejenis,” ungkapnya.

Dumasi menjelaskan ASM telah memiliki prosedur standar operasional dalam menangani indikasi fraud dalam klaim asuransi. Langkah itu memungkinkan pihaknya untuk lebih awal menindak dan mengantisipasi upaya penipuan.

Sejauh ini, jelasnya, aksi penipuan klaim asuransi kesehatan seperti ini marak dilakukan oleh pelaku asal Surabaya, Jawa Timur. Teranyar, Dumasi mengatakan jaringan itu meluas hingga ke Medan, Sumatera Utara.

“Jadi, kami memang buat kriteria khusus dalam menganalisa klaim-klaim dari Surabaya. Yang terakhir ini mereka buat jaringan ke Medan juga, tetapi orang-orangnya sebenarnya yang dari Surabaya itu,” ungkapnya.

baca juga:


agen asuransi penyakit kritis allian life indonesia di medan dan sumatera utara

Sumber: http://kalimantan.bisnis.com

Wednesday, September 27, 2017

Beberapa Bukti Pembayaran Klaim Allianz Untuk Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia
Beberapa Bukti Pembayaran Klaim Allianz Untuk Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia

Asuransi adalah produk yang sangat unik. Orang membeli asuransi tanpa berharap akan memakainya. Asuransi memberikan bantuan keuangan kepada orang yang mengalami sakit, tapi produk ini hanya bisa diambil ketika orang itu masih sehat. Jika orang baru teringat asuransi ketika sudah sakit, justru asuransi akan melupakan orang itu.

Walau sebenarnya tidak perlu harus mengalami “resiko” dulu untuk tau pentingnya asuransi. Cukuplah dengan belajar dari kejadian atau pengalaman orang lain.

Asuransi melindungi income dan asetmu..

Kalau ada asuransi, kenapa harus menggunakan uang sendiri???

baca juga:


Ini adalah beberapa bukti klaim Allianz



fakta klaim polis individu allianz life indonesia periode januari 2017 sampai agustus 2017


bukti pembayaran klaim asuransi meninggal dunia allianz

bukti penyerahan pembayaran klaim asuransi jiwa allian life indonesia

bukti pembayaran asuransi penyakit kritis dan meninggal dunia allianz

bukti pembayaran klaim penyakit kritis allian 10 milyar allianz

bukti pembayaran klaim ci+ dan ci100 allianz

bukti pembayaran klaim pasang ring dan pembebasan bayar premi allianz

bukti pembayaran klaim meninggal dunia dan auto saving allianz

bukti pembayaran klaim asuransi penyakit kritis allian 700 juta

bukti pembayaran klaim meninggal dunia asuransi allianz life indonesia

bukti pembayaran klaim asuransi allianz life indonesia


bukti klaim asuransi allianz life


catatan jumlah klaim yang telah dibayar oleh Allianz



baca juga:

#‎Penyakit‬ Kritis bukanlah sesuatu yg menyeramkan, asalkan kita bisa mendapatkan pengobatan yang terbaik juga ketenangan hati, maka dapat diselesaikan..

# Untuk bisa mendapatkan pengobatan terbaik, pilihannya adalah: mau pakai “uang sendiri” (dengan bongkar tabungan dan jual aset) atau dapat “uang tunai jumlah besar” dari asuransi?

Bagaimana dengan Anda?

Sudah punya tabungan sebagai dana darurat untuk antisipasi bila terjadi risiko sakit kritis?

Mana yang lebih mudah bagi Anda:

Mencicil 1 jt perbulan sudah langsung disiapkan dana sebesar 1 Miliar (oleh asuransi)?   atau
tiba-tiba harus punya dana sebesar 1 Miliar (bongkar tabungan, jual aset, pinjam saudara)? 

Silahkan KONTAK SAYA   untuk diskusi lebih lanjut tentang proteksi sakit kritis di Allianz.

agen asuransi jiwa dan penyakit kritis allianz life indonesia di medan

Monday, September 25, 2017

Apa Saja Persyaratan Mammografi Untuk Mendeteksi Dini Kanker Payudara?
Apa Saja Persyaratan Mammografi Untuk Mendeteksi Dini Kanker Payudara?

