Wednesday, April 26, 2017

Kepemilikan Asing Di Perusahaan Asuransi Harus Sesuai Dengan Visi Nawacita Presiden Joko Widodo
Kepemilikan Asing Di Perusahaan Asuransi Harus Sesuai Dengan Visi Nawacita Presiden Joko Widodo

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus memasukkan visi Nawacita Presiden Joko Widodo tentang Nawacita dalam penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian.

Menurutnya, tujuan memasukkan visi Nawacita dalam RPP Kapemilikan Asing pada Perusahaan Asuransi demi menegakkan kedaulatan nasional.

Misbakhun mengatakan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian memang sudah mengamanatkan pembatasan kepemilikan asing atas saham di perusahaan asuransi nasional sampai 80 persen. Namun, politikus Golkar itu juga mengajak Kemenkeu yang sedang menyusun RPP agar bisa bersikap hati-hati dan mengonsultasikannya dengan DPR.

"Kita harus hati-hati dalam mengambil keputusan ini, walaupun kita belum tau pemerintah akan mengambil angka berapa persen. Apa dasar, alasan, kajian, dan pertimbangan, lebih baik sikap kita hati-hati," kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Misbakhun menambahkan, saat ini situasi perekonomian global belum stabil. Karenanya, sambung Misbakhun, pemerintah sudah semestinya meminimalkan risiko agar tidak terbebani ketika ada perusahaan asuransi yang bermasalah.


“Kita harus bisa melihat risiko pada kasus AJB Bumiputera yang saat ini masih ditangani Otoritas Jasa Keuangan,” ujar mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu itu.

Legislator asal Pasuruan, Jawa Timur itu mencontohkan India yang bisa menjadi role model dengan menerapkan porsi 49 persen berbanding 51 persen dalam kepemilikan saham asuransi. Merujuk India, kepemilikan asing di perusahaan asuransi dibatasi di angka 51 persen.

Di situlah Misbakhun mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan dari sektor regulasi. Apalagi pemerintahan saat ini sedang gigih berupaya mewujudkan cita-citra Trisakti, terutama mandiri di bidang ekonomi dan berdaulat di bidang politik.

baca juga:


"Kalau kami ingin pemerintah berbicara mulai kedaulatan, walau alokasinya 80 persen dengan melindungi kepentingan nasional. Sekali lagi, keputusan ini harus hati-hati," pungkasnya. (beritasatudotcom)

-----------------------

agen asuransi allianz terpercaya di medan dan sumatera utara

Monday, April 24, 2017

Teliti Dalam Memilih Asuransi Kesehatan - Inilah Tips Dan Kiat Yang Tepat Dalam Memilih Asuransi Kesehatan
Teliti Dalam Memilih Asuransi Kesehatan - Inilah Tips Dan Kiat Yang Tepat Dalam Memilih Asuransi Kesehatan

Anda pasti sudah sering mendengar pepatah 'sedia payung sebelum hujan' bukan? Di balik peribahasa ini ada makna yang mendalam. Peribahasa ini mengajarkan ke kita untuk menyiapkan segala sesuatu sebelum musibah buruk terjadi, dalam hal ini adalah menyiapkan asuransi. Apa saja tips dan kiat yang tepat dalam memilih asuransi kesehatan?

Dengan memiliki persiapan sebelumnya maka hal ini akan meringankan Anda saat menghadapi kemungkinan terburuk.

Salah satu hal penting untuk proteksi diri adalah dengan menggunakan asuransi kesehatan yang benar. Saat ini banyak produk asuransi yang beragam dan menarik yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi kesehatan.

Tentunya semua tawaran tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga disini dibutuhkan ketelitian Anda dalam memilih.

Berikut ini adalah beberapa tips dan kiat di dalam memilih asuransi kesehatan yang patut menjadi pertimbangan Anda:

1. Kenali kebutuhan

Tips pertama adalah Anda harus mengenali apa yang menjadi kebutuhan Anda. Sehingga hal ini akan memudahkan Anda untuk memilih produk asuransi kesehatan. Sebab pada dasarnya setiap produk asuransi didasarkan pada kesehatan nasabah.

Sehingga menjadi hal penting untuk Anda dalam mengetahui riwayat kesehatan dan perawatan apa saja yang dibutuhkan (layanan rumah sakit). Perlu Anda ketahui, dalam asuransi kesehatan terdapat perlindungan asuransi kesehatan biasa dan penyakit kritis. Tentukanlah yang sesuai kebutuhan Anda.

2. Kenali betul produk 

Ada banyak ragam produk asuransi yang ditawarkan oleh setiap perusahaan asuransi. Tujuannya adalah agar nasabah dapat terbantu secara maksimal.

Pada umumnya produk asuransi kesehatan terdiri dari 2 tipe, yaitu penggantian dan santunan.

Untuk produk asuransi kesehatan dengan tipe penggantian maka biasanya akan memberikan kompensasi penggantian sebesar yang Anda telah keluarkan, sebatas belum melebihi batas maksimal plafon kewenangan hak Anda

Sedangkan santunan memberikan penggantian sebesar nominal janji yang pihak asuransi sepakati saja.

3. Kenali mitra perusahaan asuransi

Kiat selanjutnya yang tidak kalah penting dalam memilih asuransi kesehatan adalah Anda harus mencari tahu rumah sakit mana saja yang menjadi mitra atau provider dari perusahaan asuransi. Hal ini untuk memudahkan Anda pada saat nanti akan mengurus klaim dan administrasi.

Disarankan untuk memilih perusahaan asuransi yang dapat melayani keluhan Anda di rumah sakit yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal atau kantor Anda. Sebab, di kedua tempat inilah nantinya Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda saat hidup.

4. Syarat dan Ketentuan berlaku

Satu hal yang penting perusahaan asuransi bukanlah perusahaan sosial, walaupun mereka memberikan perlindungan. Perusahaan asuransi adalah perusahaan bisnis. Untuk itu Anda pelajari dengan sebaik-baiknya semua syarat dan ketentuan yang tercantum sebagai persetujuan memberikan perlindungan untuk Anda.

Hal ini untuk menghindari adanya penyesalan di kemudian hari akibat Anda tidak bisa klaim sebab Anda mengabaikan syarat dan ketentuan yang tercantum di polis Anda.

Itulah tips dan kiat dalam memilih asuransi kesehatan yang benar. Dengan memiliki asuransi kesehatan maka Anda tidak perlu lagi khawatir akan keuangan untuk kesehatan keluarga Anda.

Miliki asuransi kesehatan dari Allianz yaitu:


Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap atau Anda ingin konsultasi mengenai asuransi kesehatan Allianz, dapat menghubungi saya:

agen asuransi kesehatan allianz terpercaya di medan

Friday, April 21, 2017

Milikilah Asuransi Kesehatan Saat Anda Masih Sehat. Mengapa? Temukan Jawabannya Di sini
Milikilah Asuransi Kesehatan Saat Anda Masih Sehat. Mengapa? Temukan Jawabannya Di sini

Banyak orang yang baru sadar akan pentingnya asuransi kesehatan justru saat dia sedang sakit. Ini kurang tepat. Justru asuransi kesehatan Anda harus miliki saat Anda masih sehat dan bugar. Sebab asuransi kesehatan bukanlah produk yang baru didaftarkan saat Anda sakit.

Mengapa?

Sebab kalau saat Anda sakit dan baru akan membeli asuransi kesehatan maka kemungkinan besar akan ditolak oleh perusahaan asuransi.

Apakah Anda mengetahui kalau asuransi kesehatan termasuk produk yang unik?

Dikatakan unik sebab orang yang membeli asuransi kesehatan akan berharap tidak akan menggunakannya. Artinya dia berharap tetap sehat.

Asuransi kesehatan memberikan manfaat keuangan kepada orang yang mengalami sakit, namun produk ini hanya bisa dibeli atau dimiliki justru saat orang tersebut masih sehat. Kalau orang tersebut baru terpikir akan asuransi kesehatan saat sakit, maka perusahaan asuransi akan melupakan orang tersebut.

Berikut ini adalah beberapa surat penolakan dari Allianz terkait permohonan dari beberapa nasabah yang akan memiliki asuransi kesehatan Allianz. Ini membuktikan bahwa asuransi kesehatan wajib Anda miliki saat Anda masih sehat.

1.  Permohonan asuransi Ibu A ditolak Allianz sebab kondisi atau riwayat kesehatan Ibu A sudah ada riwayat kanker payudara. Premi pertama sebesar Rp.3.000.000 dikembalikan kepada Ibu A.

surat penolakan permohonan asuransi allianz sebab ada riwayat kanker payudara


2. Permohonan asuransi Bapak B ditolak Allianz sebab hasil dari laboratoriun menunjukkan kalau Bapak B ada kondisi kelainan darah. Premi sebesar Rp.3.000.000,- dikembalikan kepada Bapak B.

surat penolakan permohonan asuransi allianz sebab ada riwayat kelainan darah


3. Permohonan asuransi Bapak C ditolak Allianz sebab berdasarkan kondisi atau riwayat kesehatan Bapak C menunjukkan pernah transplantasi ginjal. Premi Rp. 5.000.000 dikembalikan lagi pada Bapak C.

surat penolakan permohonan asuransi allianz sebab ada riwayat transplantasi ginjal

Dari ke tiga surat penolakan tersebut di atas, Anda bisa melihat pentingnya memiliki asuransi kesehatan ketika Anda masih sehat.

Penyakit tidak mengenal usia dan waktu, penyakit bisa datang kapan saja dan tak pernah kita duga datangnya suatu penyakit tersebut.


Asuransi kesehatan bukanlah spekulasi terhadap kejadian yang belum tentu terjadi

Anda memang harus membayar premi bulanan atau tahunan terhadap paket asuransi kesehatan yang Anda beli. Sekilas mungkin terlihat boros dan spekulasi terhadap resiko yang belum tentu terjadi. Apalagi jika Anda masih terlihat muda dan sehat. 

Namun ingatlah, bahwa premi yang Anda keluarkan tidaklah sebanding dengan risiko sakit yang mengancam jika terjadi pada Anda. Semua aset yang Anda miliki bisa langsung habis saat Anda sakit tanpa proteksi yang memadai.

Berikut ini adalah beberapa produk asuransi kesehatan Allianz yang dapat Anda miliki:


Semoga informasi mengenai alasan mengapa harus memiliki asuransi kesehatan saat masih sehat di atas bermanfaat bagi Anda. 

Ingin memiliki produk asuransi kesehatan Allianz, sila menghubungi saya di nomor HP/WA di bawah. Konsultasi GRATIS.
Tidak ada orang BANGKRUT karena asuransi, tapi banyak orang BANGKRUT karena tidak memiliki asuransi.

--------------------------------
agen asuransi kesehatan allianz terpercaya di medan dan sumatera utara
sumber surat penolakan: myallisyadotcom

Wednesday, April 19, 2017

Apakah Pemahaman Membayar Premi Asuransi Itu Cukup 10 tahun Dan Setelah Itu Tidak Perlu Bayar Lagi Sudah Tepat?
Apakah Pemahaman Membayar Premi Asuransi Itu Cukup 10 tahun Dan Setelah Itu Tidak Perlu Bayar Lagi Sudah Tepat?

Pasti Anda pernah mendengar atau mendapat tawaran seperti ini: "bayar preminya hanya 10 tahun, setelah itu berhenti, dana bisa ditarik, perlindungan sampai umur 99 tahun". Apakah pemahaman ini tepat?

Sering sekali saat saya menawarkan produk asuransi Allianz, maka pertanyaan yang sering muncul adalah: 'berapa tahun saya harus bayar preminya". "Apakah bisa hanya 10 tahun, lalu saya stop bayar premi?"

Umumnya calon nasabah beranggapan bahwa setelah membayar premi selama 10 tahun, maka mereka akan stop bayar premi asuransi. Dan proteksi akan tetap didapatkan secara gratis hingga usia 99 tahun dengan hanya menyisakan saldo 2 juta saja di akhir tahun ke-10.

Dan banyak yang merasa kalau bayar premi seumur hidup maka merasa rugi. Sebab menurut mereka manfaatnya tidak dirasakan saat hidup atau tidak langsung dirasakan saat itu juga. Dan dengan asumsi premi yang dibayar akan hangus, sehingga kalau bayar premi asuransi bertahun-tahun dirasa merugikan.

Baik, mari kita coba luruskan pemahaman yang kurang tepat di atas.

Kalau Anda memiliki polis asuransi jiwa dengan pembayaran premi yang dibatasi beberapa tahun saja, bukanlah keputusan yang salah.

Namun, Anda harus mengetahui bahwa ada efek dari kelangsungan hidup polis Anda, jika Anda tidak melanjutkan pembayaran premi setelah sekian tahun membayar premi.

Yang patut Anda ingat adalah bahwa pada hakikatnya asuransi itu adalah proteksi.

Pada produk asuransi unitlink Allianz, maka selain unsur proteksi maka juga ada unsur tabungan atau investasi (dari hasil nilai tunai yang terbentuk). Tabungan atau investasi ini pada intinya adalah 'bonus'.  Inti dari asuransi adalah proteksi, bukan investasi murni.

Saat Anda membeli asuransi, maka Anda harus ingat ada biaya asuransi dan administrasi yang harus Anda bayar setiap bulan selama polis Anda masih aktif (in-force). Kalau boleh dianalogikan, biaya asuransi ini kurang lebih seperti biaya abonemen bulanan di rekening listrik atau air.

Untuk mengetahui apa itu Biaya Asuransi atau Cost Of Insurance bisa Anda baca di sini:


Seperti yang sudah disebut di atas, maka pada asuransi unitlink Allianz, ada ada unsur tabungan atau investasi sebagai hasil nilai tunai yang terbentuk.

Dana investasi unilink ini memiliki fungsi seperti tabungan yang dapat Anda ambil dengan menyisakan saldo minimal 2 juta.

Nah, biaya asuransi yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang Anda ambil yang harus dibayar setiap bulannya, juga ditarik dari saldo saldo dana investasi unitlink ini.