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang dikhawatirkan oleh para wanita. Pasalnya, kanker ini terhitung mematikan bila tidak ditangani sejak dini. Untuk itulah, Anda memerlukan pemeriksaan kanker sejak dini.

Ada beberapa pemeriksaan klinis yang bisa Anda lakukan, yaitu USG payudara dan mammografi. Meski hasil pemeriksaannya berbeda, namun keduanya dapat saling melengkapi.

Mammografi merupakan pemeriksaan dengan menggunakan sinar x dosis rendah, untuk melihat bagian dalam payudara. Saat melakukan pemeriksaan mammografi, Anda akan dibantu oleh petugas wanita.

Untuk mendapatkan gambaran yang akurat, payudara Anda akan ditekan sampai rata sehingga mungkin akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Mammografi dilakukan selama 10 hingga 15 menit.

Meski hasilnya cukup akurat, mammografi tidak dapat dilakukan sembarangan. Beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi untuk melakukan mammografi adalah:

1. Berusia di atas 35 tahun

Apabila Anda tidak memiliki gejala dan risiko kanker payudara, mammografi memang sebaiknya tidak dilakukan saat berusia di bawah 35 tahun. Hal ini lantaran payudara Anda masih cenderung padat, sehingga akan menyulitkan pemeriksaan.

Bagi Anda yang berusia 20 hingga 30 tahun bisa melakukan pemeriksaan ultrasonografi untuk mendeteksi adanya sel kanker dalam payudara Anda.

2. Tidak sedang menyusui

Mammografi juga tidak disarankan saat sedang menyusui, dengan alasan kepadatan payudara yang akan menyulitkan pemeriksaan. Selain itu dikhawatirkan sinar X pada mammografi juga akan memengaruhi produksi ASI Anda.

3. Tidak sedang haid

Sementara Anda yang sedang haid sebaiknya menunggu hingga haid Anda selesai. Anda baru dapat melakukan mammografi minimal satu minggu setelah haid berakhir. Saat sedang haid, payudara akan lebih padat dan sensitif, sehingga akan menyulitkan pemeriksaan dan membuat Anda merasa kesakitan.

4. Jangan memakai bedak atau deodoran

Bila Anda memakai bedak atau deodoran pada ketiak, maka ada partikel di dalam bedak dan deodoran yang akan terdeteksi oleh alat mammografi sehingga dapat membuat hasil pemeriksaan dini kanker payudara tidak akurat.

baca juga:
Penyakit kritis bisa saja memupus semua impian sekaligus menguras tabungan yang sudah dikumpulkan dalam waktu lama.

Untuk mendapatkan ilustrasi manfaat asuransi penyakit kritis yang cocok untuk Anda dan keluarga Anda, silahkan kontak nomor telpon di bawah.

KONSULTASI GRATIS !!!

agen asuransi penyakit kritis allianz life indonesia di medan dan sumatera utara

Monday, September 18, 2017

Apa Alasannya Sehingga Suami Atau Pencari Nafkah Memerlukan Asuransi Jiwa? Simak Kisah Berikut Ini
Apa Alasannya Sehingga Suami Atau Pencari Nafkah Memerlukan Asuransi Jiwa? Simak Kisah Berikut Ini

Mengapa suami perlu asuransi jiwa? Kisah di bawah ini dapat dijadikan referensi atau pertimbangan bagi Anda atau kita semua bahwa asuransi itu penting dan harus kita miliki.

Sekitar awal tahun 2012 ini, saya menempati rumah baru di sebuah cluster perumahan yang lumayan asri dan nyaman.

Nah, pada waktu itu kebetulan tetangga saya ada sepasang suami istri dan 3 buah hatinya juga baru akan menempati rumah barunya, namun beberapa minggu kemudian ternyata rumah baru itu tidak ditinggali melainkan langsung di renovasi oleh suami tercinta,

Ketika saya bertemu sang Bapak,  Bapak ini menceritakan bahwa rumah ini dia belikan untuk sang istri yang sangat dicintainya rumah kedua setelah rumah pertama dan semua atas nama Istri katanya makanya dia langsung renovasi besar-besaran sekaligus untuk ditinggali di masa tua mereka.