Lalu, jika Anda memiliki asuransi jiwa unitlink dan setelah tahun ke-10 Anda berhenti membayar premi, apakah Anda harus membayar biaya-biaya asuransi setelah tahun ke-10?

Jawabnya: Iya, Harus. Sebab biaya-biaya asuransi berbeda dengan premi asuransi.

Jadi kalau Anda stop bayar premi setelah jangka waktu tertentu (misalnya 10, 15 atau 20 tahun), maka nilai investasi yang terbentuk selama jangka waktu tertentu tersebut itulah yang akan melanjutkan bayar biaya asuransi supaya polis tetap aktif.

Hal ini dapat menyebabkan lambat laun nilai investasi yang sudah ada akan berkurang, dan bisa juga menyebabkan polis menjadi lapse. Jangan kaget misalnya setelah bayar 10 tahun, misalnya di tahun ke 16 Anda disuruh top up agar polis terus aktif.

Jadi walaupun Anda sudah tidak membayar premi lagi, namun polis Anda tetap aktif selama nilai saldo investasi unitlink Anda cukup untuk membayar biaya-biaya asuransi.

Apa akibatnya jika saldo unitlink Anda tidak lagi cukup untuk membayar biaya asuransi?

Kalau saldo tidak mencukupi, maka polis Anda akan lapse. Kalau polis Anda sudah lapse maka Anda tidak bisa melakukan klaim atas manfaat polis yang Anda miliki. Untuk mencegah agar polis tidak lapse, maka Anda dianjurkan untuk melakukan top-up.


Apa solusinya jika polis Anda lapse, bisa Anda baca di sini:


Selain hal di atas, maka Anda juga harus memahami bahwa investasi yang terbentuk pada produk asuransi unitlink, sama seperti menabung.

Karena pada asuransi unit link sebagian preminya di alokasikan untuk investasi, maka artinya sama juga Anda seperti menabung. Ada nilai tunai yang terbentuk yang bisa cair meskipun tidak terjadi resiko meninggal dunia, sakit kritis, kecelakaan atau cacat tetap permanen.

Biasanya orang menabung tidak pernah dibatasi oleh waktu. Sangat jarang sekali Anda menemukan orang yang berencana untuk menabung hanya selama 10, 15 atau 20 tahun. Bahkan umumnya Anda disarankan oleh orang tua untuk menabung sejak kecil.

Selain itu, umumnya orang menabung itu nominalnya selalu bertambah. Misalnya ketika kecil Anda menabung 50 ribu setiap bulan, setelah beranjak dewasa seiring dengan uang jajan yang diterima semakin besar maka menabung pun menjadi semakin besar. Dan ketika sudah bekerja, nominal menabung pun menjadi bertambah seiring dengan penghasilan yang diperoleh.

Bedanya dengan asuransi unit link, menabung secara konvensional diatas tidak mendapatkan proteksi. Anda hanya mendapatkan nilai tunai yang sudah ditabung, dan bisa kita cairkan kapanpun juga jika ada keperluan. Sementara pada asuransi unit link, sangat tidak disarankan untuk menarik dana tunai yang terbentuk, kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak.

Hal tersebut senada dengan informasi Bapak Didin Komara, Head of Product Offers Allianz Life Indonesia:

  • Seperti yang kita ketahui produk asuransi Unit Link adalah produk asuransi yang memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu produk, yaitu proteksi dan investasi.
  • Oleh sebab itu maka premi yang dibayarkan oleh nasabah akan dialokasikan pada dua bagian yaitu biaya asuransi dan juga untuk dana investasi. Besaran alokasi ini juga ditentukan pada saat nasabah menentukan manfaat asuransi dan juga nilai investasi di awal pembelian asuransi. Pembayaran premi asuransi Unit Link dapat dilakukan secara bulanan maupun tahunan. Nasabah juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan nilai investasi atau yang disebut dengan top up premi.
  • Namun tidak sedikit nasabah yang berasumsi bahwa asuransi Unit Link hanya perlu membayar premi selama 10 tahun dan setelahnya tidak perlu membayar premi lagi. Persepsi tersebut sebenarnya keliru, jika nasabah berhenti membayar premi maka biaya asuransi akan dipotong dari nilai investasi yang dimiliki.
  • Polis asuransi memang dapat tetap aktif dan manfaat perlindungan masih berjalan namun hasil investasi tentu saja tidak akan maksimal dan tentunya hasil investasi yang diharapkan tidak dapat tercapai.
  • Namun, pada produk Unit Link, perusahaan asuransi memberikan keleluasaan kepada nasabahnya dengan tidak membayar premi dalam kurun waktu tertentu atau disebut dengan cuti premi. Cuti premi ini biasanya terjadi apabila nasabah sedang mengalami masalah ekonomi atau dengan alasan lainnya. Yang perlu diingat adalah saat nasabah akan membayar preminya kembali, nasabah harus juga membayar premi dari biaya asuransi (perlindungan) yang tidak terbayarkan saat melakukan cuti premi. Jadi teruslah membayar premi agar perlindungan dapat berjalan dengan optimal dan hasil investasi pun akan maksimal.
Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan bisa meluruskan pemahaman mengenai bayar premi cukup 10 tahun saja yang kurang tepat atau keliru.


--------------------------------------------

agen asuransi allianz di medan dan sumatera utara

Monday, April 17, 2017

Inilah 5 Cara Aman Dan Nyaman Membayar Premi Asuransi Allianz Life Indonesia
Inilah 5 Cara Aman Dan Nyaman Membayar Premi Asuransi Allianz Life Indonesia

Selamat dan terima kasih untuk Anda yang sudah memiliki polis asuransi Allianz. Asuransi Allianz Life Indonesia memberikan kemudahan untuk Anda untuk melakukan pembayaran premi asuransi Allianz yang berada dalam genggaman Anda.

Berikut ini adalah 5 cara aman dan nyaman membayar premi asuransi Allianz yang dapat Anda pilih salah satu diantaranya:
  1. Pembayaran premi online melalui Allianz eAZy Payment (khusus nasabah perorangan Asuransi Jiwa Allianz)
  2. Pembayaran premi melalui Indomaret 
  3. Pembayaran secara Setor Tunai
  4. Melalui ATM BCA dan ATM Mandiri
  5. Melalui Mobile Banking
  6. Melalui Internet Banking
  7. Pembayaran menggunakan Virtual Account
  8. Pembayaran dengan Auto Debet kartu kredit atau rekening bank
Panduan Cara Membayar Premi Asuransi Allianz Life Indonesia












1. Pembayaran melalui Allianz eAZy Payment

eAZy Payment adalah pPembayaran premi secara online yang praktis dan terpercaya melalui Allianz eAZy Payment. Bisa lihat di link ini: eAZy Payment

2. Pembayaran premi melalui Indomaret 

  • Datang ke kasir indomaret dan sebutkan no. polis yang akan dibayarkan
  • Kasir Indomaret akan mengkonfirmasikan nama pemegang polis, periode jatuh tempo polis yang akan dibayar dan jumlah premi
  • Jika sudah benar informasinya, serahkan uang tunai sebesar jumlah premi kepada kasir
  • Kasir akan menghitung terlebih dahulu serta menyebutkan jumlah uang yang telah diterima dan menyerahkan  bukti pembayaran
  • Simpan sebagai bukti pembayaran yang sah
  • Anda juga akan menerima notifikasi berupa sms dan email (bagi Anda yang sudah mendaftarkan layanan e-statement)  pada hari yang sama 
  • Lengkapnya Anda bisa lihat di link ini: Semakin Gampang! Kini Pembayaran Premi Asuransi Jiwa Allianz Life Bisa Melalui Indomaret.

3. Pembayaran secara Setor Tunai

Melalui Bank BCA - OPC (Open Payment Counter)
  • Mencantumkan no rekening tujuan : 217-301985-8 a/n PT.Asuransi Allianz Life Indonesia pada slip setoran
  • Mengisi Nomor Polis / Nomor Referensi pada slip setoran (wajib)
  • Mengisi Jumlah Premi yang akan dibayarkan
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ


Melalui Bank Mandiri
  • Pada Slip Setoran di Kolom Nama Penerima isikan ALLIANZ LIFE RENEWAL (23887)
  • Kolom Nomor Rekening tidak perlu diisi (dikosongkan)
  • Kolom Bank diisi Bank Mandiri
  • Kolom Tujuan/Keterangan Transaksi, cantumkan No. Polis (Wajib)
  • Mengisi  Nama, Alamat & No. Telp Penyetor
  • Mengisi Jumlah Premi yang dibayarkan


4. Melalui ATM BCA dan ATM Mandiri

Melalui ATM BCA :
  • Pilih Menu PEMBAYARAN
  • Pilih Menu ASURANSI
  • Pilih ALLIANZ
  • Masukan No. Polis/Nomor Referensi yang Benar (WAJIB)
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayarkan
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ
Melalui ATM Mandiri :
  • Pilih menu BAYAR / BELI
  • Pilih menu ASURANSI
  • Pada Menu KODE PERUSAHAAN/INSTITUSI, Pilih menu DAFTAR KODE pada layar atau masukan langsung kode 23887 untuk Asuransi Allianz Life Renewal.
  • Masukan Nomor Polis. Lalu klik Lanjut
  • Pada layar akan muncul tampilan tagihan : No Polis, Nama Pemegang Polis, Tanggal Jatuh Tempo dan Jumlah tagihan. Lalu Masukan angka 1 kemudian klik YA
  • Muncul Konfirmasi pembayaran. Lalu Klik Lanjut
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ


5. Melalui Mobile Banking

Mobile Banking Mandiri
  • Masuk ke Aplikasi Mobile Banking Bank Mandiri yang telah di download  nasabah di Play Store atau Apple Store
  • Pilih menu BAYAR
  • Pilih menu ASURANSI
  • Pada Menu Penyedia Layanan Pilih  Asuransi Allianz Life Renewal.
  • Masukan Nomor Polis. Lalu klik Lanjut
  • Pada layar akan muncul otomatis tampilan : No Polis, Nama Pemegang Polis,  Nama Tertanggung, Tanggal Jatuh Tempo dan Jumlah Premi yang akan dibayar.
  • Lalu Masukan  Pin sms banking kemudian klik OK
  • Muncul Konfirmasi pembayaran. Lalu Klik Lanjut

Mobile Banking BCA
  • Masuk ke Menu M-Payment
  • Pilih Menu ASURANSI
  • Pilih ALLIANZ
  • Masukan NO. POLIS/NO. SPAJ (Wajib)
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayarkan
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ

6. Melalui Internet Banking

Bank BCA :
  • Akses ke situs Bank BCA www.klikbca.com, lalu klik login
  • Masukan user id dan password
  • Pada Menu Utama, pilih menu PEMBAYARAN
  • Selanjutnya pilih sub menu ASURANSI
  • Pilih Menu Perusahaan Asuransi yaitu ALLIANZ ,
  • Menu berikutnya masukan Nomor Polis/Nomor Referensi (wajib)
  • Pada Menu Jumlah Pembayaran, masukan Jumlah Premi yang akan dibayarkan.
  • Setelah itu akan muncul layar konfirmasi
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ

Bank Mandiri :
  • Akses ke situs Bank Mandiri  yaitu www.bankmandiri.co.id, lalu klik login
  • Masukan user id dan password
  • Setelah masuk ke Menu Utama, Pilih menu BAYAR
  • Pilih menu ASURANSI,
  • Pada Penyedia Jasa, pilih ALLIANZ LIFE RENEWAL
  • Masukan Nomor Polis yang akan dibayarkan Lalu Pada layar akan muncul otomatis tampilan : No Polis, Nama Pemegang Polis, Tanggal Jatuh Tempo dan Jumlah tagihan
  • Kemudian beri tanda pada kolom pembayaran. Lalu tekan LANJUTKAN
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ


7. Pembayaran menggunakan Virtual Account


Virtual Account Bank Permata
Melalui Virtual Account Bank Permata : khusus untuk pembayaran premi Renewal /Lanjutan Transfer antar bank ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Penerima : PT. Asuransi Allianz Life Indonesia
  • Bank Penerima : Bank Permata Cabang BEJ Jakarta
  • No Rek. Penerima : (contoh 88010001 12345678)
  • (Nomor Virtual Account Bank Permata, terdiri dari 16 digit)
Transfer Melalui ATM Bersama ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Masukan pin anda
  • Pilih jenis transaksi (TRANSFER)
  • Pilih Transfer ke bank ATM Bersama/Bank Lain.
  • Masukan nomor Rekening tujuan transfer (digit kode bank + no rek tujuan) yaitu : 013 + no Virtual Account Bank Permata. Contoh : 013 8801000101234567)
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayar
  • Kosongkan nomor referensi transfer anda
  • Konfirmasi akan menampilkan data transaksi yang akan diproses
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis

Vitual Account HSBC
Melalui Virtual Account HSBC untuk premi Pertama (NewBusiness) dan premi Lanjutan (renewal), nasabah wajib melakukan:
  • Transfer antar bank ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Penerima : PT. Asuransi Allianz Life Indonesia
  • Bank Penerima : HSBC WTC Jakarta
  • No rek. Penerima : (Contoh 8701 123456789012)
  • (Nomor Virtual Account HSBC terdiri dari 16 digit)
Transfer Melalui ATM Bersama ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Masukan pin anda
  • Pilih jenis transaksi (TRANSFER)
  • Pilih Transfer ke bank ATM Bersama/Bank Lain.
  • Masukan nomor Rekening tujuan transfer (digit kode bank + no rek tujuan) yaitu : 041 + no Virtual Account HSBC. Contoh : 041 8711005001234567
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayar
  • Kosongkan nomor referensi transfer anda
  • Konfirmasi akan menampilkan data transaksi yang akan diproses
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis atau 1 SPAJ
Persyaratan transaksi ATM bersama :
  • Memiliki rekening di anggota bank ATM bersama
  • Memiliki kartu ATM anggota bank ATM bersama
  • Biaya ATM bersama 5.000.- khusus bagi pemegang kartu ATM HSBC dan beberapa bank lokal, tidak akan dikenakan biaya transfer
  • Nomor rekening unik untuk setiap polis (satu nomor rekening berlaku untuk satu polis)