Si Bapak berusia kira-kira hampir 45 tahun dan si Ibu juga tidak selisih jauh, kira-kira berjalan satu bulan renovasi rumahnya 2 lantai selesai dan saya bertemu Bapak ini kembali sambil ngobrol dan bertanya-tanya habis berapa pak untuk renovasi ini? Seratus lima puluh jutaan Dik, jawab si Bapak.

Kemudian setelah ngobrol tentang banyak hal dan termasuk saya tanyakan kepada Bapak ini apakah sudah memiliki polis asuransi jiwa pak? Kalau Bapak belum memiliki, sebaiknya minimal harus punya pak. Di akhir pembicaraan bapak ini minta ijin pulang karena mengeluh gusinya sakit bengkak dan agak sedikit membuatnya demam.

Satu minggu kemudian saya mendengar Bapak tetangga saya masuk rumah sakit dan di rawat disana, sampai beberapa bulan dan dipindahkan ke Rumah sakit lain tetapi sakit di leher dan gusi yang bengkak itu tidak kunjung sembuh juga.

baca juga:


Sampai akhirnya barulah di ketahui penyakit Bapak ini, ternyata Bapak ini sudah di vonis oleh dokter menderita kanker stadium 4 di bagian lehernya dan akhirnya di putuskan untuk di pindahkan ke RS kanker Dharmais, selang satu minggu berjalan sang Bapak sudah TIADA di panggil sang KUASA.

Singkat cerita setelah semua pemakaman selesai dilakukan 1 bulan kemudian saya mampir ke tempat si Ibu yang kelihatan masih sedih sekali ditinggal suami tercinta yang begitu. Tiba-tiba, Ibu ini bercerita panjang lebar mengenai beban hidupnya sekarang.

Selain sedih di tinggal sang Bapak, dia juga mau tidak mau, harus menanggung beban sendiri semua kebutuhan anak-anaknya. Yang dia keluhkan lagi adalah dana cash sudah sebagian besar digunakan untuk renovasi rumah, sementara cicilan rumah masih terus berjalan karena rumah ini di bank atas nama si ibu bukan Bapak.

Si Ibu ini tampak sekali kebingungan harus berbuat bagaimana, sampai akhir pembicaraan si Ibu minta tolong unuk membantu menjualkan rumah barunya tersebut klau ada yang tertarik.

alasan mengapa anda harus memiliki asuransi jiwa - agen asuransi jiwa


Dari kisah ini saya pribadi mengambil hikmah penting, bahwa perencanaan keuangan memang sangat diperlukan untuk menjalani kehidupan ini.

Dan asuransi jiwa adalah juga salah satu alat untuk melindungi asset-asset kita. Kalau kita tarik kembali cerita ini seandainya waktu itu sang Bapak ketika ditawarkan mengambil asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan yang memadai kira-kira si Ibu Bakal kebingungan seperti sekarang tidak?

Itulah fungsi dari asuransi jiwa, asuransi seperti tidak berguna ketika tidak terjadi apa-apa tapi seperti Payung Emas bagi si IBU kalo kita simak kejadian di atas.

Selamat memilih asuransi jiwa untuk suami tercinta,  katakan pada suami tercinta ini untuk anak-anak kita kelak suamiku...

Segera miliki asuransi jiwa untuk melindungi keluarga Anda. Sila hubungi no HP/WA di bawah untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

KONSULTASI GRATIS

agen asuransi jiwa allianz life indonesia di medan dan sumatera utara

Friday, September 15, 2017

Asuransi Allianz Life Indonesia Meluncurkan Sistem Underwriting Otomatis Yaitu Expert Underwriting System
Asuransi Allianz Life Indonesia Meluncurkan Sistem Underwriting Otomatis Yaitu Expert Underwriting System

PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncurkan sistem underwriting otomatis bernama Expert Underwriting System (EUS) sebagai sebuah terobosan untuk mengoptimalkan pengalaman berasuransi yang baik kepada calon nasabah. Acara peluncuran yang diadakan di Raffles Hotel Jakarta tersebut dihadiri oleh Handojo G. Kusuma selaku Deputy CEO Allianz Life Indonesia dan dr. Lanny Novianty selaku Head of Individual Policy Management and Claim Allianz Life Indonesia.