Virtual Account BCA
Melalui Virtual Account BCA hanya khusus pembayaran premi Renewal / Lanjutan, Melalui Setoran Tunai melalui Teller BCA nasabah wajib melakukan :
  • Mencantumkan no rekening tujuan Virtual Account BCA a/n PT.Asuransi Allianz Life Indonesia pada slip setoran. Contoh : 9xxxxxxxxx (10 digit)
  • Mengisi Jumlah Premi yang akan dibayarkan
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 No. Polis.
Melalui ATM BCA nasabah wajib melakukan :
  • Pilih Menu TRANSFER bukan Menu Pembayaran
  • Masukan no rekening tujuan Virtual Account BCA. Contoh : 9xxxxxxxxx (10 digit)
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayarkan
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis
Melalui Transfer antar bank ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Penerima : PT. Asuransi Allianz Life Indonesia
  • Bank Penerima : Bank BCA Cab Kuningan Jakarta
  • No Rek. Penerima : (contoh 9xxxxxxxxx). (Nomor VA dan wajib 10 digit)
Melalui Transfer ATM Bersama ke PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai berikut:
  • Masukan pin anda
  • Pilih jenis transaksi TRANSFER
  • Memilih Transfer ke bank ATM Bersama/Bank Lain.
  • Masukan nomor Rekening tujuan transfer (digit kode bank + no rek tujuan)
  • Kode Bank BCA 014. Contoh : 014 9xxxxxxxxx (10 digit)
  • Masukan Jumlah Premi yang akan dibayar
  • Kosongkan nomor referensi transfer anda
  • Konfirmasi akan menampilkan data transaksi yang akan diproses
  • Pastikan bahwa 1 transaksi hanya berlaku untuk 1 Polis
Melalui Internet Banking Bank BCA nasabah wajib melakukan :
  • Akses ke situs Bank BCA www.klikbca.com, lalu klik login
  • Masukan user id dan password
  • Pilih Menu TRANSFER DANA
  • Pilih Menu, Daftar Rekening Tujuan
  • Pilih Rekening BCA
  • Pada Menu NO. REKENING TUJUAN lalu Masukan No.Virtual Account BCA dan simpan Contoh : 9xxxxxxxxx (10 digit)
  • Selanjutnya pilih sub menu TRANSFER KE REKENING BCA
  • Lalu Pilih Menu  DARI DAFTAR TRANSFER
  • Pada Menu Jumlah Pembayaran, masukan Jumlah Premi yang akan dibayarkan.
  • Setelah itu akan muncul layar konfirmasi.
  • Bagi Nasabah yang memerlukan Virtual Account BCA dapat menghubungi Customer Service Allianz

8. Pembayaran dengan Auto Debet kartu kredit atau rekening bank


Auto Debet dengan Kartu Kredit
Pastikan Kartu kredit Anda berlogo Visa, Master Atau BCA Card
Sebelum melakukan pembayaran dengan kartu kredit pastikan anda sudah membaca syarat-syarat ketentuan yang ada di belakang surat kuasa kartu kredit

Ada 2 cara untuk pembayaran Auto debet menggunakan kartu kredit:
  1. Non kontraktual : pembayaran melalui kartu kredit hanya untuk sekali pembayaran saja dan dapat dilakukan dengan cara menggesek (swipe) kartu Anda atau mengisi surat kuasa pendebetan kartu kredit. Untuk itu Anda dapat datang ke kantor Allianz Center terdekat.
  2. Kontraktual : pembayaran premi asuransi sesuai dengan tanggal jatuh tempo dengan cara auto debit. Jadwal pendebitan setiap tanggal 5, 12, 20, 28. Untuk transaksi kontraktual membutuhkan surat kuasa pendebitan kartu kredit.
  • Catatan : Auto debet dapat dilakukan untuk Polis atas nama : Diri sendiri, suami / istri, Orang tua, Anak, serta pembayar premi (sesuai yang tercantum dalam polis)

Auto Debet melalui rekening tabungan
Pembayaran dengan auto debet rekening tabungan hanya dapat dilakukan melalui :
  • Bank BCA
  • Bank Mandiri
  • Bank BRI
Tata cara Auto Debet melalui rekening tabungan / kartu kredit :
  1. Nasabah mengisi surat kuasa auto debet rekening / kartu kredit yang telah ditentukan dengan melampirkan foto copy KTP & buku rekening / kartu kredit.
  2. Untuk mendapatkan formulir surat kuasa pendebitan rekening tabungan / kartu kredit dapat menghubungi Customer Service Allianz.
  • Catatan : Untuk premi lanjutan pastikan sebelum mengisi form surat kuasa auto debet rekening pastikan anda sudah mengisi form perubahan non financial. Form ini dapat Anda peroleh di Customer Service Allianz Center

Tanya Jawab:

T: Saya hanya punya rekening BNI, bagaimana cara bayar preminya?
J: Pemilik rekening BNI bisa menggunakan transfer ke virtual account HSBC atau Permata, atau datang langsung ke counter bank BCA/Mandiri.

T: Saya punya rekening BJB. Apakah saya bisa autodebet?
J: Tidak.

T: Bagaimana cara transfer premi dari rekening bank Danamon?
J: Pemilik rekening Danamon bisa pakai ATM Bersama, ditujukan ke virtual account HSBC atau Permata melalui menu transfer antarbank.

T: Saya selama ini menggunakan cara transfer. Bagaimana jika saya ingin mengubah cara pembayaran menjadi autodebet kartu kredit?
J: Caranya: Mengisi Form Perubahan Polis Nonfinansial dan Mengisi Surat Kuasa Pendebetan Kartu Kredit, dengan melampirkan fotokopi kartu kredit bagian depan dan fotokopi KTP. Silakan hubungi agen anda, atau datang langsung ke kantor Allianz terdekat.

Semoga informasi mengenai cara aman dan nyaman membayar premi asuransi Allianz di atas dapat membantu.


------------------------------------------------

agen asuransi allianz life indonesia di medan


Friday, April 14, 2017

Angka Harapan Hidup Indonesia Berada Pada Posisi Ke-6 Diantara Penduduk Negara-negara Asean
Angka Harapan Hidup Indonesia Berada Pada Posisi Ke-6 Diantara Penduduk Negara-negara Asean

Angka harapan hidup adalah rata-rata jumlah tahun kehidupan yang masih dijalani oleh seseorang yang telah berhasil mencapai umur tertentu. Manfaat mengetahui angka harapan hidup adalah untuk menentukan tingkat kemakmuran penduduk dalam suatu daerah atau negara.

Umur yang panjang ditentukan oleh banyak faktor, mulai dari faktor mendasar seperti jenis kelamin, ras, kondisi medis seseorang, dan riwayat kesehatan keluarga, hingga ditentukan oleh lingkungan, keadaan sosial dan psikis, juga ekonomi.

Faktor-faktor seperti lingkungan, sosial-ekonomi, dan demografi lah yang membuat suatu populasi penduduk di suatu negara dapat hidup lebih lama dibandingkan populasi di negara lain, hal itu tercermin dari suatu penghitungan statistika bernama Angka Harapan Hidup (Life Expectancy) yang biasa diukur dalam satu negara dan dibandingkan dengan negara lain.

Angka Harapan Hidup dapat menyimpulkan banyak hal mengenai suatu negara, mulai dari keadaan ekonomi, sosial, tingkat kesehatan, termasuk dapat dijadikan bahan peninjauan kebijakan yang telah dibuat suatu negara.

Data terbaru terkait angka harapan hidup menunjukkan kenaikan selama rentang lima tahun, yakni tahun 2000 dan 2015, peningkatan tercepat sejak tahun 1960-an.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang baru saja mengeluarkan laporan terbaru World Health Statistics, menemukan kesenjangan besar antara negara-negara, meskipun manusia saat ini hidup rata-rata lima tahun lebih lama sekarang daripada sebelum pergantian abad.

Angka harapan hidup penduduk di Indonesia menempati posisi ke-6 dari negara-negara anggota ASEAN, periode tahun 2010-2015. Posisi pertama ditempati Singapura yang mencatat indeks 82,2 dari posisi sebelumnya periode 2005-2010 sebesar 81,2.


Angka harapan hidup penduduk Indonesia tercatat sebesar 70,1 pada 2010-2015, atau naik dari 69,1 (2005-2010).

Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan laporan United Nations berjudul “World Population Prospect: The 2010 Revision Population Database”.

Berikut ini adalah urutan posisi angka harapan hidup penduduk negara-negara anggota Asean periode 2010-2015:

  1. Singapura: 82.2 (2005-2010: 69.1)
  2. Vietnam: 75.9 (2005-2010: 75.1)
  3. Malaysia 74.9  (2005-2010: 74.0)
  4. Thailand: 74.3 (2005-2010: 73.3)
  5. Kamboja: 71.6 (2005-2010: 69.5)
  6. Indonesia: 70.1 (2005-2010: 69.1)
  7. Filipina: 68.6 (2005-2010: 67.8)
  8. Myanmar: 65.1 (64.2)

Negara Jepang menduduki peringkat pertama soal angka harapan hidup. Dengan total rata-rata angka harapan hidup 83,7 tahun, laki-laki Jepang memiliki harapan hidup 80,2 tahun sementara perempuan Jepang memiliki harapan hidup 87,2 tahun.

Sementara Chad, Pantai Gading, Republik Afrika Tengah, Angola, dan Sierra Leone masuk peringkat terendah.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia Pattrick Wauran mengatakan, tinggi rendah angka harapan hidup penduduk menunjukkan tingkat kesejahteraan suatu negara. Termasuk didalamnya adalah tingkat keamanan dan pertumbuhan negara tersebut.

Survei BPS menunjukkan angka harapan hidup perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Survei yang dilaksanakan setiap tahun dan di setiap provinsi itu memperlihatkan hasil serupa: perbedaan angka harapan hidup perempuan dan laki-laki terpaut empat tahun.

Pada 2010-2014, harapan hidup laki-laki ada di angka 68 tahun, sedangkan angka harapan hidup perempuan 72 tahun. Sementara tahun 2015, baik laki-laki maupun perempuan mengalami peningkatan angka harapan hidup satu tahun.

baca juga:

Penduduk di Daerah Istimewa Yogyakarta ternyata memiliki rata-rata usia lebih panjang dibandingkan dengan provinsi lain di seluruh Indonesia. Angka harapan hidup warga Yogyakarta mencapai 74,50 tahun, di atas rata-rata nasional 70,59 tahun.

------------------------------
agen asuransi allianz terbaik di medan

Thursday, April 13, 2017

Dengan Cicilan Premi HANYA 355 Ribu Per Bulan Keluarga Anda Sudah Mendapatkan Warisan 1 MILIAR
Dengan Cicilan Premi HANYA 355 Ribu Per Bulan Keluarga Anda Sudah Mendapatkan Warisan 1 MILIAR
googledotcom

Dear Nasabah,

Mari sejenak kita simak cerita berikut ini:

"Saya masih ingat kejadian 30 tahun lalu, ketika ayah meninggal dunia di usia relatif muda – 42 tahun. Ayah tidak punya asuransi. Saat itu, ibu saya tidak hanya harus berjuang melawan kesedihan, tetapi juga memastikan kami bertiga anak – anaknya, yang tertua saat itu SMP, untuk bisa melanjutkan sekolah.”

“Pengalaman berharga ini menyadarkan saya, terutama setelah berkeluarga dan memiliki anak, bahwa asuransi adalah bukti cinta dan tanggung jawab kita kepada keluarga, pada anak – anak yang kita sayangi. Saat musibah datang, keluarga yang paling kena dampaknya. Mereka harus menghadapi beban yang tidak kecil, baik psikis maupun finansial. Asuransi membantu mengurangi beban tersebut.”

“Sayangnya, banyak teman – teman saya, yang secara keuangan mampu dan mapan, tapi tidak punya asuransi atau bahkan tidak menganggap asuransi itu penting. Kebanyakan karena tidak paham atau belum sadar pentingnya asuransi.”

Saat kepala keluarga membuat perencanaan keuangan keluarga sebaiknya tidak melewatkan anggaran dananya untuk kepemilikan asuransi. Tapi sering terjadi kita mengabaikan pentingnya asuransi jiwa dan lebih mendahulukan untuk memiliki atau mengasuransikan rumah, mobil atau motor.

Alasannya kalau kita kehilangan kendaraan atau rumah, dapat segera mendapat gantinya. Padahal kalau kehilangan jiwa, bagaimana?

Ketika sang kepala keluarga atau pencari nafkah meninggal dunia begitu saja, tanpa ada persiapan apapun yang ditinggalkan bagi istri dan anak-anaknya, dapat dipastikan keluarganya akan mengalami kesusahan karena tidak mampu menyesuaikan dan menyiapkan diri karena hilangnya penghasilan keluarga secara drastis dan tiba-tiba.

Untuk itu sedini mungkin segera persiapkan yang terbaik untuk keluarga Anda dengan memberikan warisan sebesar 1 MILIAR dengan cicilan per bulan HANYA 355 ribu (*).

Bagaimana caranya?

Cukup kirim data Anda:

  • Nama:
  • Jenis kelamin:
  • Tanggal lahir:
  • Merokok atau tidak merokok:
  • Pekerjaan:
  • No. HP:
  • Alamat e-mail:
ke:
  1. Email: budiawanallianz@gmail.com
  2. HP/WA/LINE/ALLO/TELEGRAM: 0812 8383 8397
Saya akan mengirimkan contoh ilustrasi Warisan 1 MILIAR dengan cicilan HANYA 355 ribu per bulan ke Anda. Gratis.