Sedikit melihat ke belakang, sebelum kehadiran EUS, proses penilaian profil risiko terhadap calon nasabah asuransi jiwa atau dikenal dengan sebutan proses underwriting dilakukan oleh tenaga manusia yang disebut dengan underwriter.

Seluruh informasi dan keterangan yang diberikan oleh nasabah mengenai riwayat kesehatannya yang tercantum di dalam Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) akan dianalisa oleh para underwriter menggunakan kaidah-kaidah umum dan berstandar internasional untuk kemudian ditentukan keputusannya apakah calon nasabah diterima atau ditolak untuk diasuransikan.

Dengan kehadiran EUS, maka peran underwriter manusia digantikan oleh sistem yang telah diprogram untuk memproses underwriting dan tetap sesuai dengan kaidah-kaidah umum di dalam asuransi jiwa. Peran dan kompetensi underwriter manusia akan ditingkatkan untuk memproses data-data calon nasabah yang lebih kompleks dan membutuhkan analisa tertentu yang tidak terdapat di dalam sistem.

“Allianz Life senantiasa menempatkan nasabah sebagai titik sentral dari berbagai inisiatif dan inovasi. Kami memahami bahwa proses paling awal dari pembelian produk asuransi akan menjadi tolak ukur dari kepuasan dan pengalaman nasabah nantinya. Oleh karenanya, kami mengarahkan transformasi digital di Allianz untuk mengotomatisasi proses pengajuan asuransi jiwa dari calon nasabah, sehingga proses berjalan efektif dan efisien bagi nasabah dan juga agen asuransi yang memasarkannya,” ujar Deputy CEO Allianz Life Indonesia Handojo G. Kusuma di Jakarta, Senin (4/9/2017).


Lebih lanjut dirinya mengatakan EUS dioperasikan melalui aplikasi pemasaran khusus untuk agen asuransi jiwa Allianz Life menggunakan platform sistem operasi iOS, yang telah lebih dulu diluncurkan pada tahun 2014.

EUS memainkan peranan pada tahap calon nasabah mengisi SPAJ dalam bentuk urutan pertanyaan riwayat kesehatan yang bersifat refleksif, atau urutan pertanyaan yang dipicu dari jawaban atas pertanyaan sebelumnya.

Hal ini tentunya meningkatkan transparansi di antara calon nasabah dan agen asuransi, karena kedua belah pihak dapat mengikuti dan mengetahui seluruh pertanyaan yang diajukan. Selama proses ini agen asuransi berperan aktif memberikan penjelasan mengenai berbagai istilah teknis asuransi sekaligus memastikan bahwa jawaban calon nasabah adalah jujur dan sesuai keadaan sebenarnya.

Expert Underwriting System (EUS) hadir melengkapi berbagai layanan nasabah dan perlengkapan Tenaga Pemasaran berbasis digital yang telah lebih dulu diluncurkan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir oleh Allianz Indonesia, baik untuk asuransi jiwa dan kesehatan serta asuransi kerugian.

Hampir seluruh titik sentuh (touch points) layanan kepada nasabah telah mengalami transformasi digital. Mulai dari pembuatan ilustrasi asuransi jiwa, pengajuan permohonan asuransi jiwa, pembayaran premi awal dan lanjutan, portal berbasis akun pribadi untuk segala informasi terkait kepemilikan polis, serta pengajuan klaim penggantian biaya (reimbursement) pengobatan bagi nasabah asuransi kesehatan.

Allianz Life juga terus mengajak nasabahnya yang belum menggunakan layanan laporan pernyataan transaksi elektronik (e-statement) untuk segera bermigrasi menggunakannya.

Selain karena terjamin keamanannya dengan menggunakan kata sandi (password), laporan pernyataan dapat diterima dengan lebih cepat dan langsung di genggaman penerimanya, karena mayoritas nasabah telah menggunakan smartphone yang mendukung fungsi penerimaan surat elektronik.