(*) untuk pria umur 30 tahun


Tabel Premi Per Bulan UP Jiwa 1 Miliar


-------------------------------------------------------------------

Wednesday, April 12, 2017

Sudahkah Anda Memiliki Asuransi? Inilah 5 Manfaat Asuransi Jiwa Untuk Kehidupan Anda Dan Keluarga Anda
Sudahkah Anda Memiliki Asuransi? Inilah 5 Manfaat Asuransi Jiwa Untuk Kehidupan Anda Dan Keluarga Anda

Apa itu asuransi jiwa? Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian antara nasabah sebagai pemegang polis atau tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung. Dimana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah nominal uang jika terjadi risiko kematian terhadap pihak pemegang polis asuransi.

Tentunya nasabah sebagai tertanggung memiliki kewajiban untuk membayar premi yang nantinya akan memiliki manfaat untuk mendapatkan penggantian atas risiko kematian nasabah tersebut.

Bisa disebut juga bahwa asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang bertujuan untuk menanggung orang terhadap kerugian finansial yang tidak terduga, yang disebabkan karena tertanggung meninggal dunia. Dengan memiliki asuransi jiwa, diharapkan bahwa pihak yang Anda tinggalkan tidak mengalami kesulitan dalam membayar biaya hidupnya.

Pertanyaanya: Apakah Anda sudah memiliki asuransi jiwa? Atau apakah Anda sudah mengetahui manfaat asuransi jiwa?

Berikut ini adalah 5 manfaat asuransi jiwa yang patut Anda jadikan referensi:

1. Kepastian dana untuk keluarga yang ditinggal

Jika Anda sebagai kepala keluarga meninggal dunia secara tiba-tiba maka dengan memiliki asuransi keluarga yang ditinggal tetap memiliki dana yang cukup.

Atau seandainya Anda mengalami cacat tetap secara total akibat penyakit dan tidak dapat bekerja lagi, maka keluarga Anda memiliki proteksi.

Semua orang pasti tidak pernah berharap musibah menimpa dirinya atau keluarganya. Tapi, jika hal itu pun terjadi maka ahli waris Anda akan mendapatkan perlindungan dari risiko-risiko yang tidak terduga dalam bentuk uang pertanggungan.

2. Kepastian standar kualitas hidup keluarga yang ditinggal

Tanpa adanya proteksi dari asuransi jiwa dan jika terjadi risiko maka bisa saja sumber penghasilan keluarga akan hilang. Dan hal ini dapat mengakibatkan standar kehidupan keluarga yang Anda tinggalkan dapat menurun.

Dengan memiliki asuransi jiwa maka ahli waris atau keluarga Anda akan menerima kompensasi berupa uang pertanggungan dan manfaat asuransi lainnya sesuai dengan program asuransi yang Anda beli.

3. Dana pendidikan anak-anak

Biaya pendidikan dari waktu ke waktu terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Banyak orang tua yang mengeluh dengan besarnya biaya sekolah untuk anak-anak mereka yang masuk sekolah mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi.

Beban berat Anda dapat berkurang dengan mengikut sertakan anak-anak tercinta Anda ke dalam polis asuransi jiwa Anda yang mencakup perencanaan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak.

Pada saat Anda membayar premi, maka hal ini kurang lebih sama dengan Anda mulai mencicil untuk kebutuhan masa depan anak-anak Anda.

Dan saat anak-anak Anda mulai masuk usia sekolah sudah tersedia cukup dana yang sangat membantu Anda. Sehingga selain mendapatkan proteksi jiwa, Anda juga sekaligus memiliki dana pendidikan untuk anak-anak Anda.

4. Tabungan di hari tua

Semua manusia pasti akan menjadi tua dan berharap di hari tua memiliki tabungan. Saat Anda masih di usia produktif maka hal in bukan masalah besar.

Namun, di satu titik tertentu Anda tentu akan memasuki usia pensiun. Jika Anda sudah membeli asuransi di saat usia produktif, maka premi yang Anda bayarkan tersebut dapat membantu Anda untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan Anda di hari tua. .

5. Kepastian dana tambahan

Semua orang pasti tidak ingin mengalami hal-hal yang fatal, misal kecelakaan atau terkena penyakit kritis.

Kalau pun hal itu terjadi pada diri Anda dan Anda sudah memproteksi diri dengan asuransi, maka Anda mendapatkan perlindungan terhadap berbagai macam risiko kejadian tidak terduga tersebut,

Sehingga selama Anda menjalani masa perawatan maka Anda tetap memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda dan keluarga Anda.

Sakit, kecelakaan, musibah dan meninggal dunia tidak dapat diprediksi kedatangannya. Dan Anda tidak bisa memilih jenis sakit apa yang datang ke Anda.

baca juga:


Antisipasi atau solusinya adalah Anda dan keluarga Anda harus memiliki proteksi melalui produk asuransi jiwa.

Dengan Smartlink Flexi Account Plus dari Allianz, Anda dapat melindungi diri beserta keluarga dari risiko yang tak terduga, sekaligus berinvestasi, sehingga pada akhirnya Anda dapat memperoleh perlindungan jiwa yang maksimal,

ANDA membutuhkan asuransi jiwa dan manfaat tambahan yang cocok untuk Anda dan keluarga Anda, hubungi saya di nomor HP di bawah. Konsultasi GRATIS!.

agen asuransi jiwa allianz di indonesia


Monday, April 10, 2017

Sudah 7.500 Nelayan Di Kabupaten Cirebon Memiliki Asuransi Jiwa Gratis
Sudah 7.500 Nelayan Di Kabupaten Cirebon Memiliki Asuransi Jiwa Gratis

Sebanyak 7.500 nelayan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sudah memiliki kartu asuransi jiwa gratis program pemerintah pusat yang akan memberikan perlindungan bagi mereka ketika tertimpa musibah.

"Sebelumnya, kami mendapatkan jatah untuk 4.800 kartu asuransi nelayan. Namun, kami ajukan kembali ke Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 8.050 kartu, alhamdulillah direalisasi 7.500 kartu," kata Muhidin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon.
baca juga: Inilah Faktor Keuntungan Dan Kelebihan Jika Anda Sudah Memiliki Asuransi 
Muhidin menyebutykan jumlah secara keseluruhan nelayan yang berada di Kabupaten Cirebon sebanyak 17.942.


Pada saat ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para nelayan agar mereka bisa mengikuti asuransi jiwa.

"Kami mengupayakan sosialisasi kepada para nelayan, baik melalui pekerja penyuluh maupun melalui media," tuturnya.
baca juga: Inilah Beberapa Manfaat Santunan Kesehatan Asuransi Tambahan Atau Rider Flexicare Family Dari Allianz
Dengan adanya asuransi jiwa gratis itu, dia berharap masyarakat, terutama nelayan, bisa lebih tenang lagi dalam melaut.

Ia menegaskan bahwa pemegang kartu tersebut bila mengalami kecelakaan, baik di laut maupun di darat, bisa mengajukan klaim kepada perusahaan asuransinya.

--------------------------------------------
agen asuransi allianz di medan

Friday, April 7, 2017

Inilah Faktor Keuntungan Dan Kelebihan Jika Anda Sudah Memiliki Asuransi Saat Masih Muda Dan Belum Menikah
Inilah Faktor Keuntungan Dan Kelebihan Jika Anda Sudah Memiliki Asuransi Saat Masih Muda Dan Belum Menikah

Pada intinya asuransi adalah suatu produk yang memberikan layanan perlindungan atau proteksi atas semua risiko-risiko kehidupan yang mungkin bisa terjadi pada diri atau barang/harta yang Anda miliki. Pertanyaannya: apakah jika Anda masih muda dan belum menikah perlu asuransi?