Untuk bermigrasi ke layanan e-statement, di mana nasabah akan mendapatkan laporan transaksi polis asuransinya melalui email, selain itu untuk keperluan pengarsipan pribadi, dokumen elektronik akan lebih mudah disimpan dan dicari kembali ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

baca juga:

agen asuransi allianz life indonesia di kota medan dan sumatera utara

sumber: wartaekonomi[dot]co[dot]id

Thursday, September 7, 2017

Apa Peran Dan Fungsi Underwritting Di Asuransi Yang Patut Anda Ketahui
Apa Peran Dan Fungsi Underwritting Di Asuransi Yang Patut Anda Ketahui

Dalam dunia asuransi, seringkali muncul istilah Underwriting. Istilah ini bukan untuk asuransi jiwa saja, tetapi berlaku juga untuk keseluruhan industri asuransi. Ada beberapa jenis underwriting yang dilakukan dalam asuransi, antara lain Medical Underwriting& Financial Underwriting.

Memang tak semua orang familiar dengan istilah ini. Namun, sederhananya underwriting adalah proses identifikasi dan seleksi resiko. Saat mengajukan asuransi, calon tertanggung akan terlebih dahulu melalui proses underwriting sebelum akhirnya mereka dibebankan premi dengan jumlah tertentu.

Underwriting, yang bisa disebut juga dengan risk selection, adalah suatu fungsi manajemen risiko asuransi yang bertugas atas seleksi dan klasifikasi risiko yang dimiliki oleh calon tertanggung perorangan maupun kumpulan.

Definisi lainnya, underwritting menurut pengertian asuransi jiwa adalah proses penaksiran mortalitas atau morbiditas calon tertanggung untuk menetapkan apakah akan menerima atau menolak calon peserta dan menetapkan klasifikasi peserta.

Mortalitas adalah jumlah kejadian meninggal relatif di antara sekelompok orang tertentu, sedang morbiditas adalah jumlah kejadian relative sakit atau penyakit di antara sekelompok orang tertentu.

Dengan kata lain, underwriting berfungsi untuk menilai tingkat risiko yang dimiliki seorang calon nasabah, baik perorangan maupun kumpulan, serta memberi keputusan yang berhubungan dengan pertanggungan atas risiko tersebut.

Sedangkan orang yang mengevaluasi berbagai risiko serta menentukan diterima tidaknya surat permohonan asuransi disebut dengan Underwriter.

Tujuan underwriting adalah menyeleksi dan mengklasifikasikan calon tertanggung sesuai tingkat risikonya masing-masing untuk menjadi bagian dari portofolio perusahaan dan menentukan kondisi khusus seperti ekstra premi karena kesehatan atau pengecualian sesuai dengan tingkat risiko yang akan menjadi bagian dari portofolio.

Seorang tertanggung yang memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, harus membayar premi pertanggungan yang lebih tinggi pula.

Selama proses underwriting, hal yang pertama kali dilakukan adalah identifikasi resiko terhadap calon tertanggung oleh underwriter.

Adapun faktor-faktor yang bisa ditinjau oleh underwriter dalam proses identifikasi resiko adalah:
  1. Faktor kesehatan
  2. Pekerjaan
  3. Gaya hidup 
  4. Hobi
  5. Dan juga lokasi tempat tinggal
Setelah identifikasi risiko selesai dilakukan, barulah underwriter bisa mengelompokan calon tertanggung ke dalam kategori risiko yang sesuai.

Ada empat kategori risiko dalam asuransi, yaitu:
  1. Declined risk
  2. Substandard risk
  3. Standard risk
  4. Preferred risk
Semakin tinggi resiko (substandard risk), semakin besar pula premi yang dibebankan kepada calon tertanggung. Bahkan untuk resiko yang paling tinggi (declined risk), perusahan Asuransi tidak dapat menerima resiko tersebut.

Sementara, calon tertanggung dengan resiko terendah (preferred risk) akan mendapat premi yang relatif lebih murah, namun pada prakteknya biasanya premi disamakan dengan yang standard risk.

Meski underwriting seringkali dianggap menyulitkan calon tertanggung, namun tindakan ini dilakukan demi tercapainya banyak tujuan. Salah satunya adalah agar calon tertanggung mendapatkan beban premi yang sesuai dengan resiko yang dimiliki. Sehingga, tercipta keadilan dalam pembebanan premi.

Keputusan underwriting yang efektif memungkinkan perusahaan asuransi untuk menerbitkan polis yang adil dan memberikan jaminan manfaat bagi pemegang polis, terjangkau oleh si pembeli dan tidak merugikan perusahaan asuransi.

baca juga:


*dari berbagai sumber


agen asuransi allianz di medan dan sumatera utara

Tuesday, September 5, 2017

Premi Allianz 125 Ribu Per Bulan, Keluarga Dapat Manfaat 160 JUTA!
Premi Allianz 125 Ribu Per Bulan, Keluarga Dapat Manfaat 160 JUTA!

Apakah Anda sedang mencari asuransi dengan mempertimbangkan premi murah tapi dapat mendapatkan manfaat yang maksimal untuk keluarga Anda? Bagaimana kalau ada yang menawarkan premi sebesar HANYA 125 ribu per bulan dapat memberikan perlindungan/proteksi untuk keluarga sebesar 160 JUTA?

Apakah Anda percaya? Apakah mungkin?

Sangat mungkin.

Dengan premi Allianz 125 Ribu per bulan (atau 1,5 juta per tahun), maka keluarga Anda sudah mendapatkan proteksi atau manfaat sebesar 160 Juta!.

Berikut ini adalah contoh ilustrasi premi Allianz untuk pertimbangan Anda:

Nasabah pria, umur 30 tahun, tidak merokok.
Premi 1.5 juta per tahun.

Manfaat yang akan diterima adalah:

1. UP Jiwa: 160 juta

Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, maka ahli waris/termaslahat akan menerima uang pertanggungan dasar 160 juta ditambah dengan nilai investasi yang sudah terbentuk.
Nilai investasi tergantung pada usia berapa tertanggung meninggal dunia.

2. Manfaat Asuransi Tambahan Payor Benefit Basic

Manfaat ini merupakan manfaat PEMBEBASAN pembayaran premi berkala 1,5 juta per tahun jika pembayar premi terdiagnosa salah satu dari 49 jenis penyakit kritis.

Misal, pembayar premi didiagnosa stroke (sesuai syarat dan ketentuan yang tercantum di dalam polis), maka premi 1,5 juta per tahun akan dibayar oleh Allianz sampai dengan usia pembayar premi mencapai 65 tahun.

3. Manfaat Investasi

Dengan asumsi tingkat investasi sedang (13%), di usia 50 tahun, akan ada nilai tunai sebesar Rp. 52,129,000.

Nilai tunai di atas hanyalah sekedar gambaran, tidak bisa dijadikan patokan. Sebab investasi bisa naik dan bisa turun.

Contoh ilustrasi premi Allianz:

contoh ilustrasi smarlinklink flexi account plus allianz premi 125 ribu per bulan


Tabel Premi Allianz 125 Ribu Per bulan Dan Usia Masuk

tabel premi allianz 125 ribu per bulan dan usia masuk serta jenis kelamin


Lalu bagaimana dengan manfaat yang lain, misalnya manfaat kesehatan?

Umumnya sekarang ini orang sudah mengambil manfaat kesehatan dari BPJS (Kartu Indonesia Sehat).

Tapi apabila menurut Anda manfaat BPJS masih dirasa kurang, Anda bisa menambahkan manfaat kesehatan yang lain yang sesuai dengan keinginan Anda. Namun tentunya premi akan bertambah.

Ketika sang kepala keluarga atau pencari nafkah meninggal dunia begitu saja, tanpa ada persiapan apapun yang ditinggalkan bagi istri dan anak-anaknya, dapat dipastikan keluarganya akan mengalami kesusahan karena tidak mampu menyesuaikan dan menyiapkan diri karena hilangnya penghasilan keluarga secara drastis dan tiba-tiba.

Untuk itu sedini mungkin segera persiapkan yang terbaik untuk keluarga Anda.

Berminat dengan produk premi Allianz 125 Ribu per bulan ini dan ingin mendapatkan contoh ilustrasi secara GRATIS?

Segera hubungi no HP/WA di bawah.

baca juga:

Konsultasi GRATIS!


agen asuransi Allianz premi murah dan manfaat maksimal