Berikut ini adalah salah satu contoh pertanyaan yang saya ambil dari salah satu media online mengenai perlu atau tidaknya mempunyai asuransi saat masih muda.

  • Saya Diana (22 tahun), Saya mau tanya nih Pak, beberapa hari lalu saya ditawari teman kakak saya untuk ikut asuransi jiwa.
  • Memang sih Pak, preminya nggak mahal, cuma Rp 300.000 per bulan. Nggak terlalu berat sih untuk saya walaupun gaji saya nggak terlalu besar karena baru 2,5 tahun bekerja.
  • Nah teman-teman saya di kantor mengatakan bahwa saya belum perlu punya asuransi karena saya masih muda.
  • Bagaimana menurut Bapak? Perlu nggak saya punya asuransi? Kalau memang perlu, asuransi apa saja ?

Betul, bahwa salah satu fungsi utama dari asuransi jiwa adalah untuk menggantikan penghasilan kepala keluarga atau si pencari nafkah jika meninggal dunia sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak terlantar.

Sehingga mereka-mereka yang masih muda, lajang dan belum mempunyai tanggungan merasa tidak memerlukan asuransi.

Persepsi yang kurang tepat yang banyak dipercayai oleh orang adalah saat masih berusia muda dipandang tidak lah perlu untuk memiliki asuransi.

Inilah yang perlu diluruskan bahwa para lajang yang berusia muda malah dianjurkan harus-lah tetap memiliki asuransi.

Apa alasan sehingga saat masih muda dan lajang harus memiliki asuransi?

Saat ini produk asuransi jiwa sudah semakin baik dan bagus. Kalau dulu di asuransi konvensional maka produknya murni hanya menjual perlindungan yaitu proteksi jiwa.

Sedangkan asuransi jiwa modern, disamping menjual proteksi juga menawarkan investasi. Artinya selain Anda mendapatkan proteksi atas jiwa Anda, maka Anda juga akan mendapatkan hasil investasi atas dana kelolaan dari setoran premi Anda.

Nah, dengan adanya manfaat hasil investasi tersebut, maka berikut ini adalah keuntungan dan kelebihan memiliki asuransi saat masih muda dan lajang/belum menikah:

1. Premi Relatif Murah

Saat Anda masih muda dan ingin memiliki asuransi maka premi yang Anda setor setiap bulannya relatif murah bila dibandingkan Anda memiliki asuransi di usia 40 tahun.

Di usia muda maka Anda preminya mulai dari 350 - 500 ribu, sedangkan jika Anda sudah di usia 40 tahun ke atas maka Anda harus mengambil premi minimal 1 juta supaya proteksi dan hasil investasinya seimbang.

2. Manfaat Uang Pertanggungan Jiwa Yang Besar

Dengan premi yang relatif kecil, maka Anda akan mendapatkan manfaat uang pertanggungan jiwa yang besar.

Di samping itu - dengan premi kecil - Anda bisa mendapatkan manfaat tambahan/rider misalnya manfaat rawat inap di rumah sakit, manfaat kecelakaan, manfaat penyakit kritis dan manfaat bebas bayar premi serta akan mendapatkan manfaat hasil investasi yang besar.

Dan kalau dilihat dari sisi investasi tentunya akan semakin baik hasilnya. Seperti kata pepatah yang mengatakan “memanen lebih dahulu, karena lebih awal menabur”.

Artinya jika Anda telah memulai lebih awal, maka Anda akan mendapatkan manfaat lebih, dibanding mereka yang baru akan memulai berasuransi belakangan.

3. Relatif Masih Sehat, Kondisi Fisik Masih Bugar

Di saat Anda masih muda, umumnya kondisi fisik dan kesehatan Anda masih bugar dan prima. Hal ini tentunya akan mempermudah persyaratan dari perusahaan asuransi, apakah Anda disetujui atau tidak untuk memiliki asuransi.

Patut diingat bahwa, tidak semua orang dapat memiliki asuransi jiwa, apalagi kalau Anda sudah memiliki riwayat penyakit.

4. Dana Pensiun

Dengan memiliki asuransi saat masih usia muda maka setidaknya sudah menghilangkan rasa khawatir saat nantinya Anda pensiun.

Nilai tunai sebagai hasil investasi yang nantinya akan dapatkan saat Anda sudah tidak bekerja lagi, tentunya dapat Anda manfaatkan untuk keperluan hidup Anda di hari tua kelak.

5. Pembayaran Premi Lebih Cepat Untuk Pertanggungan Seumur Hidup

Misalkan Anda memiliki produk asuransi Smartlink Flexi Account Plus Allianz saat usia 25 tahun dan dengan rencana masa pembayaran 10 tahun. Maka saat usia 35 tahun, dana yang telah Anda setor selama 10 tahun ditambah dengan hasil investasinya sudah cukup untuk membayar biaya asuransi seumur hidup.

Hal ini tentu sangat berbeda bila Anda baru akan membeli asuransi di usia lanjut.

Di negara-negara maju, maka asuransi adalah cara mereka mengungkapkan rasa optimis mereka pada hari esok untuk orang-orang yang mereka cintai.

Dan asuransi dijadikan protector asset/financial yang harus dimiliki. Sebab pada saat Anda membayar asuransi maka itu berarti Anda telah memastikan warisan untuk orang-orang yang Anda cintai kelak.

Cerita berikut ini bisa saja fiktf namun dari cerita ini bisa ditarik kesimpulan pentingnya memiliki asuransi saat masih muda:

"Saat teman saya kerja di Jepang dia berteman dengan pria Jepang; saat itu pria Jepang ingin melamar seorang gadis Jepang. Waktu acara lamaran, teman saya berkisah si pria Jepang membawa tas besar ke rumah orangtua perempuan. Saat mereka tiba di sana orangtua perempuan itu bertanya kepada si pria tadi "Seberapa besar kamu memikirkan masa depan keluarga kamu kelak?". Si pria Jepang membuka tasnya dan memperlihatkan polis-polis asuransi yang dia miliki kepada orangtua perempuan itu " 

Jadi bagi Anda yang masih muda, belum menikah, sudah memiliki penghasilan sendiri dan kebutuhan hidup Anda belum-lah begitu besar, ini-lah saatnya Anda memiliki asuransi jiwa. Semakin Anda menunda, maka Anda membuang kesempatan emas yang begitu besar.

artikel ini juga wajib Anda baca:

Asuransi bukan untuk mengkhawatirkan masa depan tapi merencanakan masa depan.

Salah satu produk asuransi yang dapat Anda miliki adalah asuransi Smartlink Flexi Account Plus dari Allianz. Jika Anda membutuhkan asuransi yang cocok untuk Anda yang muda dan lajang, sila kontak nomor HP di bawah. Konsultasi GRATIS.


agen asuransi Smartlink Flexi Account Plus Allianz di medan